Kemenag Usulkan Tambahan Anggaran Rp 24,8 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag Usulkan Tambahan Anggaran Rp 24,8 Triliun (dok.ANTARA/HO/Kemenag/aa)

Kemenag Usulkan Tambahan Anggaran Rp 24,8 Triliun (dok.ANTARA/HO/Kemenag/aa)

Jemarionline.com, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan tambahan anggaran Rp 24,8 triliun untuk tahun 2026. Dana ini fokus pada peningkatan kualitas dan pemerataan pendidikan keagamaan di seluruh Indonesia.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, anggaran ini penting untuk mengurangi kesenjangan antara sekolah umum dan sekolah berbasis agama. “Pendidikan keagamaan harus setara dengan pendidikan umum agar semua anak memiliki kesempatan yang sama,” ujarnya.

Rincian Anggaran

Beberapa program utama yang akan dibiayai antara lain:

  1. Revitalisasi Sekolah dan Madrasah – Rp 13,7 triliun
    Memperbaiki fasilitas di 7.131 lembaga pendidikan keagamaan, termasuk madrasah dan sekolah Kristen, Katolik, Hindu, serta Buddha.
  2. Digitalisasi Pembelajaran – Rp 10,9 triliun
    Mendukung penggunaan teknologi dalam proses belajar-mengajar.
  3. Bantuan Buku Tulis Gratis – Rp 159 miliar
    Membantu siswa mendapatkan materi pembelajaran tanpa beban biaya tambahan.
  4. Sekolah Unggul Berbasis Transformasi Kurikulum – Rp 22,9 miliar
    Program pengembangan sekolah unggulan dengan kurikulum lebih modern dan kompetitif.
Baca Juga :  Menag Usul Tambahan Anggaran Rp41,8 Triliun untuk 2027, Fokus Insentif Guru Non-ASN dan Revitalisasi Madrasah

Program Makan Bergizi

Baca Juga :  Kemenag Sungai Penuh Ikuti CKG, Perkuat Layanan Kesehatan Pegawai

Kemenag juga menyoroti perluasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di madrasah dan pondok pesantren. Saat ini, program baru menjangkau 10–12% lembaga, jauh di bawah pendidikan umum yang menargetkan 80%.

Menteri Nasaruddin menegaskan, tambahan anggaran ini bagian dari upaya pemerintah memberikan perhatian setara pada pendidikan berbasis agama, agar anak-anak Indonesia bisa memperoleh pendidikan berkualitas.

Berita Terkait

Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT
Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik
KPK Tetapkan Staf Admin Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel
Hasil Survei Capres Terbaru: Dedi Mulyadi Salip Elektabilitas Prabowo Subianto
Rekonstruksi Kasus Santri Terbakar Lombok Ungkap Fakta Baru Soal Kelalaian
Garuda Indonesia Resmi Jadi Holding Maskapai BUMN
Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Hangus
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:36 WIB

KPK Tetapkan Staf Admin Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:00 WIB

Hasil Survei Capres Terbaru: Dedi Mulyadi Salip Elektabilitas Prabowo Subianto

Berita Terbaru