Isi Surat Bocah SD Marfen kepada Presiden Prabowo, Tulis Harapan Sederhana yang Menyentuh Hati

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Instagram Presiden Republik Indonesia)

(Foto: Instagram Presiden Republik Indonesia)

Jakarta, Jemarionline.com – Sebuah surat sederhana dari seorang siswa sekolah dasar bernama Alkhalifi Muhammad Marfen menarik perhatian publik setelah sampai ke Presiden Prabowo Subianto. Surat itu tidak hanya berisi ucapan terima kasih, tetapi juga harapan kecil yang menggambarkan dunia anak-anak yang penuh kepolosan.

Marfen, siswa kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah Darussalam di Sidoarjo, Jawa Timur, menulis surat tersebut dengan tangan sendiri. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ia terima di sekolahnya.

Prabowo Menerima Surat di Tengah Kunjungan Kerja

Presiden Prabowo menerima surat itu saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Ia menghadiri sejumlah agenda, termasuk peresmian program koperasi dan kegiatan pembangunan daerah.

Di sela kegiatan tersebut, tim protokol menyerahkan surat dari Marfen kepada Presiden. Momen itu langsung menjadi perhatian karena menunjukkan interaksi langsung antara kebijakan negara dan dampaknya pada anak sekolah.

Isi Surat yang Penuh Kepolosan dan Rasa Terima Kasih

Dalam suratnya, Marfen menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden atas program Makan Bergizi Gratis. Ia menilai program tersebut membantu dirinya dan teman-temannya mendapatkan makanan sehat di sekolah.

Baca Juga :  Kebijakan WFH 1 Hari Sepekan Bakal Diumumkan Hari Ini

Kalimat dalam surat itu ditulis dengan bahasa sederhana khas anak-anak. Namun, pesan yang disampaikan terasa kuat karena menunjukkan dampak nyata kebijakan pemerintah di tingkat sekolah dasar.

Harapan Kecil untuk Bertemu Presiden

Selain ucapan terima kasih, Marfen juga menyampaikan harapan sederhana. Ia ingin bertemu langsung dengan Presiden Prabowo dan ikut upacara Hari Kemerdekaan di Istana Negara.

Keinginan itu menunjukkan rasa ingin tahu dan kekaguman seorang anak terhadap pemimpin negara. Ia menulis bahwa selama ini hanya bisa melihat upacara kemerdekaan melalui televisi.

Doa Penutup yang Menyentuh

Surat Marfen ditutup dengan doa agar Presiden selalu sehat. Kalimat sederhana itu menjadi bagian yang paling menyentuh karena menunjukkan ketulusan seorang anak kepada pemimpinnya.

Banyak pihak menilai surat tersebut bukan hanya sekadar tulisan, tetapi juga cerminan hubungan emosional antara masyarakat dan kebijakan pemerintah.

Program Makan Bergizi Gratis Jadi Latar Cerita

Surat ini tidak bisa dilepaskan dari program Makan Bergizi Gratis yang dijalankan pemerintah. Program tersebut menyasar pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, termasuk PAUD hingga SMA.

Program ini bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak sekolah agar tumbuh lebih sehat dan siap belajar dengan baik. Kehadiran program ini juga menjadi salah satu kebijakan prioritas pemerintah saat ini.

Baca Juga :  Dapur MBG Disorot: Satgas Minta Evaluasi Menyeluruh Agar Layanan Tetap Berjalan

Dampak Program Terlihat di Tingkat Sekolah

Cerita Marfen menunjukkan bagaimana kebijakan nasional dapat dirasakan langsung oleh siswa di daerah. Ia tidak hanya menerima manfaat program, tetapi juga merasa terdorong untuk menyampaikan apresiasi secara langsung kepada Presiden.

Fenomena ini memperlihatkan bagaimana kebijakan publik dapat membentuk persepsi positif di kalangan generasi muda.

Respons Publik terhadap Surat Marfen

Setelah surat tersebut viral, banyak masyarakat memberikan tanggapan positif. Mereka menilai isi surat Marfen mencerminkan ketulusan anak-anak Indonesia yang masih murni dalam menilai sesuatu.

Sebagian publik juga melihat momen ini sebagai pengingat bahwa kebijakan pemerintah memiliki dampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat, termasuk anak sekolah.

Nilai Edukasi dari Surat Seorang Anak

Surat Marfen tidak hanya menjadi berita viral, tetapi juga memberikan nilai edukasi. Anak-anak menunjukkan bahwa mereka mampu menyampaikan pendapat dan rasa terima kasih dengan cara sederhana namun bermakna.

Guru dan orang tua dapat menjadikan peristiwa ini sebagai contoh pembelajaran karakter, terutama tentang rasa syukur dan komunikasi yang baik. (man)

Berita Terkait

BBM Baru B50 Resmi Meluncur Juli 2026, Berapa Harganya?
Polri Mutasi 1.121 Perwira, Promosikan 45 Polwan dan Bentuk Polresta Baru
Apa Itu NIB? Pedagang Online Wajib Punya atau Akun Bisa Diblokir
CNG Pengganti LPG 3 Kg Mulai Diproduksi Juli, Ini Penjelasan Bahlil
BPKH Catat 203 Ribu Pendaftar Haji, Dana Kelolaan Tembus Rp181 Triliun
Kemenpar Lantik 347 ASN, Widiyanti Dorong Integritas dan Inovasi Pelayanan Publik
120 Jamaah Haji Indonesia Masih Dirawat di Arab Saudi, Pemerintah Pastikan Pemulangan Bertahap
Dana Rp800 Miliar Nyangkut di Bank Bangkrut, Pabrik Kertas Terancam PHK 2.500 Karyawan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 10:00 WIB

BBM Baru B50 Resmi Meluncur Juli 2026, Berapa Harganya?

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:41 WIB

Polri Mutasi 1.121 Perwira, Promosikan 45 Polwan dan Bentuk Polresta Baru

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:00 WIB

Apa Itu NIB? Pedagang Online Wajib Punya atau Akun Bisa Diblokir

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:00 WIB

CNG Pengganti LPG 3 Kg Mulai Diproduksi Juli, Ini Penjelasan Bahlil

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:53 WIB

BPKH Catat 203 Ribu Pendaftar Haji, Dana Kelolaan Tembus Rp181 Triliun

Berita Terbaru

Ilustrasi AI.(Pexels/cottonbro studio)

Teknologi

Perusahaan Kembali Rekrut Karyawan Setelah Uji Coba AI

Selasa, 7 Jul 2026 - 11:00 WIB