Sungai Penuh Resmikan Digitalisasi Kotak Amal Berbasis QR Barcode

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Kompas86.com

FOTO: Kompas86.com

Sungai Penuh, Jemarionline.com – Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai menerapkan langkah baru dalam pengelolaan dana sosial keagamaan.

Program tersebut hadir melalui peluncuran digitalisasi legalitas kotak amal berbasis QR Barcode yang bertujuan meningkatkan transparansi, kemudahan, dan keamanan dalam aktivitas beramal.

Peluncuran program dipimpin oleh Alfin bersama jajaran pemerintah daerah sebagai bagian dari penguatan tata kelola dana umat berbasis teknologi.

Program ini juga menjadi lanjutan dari sosialisasi legalitas kotak amal yang sebelumnya melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, serta lembaga terkait di wilayah Sungai Penuh dan Kerinci.

Pemkot Dorong Sistem Amal yang Lebih Transparan

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa perkembangan teknologi sudah mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk cara masyarakat menyalurkan sedekah dan infak.

Ia mengatakan:

“Digitalisasi kotak amal melalui QR Barcode merupakan bentuk pemanfaatan teknologi yang sangat tepat, modern, dan menjawab kebutuhan masyarakat saat ini.”

Menurutnya, sistem baru tersebut memberi kemudahan kepada masyarakat untuk berdonasi dengan proses yang lebih cepat dan praktis.

Baca Juga :  Kejari Sungai Penuh Ikut Evaluasi Kinerja Datun, Perkuat Pelayanan Hukum

Selain itu, pemerintah ingin memastikan dana sosial yang terkumpul dapat tersalurkan secara tepat sasaran.

Tidak Hanya Mudah, Tapi Juga Lebih Akuntabel

Pemerintah menilai digitalisasi tidak berhenti pada aspek kemudahan transaksi.

Program ini juga menempatkan akuntabilitas sebagai salah satu tujuan utama.

Wali Kota kembali menegaskan:

“Program ini bukan hanya tentang kemudahan transaksi, tetapi juga komitmen menjaga akuntabilitas dana umat.”

Dengan sistem QR Barcode, proses identifikasi dan legalitas kotak amal diharapkan menjadi lebih jelas.

Masyarakat juga dapat lebih percaya terhadap lembaga atau pengelola yang menerima dana sosial.

Kolaborasi Pemerintah dan Aparat Jadi Sorotan

Program tersebut lahir melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan unsur keamanan.

Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri yang ikut mendukung inisiatif tersebut.

Baca Juga :  Pemkab Muaro Jambi Gelar Gotong Royong Massal Dukung Gerakan Nasional Indonesia ASRI

Menurut pemerintah, kolaborasi lintas sektor dapat membantu memperkuat tata kelola sosial sekaligus menjaga lingkungan yang aman.

Dalam kesempatan itu, pemerintah juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap legalitas pengumpulan dana masyarakat.

Sistem QR Barcode Dinilai Sesuai Kebutuhan Era Digital

Transformasi digital mulai masuk ke berbagai layanan publik, termasuk aktivitas sosial dan keagamaan.

Melalui QR Barcode, masyarakat tidak perlu bergantung sepenuhnya pada metode konvensional.

Selain mempercepat proses donasi, sistem tersebut juga membantu pencatatan menjadi lebih rapi dan terdokumentasi.

Pemerintah berharap langkah ini dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana umat di masa mendatang.

Pemkot Siapkan Sosialisasi Lanjutan

Setelah peluncuran resmi, pemerintah berencana memperluas sosialisasi agar masyarakat memahami penggunaan sistem tersebut.

Pemerintah juga akan memperkuat edukasi mengenai pentingnya menyalurkan donasi melalui kanal yang memiliki legalitas dan identitas yang jelas. (man)

Berita Terkait

Jembatan Kerinduan Sungai Penuh Ditutup Sementara, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif
Jakarta-Muara Bungo Kini Terhubung Batik Air, Al Haris Sebut Kunci Pemerataan
Dana Kapitasi 6 Puskesmas di Sungai Penuh Belum Cair, DPRD Minta BPJS Buka Suara
Pemkot Sungai Penuh Gerak Cepat Tangani Longsor di Pelayang Raya
Viral Uang Rp15 Juta Setoran Jabatan Kepsek di Merangin Dikembalikan Lewat Kurir
Kerinci dan Sungai Penuh Nihil Hotspot, BMKG Sebut Curah Hujan Masih Tinggi
Respons Cepat Kemensos, Warga Gangguan Jiwa di Kerinci Dapat Penanganan Intensif
Wawako Azhar Hamzah Apresiasi Bakti Sosial Terintegrasi di Sungai Penuh
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:00 WIB

Jembatan Kerinduan Sungai Penuh Ditutup Sementara, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:00 WIB

Jakarta-Muara Bungo Kini Terhubung Batik Air, Al Haris Sebut Kunci Pemerataan

Senin, 15 Juni 2026 - 23:00 WIB

Dana Kapitasi 6 Puskesmas di Sungai Penuh Belum Cair, DPRD Minta BPJS Buka Suara

Senin, 15 Juni 2026 - 13:00 WIB

Pemkot Sungai Penuh Gerak Cepat Tangani Longsor di Pelayang Raya

Senin, 15 Juni 2026 - 12:00 WIB

Viral Uang Rp15 Juta Setoran Jabatan Kepsek di Merangin Dikembalikan Lewat Kurir

Berita Terbaru