BGN Jelaskan Hitung-hitungan Insentif Rp6 Juta per Hari untuk Setiap Dapur MBG

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BGN Jelaskan Hitung-hitungan Insentif Rp6 Juta per Hari untuk Setiap Dapur MBG

BGN Jelaskan Hitung-hitungan Insentif Rp6 Juta per Hari untuk Setiap Dapur MBG

Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) menjelaskan perhitungan insentif sebesar Rp6 juta per hari yang diberikan kepada setiap dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penjelasan ini disampaikan setelah muncul pertanyaan publik mengenai besaran dana tersebut.

BGN menegaskan bahwa insentif bukan bantuan tunai bebas. Dana itu merupakan biaya operasional agar dapur MBG dapat menyediakan makanan bergizi sesuai standar pemerintah.

Digunakan untuk Operasional Harian

Insentif harian dipakai untuk membiayai berbagai kebutuhan dapur. Biaya tersebut mencakup tenaga kerja, pengelolaan fasilitas, distribusi bahan makanan, hingga menjaga kualitas dan keamanan pangan.

Dengan skema ini, satu dapur MBG bisa menerima sekitar Rp144 juta per bulan. Namun, dana tersebut tidak menjadi keuntungan pengelola karena seluruhnya dialokasikan untuk operasional layanan.

Baca Juga :  Perusahaan Otomotif Jepang Dikabarkan Pindah ke Vietnam, Ribuan Buruh RI Terancam PHK

BGN menyebut sistem kemitraan dipilih agar layanan makanan bergizi dapat berjalan stabil setiap hari.

Dinilai Lebih Efisien

Menurut BGN, pemberian insentif lebih efisien dibandingkan pemerintah harus membangun dapur sendiri dari awal. Pembangunan fasilitas baru membutuhkan biaya besar serta waktu yang panjang.

Melalui kerja sama dengan mitra yang sudah memiliki fasilitas, program MBG dapat segera dijalankan di berbagai daerah. Cara ini dinilai mampu mempercepat distribusi layanan kepada masyarakat.

Saat ini, puluhan ribu dapur MBG telah beroperasi di sejumlah wilayah Indonesia untuk mendukung program pemenuhan gizi nasional.

Baca Juga :  Harga Eceran Tertinggi MinyaKita Batal Naik, Tetap Rp15.700 per Liter

Fokus pada Percepatan Program

BGN menilai kecepatan pelaksanaan menjadi faktor utama. Semakin cepat dapur beroperasi, semakin cepat pula manfaat program dirasakan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai penerima utama.

Program MBG diharapkan mampu membantu meningkatkan kualitas gizi sekaligus menekan risiko masalah gizi di Indonesia.

Ada Pengawasan dan Evaluasi

BGN memastikan setiap dapur tetap diawasi secara ketat. Pengelola wajib memenuhi standar operasional, keamanan pangan, serta pelaporan kegiatan secara berkala.

Jika ditemukan pelanggaran atau standar tidak terpenuhi, insentif dapat dikurangi hingga dihentikan.

Berita Terkait

IHSG Tertekan Sesi Pertama Pasca Penghapusan Batas Harga Saham Minimum
Harga Cabai Rawit Sulut Menyentuh Rp 120.000, 2,5 Ton Cabai Didatangkan
Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel
Daftar Harga BBM Terbaru di Semua SPBU Berlaku Agustus 2026
Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak
Rupiah Ditutup Menguat, Optimisme IMF Dorong Sentimen Pasar
OJK Bantah Bank Asing Tarik Dana Besar-Besaran dari Indonesia
Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo 7 Juli 2026, Cek Daftar Terbarunya
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 13:57 WIB

IHSG Tertekan Sesi Pertama Pasca Penghapusan Batas Harga Saham Minimum

Senin, 21 September 2026 - 08:09 WIB

Harga Cabai Rawit Sulut Menyentuh Rp 120.000, 2,5 Ton Cabai Didatangkan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Daftar Harga BBM Terbaru di Semua SPBU Berlaku Agustus 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak

Berita Terbaru