Musim Hujan Datang, BPBD Sungai Penuh Ingatkan Warga: Sampah Bisa Jadi Pemicu Banjir

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi/RRI Sungai Penuh

Foto: Ilustrasi/RRI Sungai Penuh

Sungai Penuh, Jemarionline.com — BPBD Kota Sungai Penuh mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan untuk mengurangi risiko banjir selama musim hujan.

BPBD menilai langkah pencegahan dari tingkat rumah tangga mampu membantu mengurangi genangan dan menjaga aliran air tetap lancar. Karena itu, petugas terus mengingatkan warga agar menjaga kondisi lingkungan setiap hari, bukan hanya saat hujan datang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sungai Penuh, Gustiarman, menegaskan bahwa masyarakat memegang peran penting dalam pencegahan bencana.

Ia mengatakan, “Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Warga juga perlu menjaga saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan agar risiko banjir bisa berkurang.”

Menurutnya, perubahan kebiasaan sehari-hari memberi dampak langsung terhadap kondisi lingkungan.

Warga Perlu Jaga Saluran Air dan Kurangi Sampah

BPBD menemukan bahwa sampah yang menumpuk di drainase sering menghambat aliran air.

Baca Juga :  Wakil Ketua I DPRD Hardizal Hadiri Upacara Hardiknas 2026 di Sungai Penuh, Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan

Ketika hujan turun dengan intensitas tinggi, air tidak dapat mengalir secara normal dan akhirnya meluap ke permukiman.

Karena itu, BPBD mengajak warga untuk menjalankan beberapa langkah sederhana, antara lain:

  • membersihkan selokan secara rutin,
  • membuang sampah ke tempat yang sesuai,
  • menjaga sungai tetap bersih,
  • serta mengurangi pembuangan limbah ke saluran air.

Selain mengurangi risiko banjir, kebiasaan tersebut juga membantu menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

BPBD Utamakan Pencegahan Sejak Awal

BPBD memilih memperkuat langkah pencegahan dibanding hanya fokus pada penanganan saat banjir terjadi.

Petugas menilai upaya kecil yang warga lakukan setiap hari mampu memberi hasil lebih besar dalam jangka panjang.

Gustiarman mengatakan, “Kalau warga menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan saluran air tetap lancar, air hujan bisa mengalir lebih cepat sehingga potensi banjir ikut menurun.”

Baca Juga :  Wali Kota Alfin Dorong Kejelasan Status PPPK Penuh Waktu dan Paruh Waktu

Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan saluran yang tersumbat atau kondisi yang berpotensi menimbulkan genangan.

Musim Hujan Perlu Diikuti dengan Kewaspadaan

BPBD meminta masyarakat tetap waspada selama curah hujan masih tinggi.

Warga perlu memeriksa lingkungan sekitar dan memperhatikan perubahan kondisi saluran air. Selain itu, warga juga perlu bergerak lebih cepat ketika melihat tanda-tanda genangan.

Langkah sederhana seperti membersihkan halaman dan memastikan aliran air tetap terbuka dapat membantu mengurangi dampak hujan.

Kepedulian Lingkungan Dimulai dari Rumah

BPBD menekankan bahwa pencegahan banjir tidak selalu membutuhkan program besar.

Sebaliknya, masyarakat bisa memulai dari kebiasaan sehari-hari.

Membersihkan selokan, mengurangi sampah, dan menjaga kebersihan sekitar rumah menjadi langkah nyata yang dapat langsung dilakukan.

Karena itu, BPBD berharap warga menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai kebiasaan yang berlangsung terus menerus.

Berita Terkait

Satgas Karhutla Jambi Siapkan Hadiah Bagi Warga yang Tangkap Pembakar Lahan
Pemprov Jambi Gelar Sholat Istisqa Berjamaah Hadapi Dampak Musim Kemarau Panjang
Ukir Prestasi Agra Bolsia Atilla SMAN 1 Sungai Penuh Raih Juara 1 Nasional
Wali Kota Alfin Resmi Melantik Pengurus Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh Periode 2026–2030
Danrem 042 Gapu Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan di Desa Londerang
BEM FH Unja Gelar Aksi Pembagian Masker Jambi di Tengah Kepungan Kabut Asap Pekat
Aktivitas PETI Marak di Lubuk Beringin Merangin, Warga Desak Kapolda Jambi Turun Tangan
Pengurus SMSI Kabupaten Bungo 2026-2029 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Kemitraan Strategis
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:46 WIB

Satgas Karhutla Jambi Siapkan Hadiah Bagi Warga yang Tangkap Pembakar Lahan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Pemprov Jambi Gelar Sholat Istisqa Berjamaah Hadapi Dampak Musim Kemarau Panjang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Wali Kota Alfin Resmi Melantik Pengurus Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh Periode 2026–2030

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:54 WIB

Danrem 042 Gapu Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan di Desa Londerang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:43 WIB

BEM FH Unja Gelar Aksi Pembagian Masker Jambi di Tengah Kepungan Kabut Asap Pekat

Berita Terbaru

Salah satu pelajar yang diduga keracunan menu MBG saat dilarikan di IGD RSUD Nganjuk, Rabu (2/9/2026).Poto: kompas.com).

Nasional

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Jumat, 4 Sep 2026 - 08:54 WIB

Ilustrasi kekeringan.(poto: ist).

Nasional

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:47 WIB