Wali Kota Jambi Ajak Masyarakat Beri Data Jujur pada Sensus Ekonomi 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ANTARA/Melli Andani/Agus Suprayitno.

Foto: ANTARA/Melli Andani/Agus Suprayitno.

Jambi, Jemarionline.com – Wali Kota Jambi, Maulana, mengajak masyarakat dan pelaku usaha memberikan data yang jujur serta akurat dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, data yang benar akan membantu pemerintah menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Maulana menyampaikan ajakan tersebut setelah petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jambi mendata dirinya di Rumah Dinas Wali Kota. Selain itu, ia menilai partisipasi masyarakat menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan sensus ekonomi.

Data Akurat Jadi Dasar Kebijakan

Maulana menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 mengumpulkan berbagai data penting yang akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

Selain itu, pemerintah memanfaatkan data tersebut untuk merancang program pemberdayaan usaha, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, ia meminta masyarakat menyampaikan informasi sesuai kondisi sebenarnya.

Menurut Maulana, pemerintah membutuhkan data yang valid agar dapat mengambil keputusan yang tepat sesuai kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

Wali Kota Sudah Ikut Pendataan

Maulana mengatakan petugas resmi BPS Kota Jambi telah mendata dirinya sebagai bagian dari pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Baca Juga :  Medan Jadi Kota Paling Maju di Sumatera, Kota Jambi Masuk 10 Besar

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha mengikuti proses pendataan yang sedang berlangsung. Ia juga meminta warga menyambut petugas sensus yang mendatangi masyarakat secara langsung di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana menyampaikan pesan kepada masyarakat.

“Wali Kota sudah didata, kini giliran kito.”

Melalui pesan tersebut, Maulana berharap masyarakat ikut berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.

BPS Jamin Kerahasiaan Data

Maulana menegaskan bahwa BPS menjaga kerahasiaan seluruh data yang diberikan masyarakat.

Selain itu, undang-undang juga melindungi informasi yang petugas sensus kumpulkan dari masyarakat. Karena itu, warga tidak perlu khawatir saat memberikan data kepada petugas resmi BPS.

Ia berharap jaminan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan sensus ekonomi.

BPS Hadapi Tantangan Bangun Kepercayaan

Sementara itu, Kepala BPS Kota Jambi, Kuswan Gunanto, mengatakan tantangan terbesar dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 adalah membangun kepercayaan masyarakat.

Menurutnya, BPS membutuhkan dukungan masyarakat agar petugas dapat memperoleh data yang lengkap dan akurat. Oleh sebab itu, BPS terus menyosialisasikan pentingnya sensus kepada masyarakat dan pelaku usaha.

Baca Juga :  Kebakaran Lahan Samping UIN STS Jambi Merambat Hingga Area Bumi Perkemahan

Kuswan menilai data yang akurat akan membantu pemerintah dan berbagai pihak dalam menyusun strategi pembangunan ekonomi yang lebih efektif.

Jadwal Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

BPS menjalankan Sensus Ekonomi 2026 melalui dua tahapan utama.

Pertama, masyarakat dapat mengisi data secara mandiri melalui sistem daring mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026.

Selanjutnya, petugas akan mendatangi rumah warga dan lokasi usaha untuk mengumpulkan data lapangan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Melalui dua tahapan tersebut, BPS berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku usaha di seluruh wilayah.

Sensus Penting untuk Masa Depan Ekonomi

Sensus Ekonomi 2026 menjadi salah satu sumber data utama yang membantu pemerintah memahami perkembangan dunia usaha dan kondisi ekonomi masyarakat.

Selain itu, hasil sensus juga akan membantu pemerintah menyusun kebijakan yang lebih tepat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Karena itu, partisipasi masyarakat menjadi faktor yang sangat penting dalam keberhasilan program tersebut.

Berita Terkait

Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Kebun Karet Warga Rimbo Tengah
Kebakaran Lahan Samping UIN STS Jambi Merambat Hingga Area Bumi Perkemahan
Respons Cepat SAH Terkait Ancaman Kabut Asap di Jambi: Warga Diminta Waspada
Kebakaran Lahan Perkebunan Karet Di Bungo Berhasil Dipadamkan
Pemkab Muaro Jambi Bagikan Masker Gratis Hadapi Kabut Asap Karhutla
Sanggar Budaya Muaro Jambi Juara I Festival Batanghari 2026
Konflik Stockpile Batubara PT SAS: Warga BPR Tuntut Pemberhentian Total Aktivitas Perusahaan
Kanwil Kemenkum dan BRIDA Jambi Resmi Jalin Kerja Sama Pelindungan Kekayaan Intelektual
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Kebun Karet Warga Rimbo Tengah

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:41 WIB

Kebakaran Lahan Samping UIN STS Jambi Merambat Hingga Area Bumi Perkemahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Respons Cepat SAH Terkait Ancaman Kabut Asap di Jambi: Warga Diminta Waspada

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Kebakaran Lahan Perkebunan Karet Di Bungo Berhasil Dipadamkan

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Sanggar Budaya Muaro Jambi Juara I Festival Batanghari 2026

Berita Terbaru