Wali Kota Alfin Dorong Kejelasan Status PPPK Penuh Waktu dan Paruh Waktu

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Redaksisatu.Id.batubara

Foto: Redaksisatu.Id.batubara

Sungai Penuh, Jemarionline.com – Wali Kota Sungai Penuh Alfin meminta pemerintah pusat segera memperjelas status PPPK penuh waktu dan PPPK paruh waktu.

Ia menyampaikan permintaan tersebut saat mengikuti rapat kerja dan rapat dengar pendapat bersama Komisi II DPR RI secara virtual pada Senin (8/6/2026).

Alfin mengikuti rapat dari ruang kerja Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh bersama Sekda Alpian. Selain itu, para asisten daerah dan pimpinan OPD turut mengikuti pembahasan secara daring.

Melalui forum tersebut, pemerintah daerah meminta regulasi yang memberi kepastian hukum dan meningkatkan kesejahteraan tenaga honorer.

Pemerintah daerah juga berharap aturan baru dapat memberikan arah yang jelas bagi masa depan pegawai non-ASN.

Komisi II DPR RI menggelar rapat bersama sejumlah kementerian dan pemerintah daerah untuk membahas berbagai persoalan kepegawaian.

Pembahasan mencakup PPPK penuh waktu, PPPK paruh waktu, penyelesaian tenaga honorer, serta kebijakan belanja pegawai daerah yang melebihi 30 persen dari total APBD.

Selain itu, Menteri PANRB, Menteri Dalam Negeri, gubernur, bupati, wali kota, dan berbagai organisasi pemerintah daerah turut mengikuti rapat tersebut.

Baca Juga :  Safari Jumat Pemkot Sungai Penuh Pererat Silaturahmi Dan Serap Aspirasi Masyarakat Sumur Anyir

Karena itu, forum ini menjadi sarana penting untuk mencari solusi atas berbagai persoalan aparatur sipil negara di daerah.

Alfin Minta Kepastian untuk Tenaga Honorer

Dalam rapat itu, Alfin menegaskan pentingnya kepastian status bagi tenaga honorer.

Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan regulasi yang jelas agar tenaga non-ASN memperoleh kepastian karier dan perlindungan hukum.

Karena itu, ia meminta pemerintah pusat segera menetapkan aturan mengenai PPPK penuh waktu maupun PPPK paruh waktu.

Langkah tersebut penting untuk memberikan rasa keadilan kepada tenaga honorer yang telah lama mengabdi.

Pemerintah dan DPR membahas penerapan PPPK penuh waktu serta PPPK paruh waktu sebagai solusi penataan pegawai non-ASN.

Melalui skema tersebut, pemerintah berupaya menyesuaikan kebutuhan pelayanan publik dengan kemampuan keuangan daerah.

Selain itu, berbagai daerah berharap kebijakan tersebut dapat membantu ribuan tenaga honorer memperoleh kepastian status kerja.

Karena itu, pembahasan PPPK menjadi salah satu agenda utama dalam rapat tersebut.

Pemda Butuh Regulasi yang Seimbang

Alfin menegaskan bahwa pemerintah daerah membutuhkan kebijakan yang mampu menyeimbangkan kualitas pelayanan publik dengan kemampuan anggaran daerah.

Menurutnya, pemerintah daerah harus tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa mengabaikan kesejahteraan pegawai.

Baca Juga :  Pemerintah Arahkan Penghapusan Status PPPK Paruh Waktu, Sistem ASN Akan Disederhanakan

Karena itu, ia berharap rapat tersebut menghasilkan kebijakan yang sesuai kebutuhan daerah.

Selain itu, kebijakan itu juga harus memberi penghargaan yang layak kepada tenaga honorer yang telah mengabdi selama bertahun-tahun.

Pemerintah Kota Sungai Penuh menaruh harapan besar terhadap regulasi yang sedang dibahas pemerintah pusat.

Alfin menilai pemerintah perlu menghadirkan aturan yang tidak hanya memberi kepastian hukum, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan pegawai.

Dengan demikian, tenaga honorer dapat bekerja lebih tenang dan fokus dalam melayani masyarakat.

Selain itu, kepastian status kepegawaian juga dapat meningkatkan motivasi kerja aparatur di daerah.

Penataan ASN Tingkatkan Pelayanan

Pemerintah meyakini penataan sistem kepegawaian yang lebih baik dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Sistem yang jelas akan membantu instansi pemerintah bekerja lebih efektif dan profesional.

Selain itu, kepastian status pegawai juga dapat meningkatkan motivasi kerja aparatur di berbagai daerah.

Karena itu, pemerintah daerah berharap pembahasan di tingkat pusat menghasilkan kebijakan yang bermanfaat bagi seluruh daerah di Indonesia. (man)

Berita Terkait

Daftar Lengkap Puluhan Kepala Sekolah yang Resmi Dilantik Pemkot Sungai Penuh
Bimtek BPD Sungai Penuh di Jambi Tuai Kritik Keras DPRD Soal Fasilitas Hotel
Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai
Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi
Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh Kepada Hutri Randa
Kanwil Kemenkum Jambi Mendorong Pelindungan Kekayaan Intelektual Kopi Kerinci Menuju Pasar Global
Festival Kopi Kerinci 2026 Dibuka Bupati Monadi Suguhkan Kopi Gratis
KONI Jambi Beri Penghargaan Atlet Berprestasi di Peringatan Hari Olahraga Nasional 2026
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Daftar Lengkap Puluhan Kepala Sekolah yang Resmi Dilantik Pemkot Sungai Penuh

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Bimtek BPD Sungai Penuh di Jambi Tuai Kritik Keras DPRD Soal Fasilitas Hotel

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh Kepada Hutri Randa

Berita Terbaru

Desain tipis iPad mini 8 berlayar OLED tergeletak elegan di atas meja kerja kayu dengan stylus terpasang rapi di samping.(ilustrasi poto: AI).

Trending

Apple Rilis iPad Mini 8: Layar OLED dan Chip A20 Pro

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:47 WIB

Logo Apple berbahan logam perak dengan tekstur melingkar yang elegan, terpasang pada dinding beton gelap.(poto: AI).

Teknologi

Bocoran Acara Apple: MacBook Pro Layar Sentuh dan Chip M6

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:41 WIB

Aktivitas pelayanan nasabah di kantor BNI yang mencatatkan pertumbuhan laba bersih Rp16,1 triliun pada kuartal III 2026.(ilustrasi poto: AI).

Bisnis

Laba Bersih BNI Tembus Rp16,1 Triliun pada Kuartal III 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:36 WIB

Ponsel yang sedang diisi daya dengan powerbank di atas meja kerja, dikelilingi kabel charger dan laptop.(poto: AI).

Teknologi

5 Kebiasaan Pengisian Daya Ini Merusak Baterai HP Lebih Cepat

Senin, 26 Okt 2026 - 07:14 WIB

Pusat operasi siber bank memantau peringatan akses tidak sah dari agen AI pihak ketiga ke sistem rekening nasabah.(ilustrasi poto: AI).

Teknologi

Agen AI Masuk Rekening, Bank di AS Perketat Keamanan Data

Senin, 26 Okt 2026 - 07:03 WIB