Fauzan Temui Demonstran, Isu Penutupan Prodi Jadi Sorotan Mahasiswa

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa menggelar protes di Kemdiktisaintek dan menyoroti isu kebijakan pendidikan. ( Poto : Liputan6.com ).

Mahasiswa menggelar protes di Kemdiktisaintek dan menyoroti isu kebijakan pendidikan. ( Poto : Liputan6.com ).

Jakarta, jemarionline.com – Mahasiswa protes Kemdiktisaintek Fauzan mewarnai aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di Jakarta, Senin (4/5/2026).

Mereka menyuarakan berbagai tuntutan, terutama terkait arah kebijakan pendidikan tinggi yang dinilai belum menyentuh kebutuhan nyata di lapangan.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa juga menyoroti isu dugaan penutupan program studi. Mereka meminta pemerintah memberikan penjelasan yang transparan dan tidak merugikan dunia akademik.

Wamendiktisaintek Bantah Isu Penutupan Prodi

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan, kemudian menemui massa aksi untuk merespons langsung aspirasi mahasiswa.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah menutup program studi mana pun.

Fauzan menjelaskan bahwa kementerian hanya menjalankan kebijakan penataan program studi agar lebih relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan industri.

Baca Juga :  Kemensos dan BPS Sempurnakan DTSEN, Pembagian Desil Dibuat Lebih Detail hingga Tingkat Daerah

Ia juga menekankan bahwa kebijakan tersebut bertujuan memperkuat kualitas pendidikan tinggi, bukan menghapus program studi yang sudah ada.

Penataan itu, menurutnya, mencakup berbagai bidang keilmuan, tidak hanya keguruan.

Pemerintah Tegaskan Sikap terhadap Kekerasan Seksual di Kampus

Selain isu kurikulum, Fauzan juga menyoroti kasus kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.

Ia menegaskan bahwa kementerian akan bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran yang terjadi di kampus.

Ia memastikan Kemdiktisaintek siap mengambil langkah cepat jika kasus serupa kembali muncul, sebagai bentuk perlindungan terhadap sivitas akademika.

Mahasiswa Pertanyakan Komitmen Pemerintah

Saat Fauzan menyampaikan penjelasan, sebagian mahasiswa melontarkan kritik keras dengan meneriakkan “pembohong” sebagai bentuk ketidakpercayaan terhadap kebijakan yang disampaikan pemerintah.

Baca Juga :  Daftar Tanggal Merah Mei 2026 Lengkap dengan Long Weekend, Catat Jadwal Liburnya

BEM SI Beri Simbol Peringatan Kartu Kuning

Di sisi lain, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI Kerakyatan) menyerahkan simbol “kartu kuning” kepada Kemdiktisaintek dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Perwakilan mahasiswa menyatakan bahwa langkah tersebut muncul dari hasil kajian mereka terhadap persoalan pendidikan nasional.

Mereka menilai pemerintah belum menghadirkan solusi konkret untuk mengatasi akar masalah pendidikan.

Seorang mahasiswa Universitas Indonesia menegaskan bahwa kebijakan yang ada saat ini belum menunjukkan dampak nyata bagi perbaikan sistem pendidikan di Indonesia.(ar)

Berita Terkait

Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT
Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik
KPK Tetapkan Staf Admin Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel
Hasil Survei Capres Terbaru: Dedi Mulyadi Salip Elektabilitas Prabowo Subianto
Rekonstruksi Kasus Santri Terbakar Lombok Ungkap Fakta Baru Soal Kelalaian
Garuda Indonesia Resmi Jadi Holding Maskapai BUMN
Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Hangus
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:36 WIB

KPK Tetapkan Staf Admin Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:00 WIB

Hasil Survei Capres Terbaru: Dedi Mulyadi Salip Elektabilitas Prabowo Subianto

Berita Terbaru