Sungai Penuh dan Kerinci Sepakat Satukan Lembaga Adat Sakti Alam

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ANTARA

Foto: ANTARA

Sungai Penuh, Jemarionline.com – Masyarakat adat bersama Pemerintah Kota Sungai Penuh dan Pemerintah Kabupaten Kerinci sepakat menyatukan Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci sebagai wadah bersama. Kesepakatan itu bertujuan memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai adat, serta memperkokoh identitas budaya masyarakat di dua daerah serumpun tersebut.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan silaturahmi antara pemerintah daerah dan para tokoh adat. Kedua pihak menilai kesamaan sejarah dan budaya menjadi landasan kuat untuk membangun satu kelembagaan adat yang mampu menaungi masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh.

Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Melalui Penyatuan Lembaga Adat Bersama

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin Bakar, menyatakan penyatuan Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci menjadi langkah penting untuk mempererat persaudaraan masyarakat. Menurutnya, pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap proses penyatuan tersebut.

Alfin menjelaskan keberadaan satu lembaga adat akan mempermudah koordinasi dalam menjaga tradisi, membina generasi muda, menyelesaikan persoalan adat, serta mengembangkan Rumah Adat Empat Jenis sebagai pusat kegiatan adat dan budaya di Kerinci dan Sungai Penuh.

Baca Juga :  Dugaan Praktik Calo di Imigrasi Kerinci Jadi Sorotan, Ini Tuntutannya

Ia menilai lembaga adat yang bersatu juga dapat memperkuat jati diri masyarakat sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong kolaborasi dengan seluruh unsur adat.

Tokoh Adat Dorong Pelestarian Budaya Untuk Generasi Mendatang Bersama

Bupati Kerinci, Monadi, menyampaikan dukungan terhadap penguatan kelembagaan adat. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan tokoh adat menjadi modal penting untuk menjaga warisan budaya masyarakat Kerinci.

Menurut Monadi, penyatuan lembaga adat akan memperkuat upaya pelestarian budaya sekaligus menjaga nilai-nilai yang telah diwariskan secara turun-temurun. Ia berharap masyarakat terus menjaga persatuan melalui lembaga adat yang kuat dan solid.

Pertemuan tersebut juga menghadirkan para pemuka adat dari Kerinci dan Sungai Penuh. Mereka menyampaikan berbagai gagasan sebagai bahan penyusunan langkah bersama dalam memperkuat kelembagaan adat.

Baca Juga :  Novra Wenti: Rumah Dilan Jadi Wadah Pengembangan UMKM dan Keterampilan Masyarakat Kerinci

Dialog Bersama Hasilkan Komitmen Perkuat Identitas Budaya Masyarakat Serumpun

Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga menghadirkan dialog terbuka antara pemerintah daerah dan tokoh adat. Seluruh peserta membahas berbagai langkah strategis untuk membangun Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci yang lebih kuat dan mampu menjadi payung bersama bagi masyarakat adat.

Para peserta juga menekankan pentingnya menjaga identitas budaya masyarakat serumpun melalui kerja sama yang berkelanjutan. Mereka berharap penyatuan kelembagaan adat dapat memperkuat peran adat dalam kehidupan masyarakat sekaligus mendukung pelestarian budaya daerah.

Kesepakatan tersebut menjadi langkah penting bagi Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci dalam memperkuat persatuan masyarakat adat. Pemerintah daerah bersama tokoh adat berharap lembaga yang bersatu mampu menjaga tradisi, mempererat persaudaraan, serta melestarikan warisan budaya bagi generasi mendatang.

Berita Terkait

Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai
Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi
Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh Kepada Hutri Randa
Kanwil Kemenkum Jambi Mendorong Pelindungan Kekayaan Intelektual Kopi Kerinci Menuju Pasar Global
Festival Kopi Kerinci 2026 Dibuka Bupati Monadi Suguhkan Kopi Gratis
KONI Jambi Beri Penghargaan Atlet Berprestasi di Peringatan Hari Olahraga Nasional 2026
Tolak Blokir Sertifikat Tanah, Warga Kenali Asam Mengadu ke Kanwil KemenHAM Jambi
Perumda Tirta Batanghari Tambah Jam Aliran Air Saat Kemarau
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh Kepada Hutri Randa

Minggu, 20 September 2026 - 20:24 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi Mendorong Pelindungan Kekayaan Intelektual Kopi Kerinci Menuju Pasar Global

Minggu, 20 September 2026 - 20:20 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Dibuka Bupati Monadi Suguhkan Kopi Gratis

Berita Terbaru

Peresmian program inkubasi startup NextDev ke-12 bertema AI-Powered Innovations yang digelar Telkomsel di Cikini, Jakarta Pusat.

Teknologi

Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI

Jumat, 9 Okt 2026 - 07:32 WIB