Jakarta, jemarionline.com – KBPP Polri Bimo Suryono kembali memimpin organisasi Keluarga Besar Putra Putri Polri untuk periode 2026–2031 setelah resmi di kukuhkan di Jakarta.
AH Bimo Suryono kembali dipercaya memimpin KBPP Polri untuk masa bakti 2026–2031. Pelantikan ini di lakukan langsung oleh Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo di Jakarta pada Jumat (22/5).
Dalam kesempatan itu, Bimo menegaskan komitmen KBPP Polri untuk tetap sejalan dengan arahan institusi Polri serta mendukung pemerintahan yang sah di bawah Presiden Prabowo Subianto.
Pelantikan dan penegasan arah organisasi
Prosesi pelantikan berlangsung sederhana namun penuh makna. Bimo kembali dikukuhkan berdasarkan Surat Keputusan hasil Munas VI KBPP Polri.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa KBPP Polri bukan sekadar organisasi pendamping, tetapi bagian yang memiliki hubungan erat dengan Polri.
“KBPP Polri ikut apa yang diperintahkan Polri sebagai pembina. Kita mendukung pemerintahan yang sah,” ujar Bimo.
Ia juga menyebut hubungan KBPP Polri dengan Polri bersifat pembinaan, bukan intervensi. Menurutnya, posisi organisasi sudah jelas sejak awal dibentuk oleh institusi kepolisian.
KBPP Polri dan peran keluarga besar Polri
KBPP Polri merupakan organisasi yang menaungi putra-putri anggota Polri, baik yang masih aktif maupun purnawirawan. Organisasi ini berdiri sejak 2003 melalui TR Kapolri Nomor T/219/IX/2001.
Selama ini, KBPP Polri berperan sebagai wadah komunikasi, silaturahmi, dan penguatan nilai kebangsaan di lingkungan keluarga besar Polri.
Bimo menegaskan, ke depan organisasi akan lebih fokus memperkuat koordinasi internal dan memperluas data keluarga besar Polri di seluruh Indonesia.
Polri dorong komunikasi lebih intens
Wakapolri Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa Polri akan memperkuat komunikasi dengan KBPP Polri, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Menurutnya, hubungan kedua institusi sangat erat karena memiliki ikatan sejarah dan keluarga yang kuat.
“Ke depan, kita akan membuka ruang komunikasi yang lebih intens antara kepengurusan pusat dan daerah,” kata Dedi.
Polri juga berencana melibatkan Bhabinkamtibmas dan personel di seluruh wilayah untuk membantu pendataan keluarga besar purnawirawan Polri.
Arah baru dan penguatan organisasi
Dengan kepemimpinan baru ini, KBPP Polri di harapkan bisa semakin solid dan aktif dalam mendukung program pembinaan internal Polri.
Selain itu, organisasi juga di harapkan mampu memperkuat peran sosial dan kebersamaan di tengah keluarga besar kepolisian.
Bimo menegaskan bahwa KBPP Polri akan tetap menjadi bagian yang sejalan dengan arah kebijakan Polri serta mendukung stabilitas nasional.
Kepemimpinan Bimo Suryono di periode baru ini menjadi momentum untuk memperkuat peran KBPP Polri sebagai organisasi keluarga besar yang solid, terarah, dan berkesinambungan.(ar)









