KPK Tetapkan Dua Tersangka dalam OTT di Cilacap

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK Periksa Bos Rokok HS Terkait Skandal Pita Cukai ( dok.metro TV/Candra )

KPK Periksa Bos Rokok HS Terkait Skandal Pita Cukai ( dok.metro TV/Candra )

CILACAPKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang terjadi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Penetapan status tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.

Dalam operasi yang digelar pada Jumat (13/3/2026), tim KPK mengamankan beberapa pejabat daerah serta pihak swasta yang diduga terlibat dalam praktik suap terkait proyek pemerintah daerah.

Salah satu pihak yang ditetapkan sebagai tersangka adalah Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman. Ia diduga menerima sejumlah uang yang berkaitan dengan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Selain itu, KPK juga menetapkan pejabat lain di lingkungan pemerintah daerah sebagai tersangka dalam perkara yang sama.

Baca Juga :  Pemerintah Tegaskan PPPK dan P3K Paruh Waktu Tetap Aman, Tidak Ada PHK

Puluhan Orang Diamankan

Saat melakukan operasi tangkap tangan, tim KPK mengamankan sekitar 20 lebih orang dari beberapa lokasi di Cilacap. Mereka terdiri dari pejabat pemerintah daerah hingga pihak swasta yang diduga berkaitan dengan pengurusan proyek.

Para pihak yang diamankan kemudian menjalani pemeriksaan awal sebelum sebagian di antaranya dibawa ke kantor KPK di Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dugaan Suap Proyek

KPK menduga praktik korupsi tersebut berkaitan dengan pemberian fee proyek dari pihak swasta kepada pejabat daerah. Uang tersebut diduga diberikan sebagai imbalan agar proyek tertentu dapat dimenangkan oleh pihak pemberi suap.

Baca Juga :  OTT Bupati Tulungagung, KPK Tangkap 16 Orang

Dalam operasi tersebut, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai yang diduga berkaitan dengan transaksi suap.

Komitmen Penindakan Korupsi

KPK menegaskan akan terus menindak praktik korupsi yang melibatkan pejabat publik, termasuk kepala daerah. Penindakan melalui operasi tangkap tangan disebut sebagai bagian dari upaya penegakan hukum untuk mencegah penyalahgunaan jabatan di pemerintahan daerah.

Kasus OTT di Cilacap ini menambah daftar penindakan KPK terhadap kepala daerah yang diduga terlibat dalam praktik korupsi, khususnya terkait pengelolaan proyek pemerintah.

Berita Terkait

Muhadjir Effendy Datangi KPK, Kasus Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar Masuk Babak Baru
Enam Daerah di Jawa Timur Siaga Kekeringan pada Musim Kemarau
Sahroni Ungkap Alasan Prabowo Pertahankan Kapolri, Dorong Batas Jabatan
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 Hijriah Jatuh pada 27 Mei 2026
Kapolri Pimpin Sertijab, Pati Polri Tempati Jabatan Baru
MPR Apresiasi Sikap Dua SMA Tolak Final Ulang LCC Empat Pilar Kalbar
Isi Surat Bocah SD Marfen kepada Presiden Prabowo, Tulis Harapan Sederhana yang Menyentuh Hati
Prabowo Kritik Kolusi Aparat dan Kapitalis saat Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:00 WIB

Muhadjir Effendy Datangi KPK, Kasus Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar Masuk Babak Baru

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:00 WIB

Enam Daerah di Jawa Timur Siaga Kekeringan pada Musim Kemarau

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:00 WIB

Sahroni Ungkap Alasan Prabowo Pertahankan Kapolri, Dorong Batas Jabatan

Senin, 18 Mei 2026 - 14:00 WIB

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 Hijriah Jatuh pada 27 Mei 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 08:00 WIB

Kapolri Pimpin Sertijab, Pati Polri Tempati Jabatan Baru

Berita Terbaru

“Kalau terbukti, ya kami tindak,” kata Purbaya di Jakarta Pusat, Kamis (21/5).( Poto : istimewa )

Pemerintahan

Purbaya Siap Copot Dirjen Bea Cukai Jika Terbukti Terima Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:00 WIB

Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi dan Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi melalui penandatanganan MoU di Aula Griya Mayang, Kamis (21/05/2026).( Poto : JAMBIlink).

Daerah

Tirta Mayang dan IAIMA Jambi Teken MoU Kolaborasi Baru

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:00 WIB

UKW Jambi ke-13 Dorong Wartawan Lebih Profesional ( Poto : JambiPrima.com ).

Daerah

UKW Jambi ke-13 Dorong Wartawan Lebih Profesional

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

Ratusan warga Suku Anak Dalam (SAD) menggelar aksi di Kantor Bupati Merangin, Kamis (21/05/2026).( Poto : JambiPrima.com).

Daerah

Warga SAD Demo di Merangin, Protes Bantuan Tak Merata

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:00 WIB