NTB Genjot Aturan Daerah untuk Lawan Pinjol Ilegal dan Judi Online

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

NTB Genjot Aturan Daerah untuk Lawan Pinjol Ilegal dan Judi Online (dok.Pemprov.NTB)

NTB Genjot Aturan Daerah untuk Lawan Pinjol Ilegal dan Judi Online (dok.Pemprov.NTB)

Jemarionline.com, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan DPRD mempercepat pembahasan aturan daerah UNTUK penanganan pinjaman online ilegal dan judi online.Langkah ini dibahas dalam Forum Group Discussion (FGD) Ranperda. Kegiatan berlangsung di Aruna Senggigi Resort & Convention, Senin (13/4/2026).

Ada banyak pihak yang dilibatkan antara lain akademisi, pemerintah, kepolisian, dan perwakilan daerah.Beberapa narasumber yang hadir antara lain Dr. Muhammad Risnain, Azhar, dan Kepala Dinas Kominfo NTB, Ahsanul Khalik.Ahsanul Khalik mengatakan, dampaknya sudah meluas. Tidak hanya ekonomi, tetapi juga sosial.

“Ini bukan sekadar masalah digital. Ini soal perlindungan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Harga Emas Perhiasan Hari Ini 26 April 2026 Bergerak Stabil, Cek Rincian per Karat

Ia menjelaskan, korban banyak berasal dari masyarakat kecil, pelaku UMKM, dan anak muda.Di sisi lain, judi online makin mudah diakses. Banyak platform digital digunakan, termasuk media sosial dan aplikasi pesan.

Dampaknya cukup berat. Mulai dari konflik keluarga, kebocoran data, hingga turunnya produktivitas.Karena itu, pemerintah daerah dinilai harus bertindak cepat.Ahsanul menegaskan, aturan daerah sangat penting. Regulasi nasional saja belum cukup kuat di lapangan.

Pemerintah daerah akan berperan aktif. Mulai dari membuka layanan pengaduan hingga memperkuat edukasi.Dinas Kominfo NTB juga disiapkan sebagai pusat kendali. Tugasnya mengawasi konten, koordinasi pemblokiran, dan mengelola laporan masyarakat.

Baca Juga :  AS dan Iran Mulai Damai, Mengapa Harga Pertamax Belum Turun? Ini Penjelasan Airlangga

Sementara itu, DPRD NTB mendukung penuh pembentukan aturan ini.Wakil Ketua Bapemperda, Azhar, menyebut Ranperda ini penting untuk menjawab keresahan warga.

“Penanganan harus terpadu dan tidak terpisah-pisah,” ujarnya.

Akademisi Universitas Mataram, Muhammad Risnain, menilai pendekatan tidak cukup dengan penindakan.Ia menekankan pentingnya edukasi dan literasi digital.Menurutnya, kejahatan kini semakin tersembunyi karena berbasis teknologi. Namun dampaknya nyata.

FGD ini juga menghasilkan beberapa usulan. Di antaranya pembentukan satgas, penguatan regulasi, literasi digital, sistem pengaduan, dan bantuan ekonomi.Ranperda ini diharapkan segera disahkan. Tujuannya jelas, melindungi masyarakat dari pinjol ilegal dan judi online.

Berita Terkait

Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak
Rupiah Ditutup Menguat, Optimisme IMF Dorong Sentimen Pasar
OJK Bantah Bank Asing Tarik Dana Besar-Besaran dari Indonesia
Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo 7 Juli 2026, Cek Daftar Terbarunya
Purbaya: Ekonomi Indonesia Terus Membaik, MBG Jadi Fondasi Pertumbuhan
PPN Strava Premium Berlaku, DJP Jelaskan Pengguna yang Kena Pajak
Prabowo Dijadwalkan Resmikan Biodiesel B50 pada 9 Juli, Pemerintah Percepat Transisi Energi
Tarif Listrik Juli-September 2026 Resmi Tidak Naik, Ini Penjelasannya
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:00 WIB

Rupiah Ditutup Menguat, Optimisme IMF Dorong Sentimen Pasar

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:00 WIB

OJK Bantah Bank Asing Tarik Dana Besar-Besaran dari Indonesia

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:00 WIB

Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo 7 Juli 2026, Cek Daftar Terbarunya

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:00 WIB

Purbaya: Ekonomi Indonesia Terus Membaik, MBG Jadi Fondasi Pertumbuhan

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB