DPR: Biaya Haji 2026 Berpotensi Membengkak hingga Rp1 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DPR: Biaya Haji 2026 Berpotensi Membengkak hingga Rp1 Triliun ( dok.HIMPUH NEWS )

DPR: Biaya Haji 2026 Berpotensi Membengkak hingga Rp1 Triliun ( dok.HIMPUH NEWS )

Jemarionline.com, Jakarta – DPR mengungkapkan bahwa biaya penyelenggaraan ibadah haji 2026 berpotensi membengkak hingga Rp900 miliar–Rp1 triliun dari angka yang sudah disepakati. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh harga bahan bakar pesawat (avtur) yang naik dan nilai tukar Rupiah yang melemah terhadap Dollar AS.

Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, menekankan bahwa pembengkakan biaya menimbulkan pertanyaan: siapa yang akan menanggung selisihnya? Pemerintah mempertimbangkan beberapa opsi, termasuk menggunakan dana dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Namun, setiap keputusan harus memastikan keberlanjutan dana jamaah tetap aman.

Baca Juga :  Polri Bentuk Satgas Haji 2026 untuk Berantas Haji Ilegal

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan pemerintah berusaha agar tambahan biaya ini tidak dibebankan kepada jemaah haji. Biaya penyelenggaraan haji 2026 sendiri telah ditetapkan sekitar Rp87,4 juta per jemaah. Dari jumlah tersebut, calon jemaah hanya membayar sebagian. Sisanya ditutup dari nilai manfaat dana haji yang dikelola BPKH.

Baca Juga :  Langit Lampung Mendadak Bercahaya, Warga Heboh—Ternyata Ini Penyebabnya

DPR dan pemerintah akan terus memantau harga avtur dan fluktuasi nilai tukar Rupiah. Tujuannya agar selisih biaya haji tidak menimbulkan beban tambahan bagi jamaah. Keputusan final mengenai sumber pendanaan tambahan ini masih akan dibahas dalam rapat bersama pihak terkait.

Berita Terkait

Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT
Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik
KPK Tetapkan Staf Admin Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel
Hasil Survei Capres Terbaru: Dedi Mulyadi Salip Elektabilitas Prabowo Subianto
Rekonstruksi Kasus Santri Terbakar Lombok Ungkap Fakta Baru Soal Kelalaian
Garuda Indonesia Resmi Jadi Holding Maskapai BUMN
Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Hangus
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:36 WIB

KPK Tetapkan Staf Admin Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:00 WIB

Hasil Survei Capres Terbaru: Dedi Mulyadi Salip Elektabilitas Prabowo Subianto

Berita Terbaru