Kemhan RI: Pembelian Jet Tempur KAAN Pakai Skema Utang

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemhan RI: Pembelian Jet Tempur KAAN Pakai Skema Utang(dok.X @RTErdogan / KOMPAS.com )

Kemhan RI: Pembelian Jet Tempur KAAN Pakai Skema Utang(dok.X @RTErdogan / KOMPAS.com )

Jemarionline.com, Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia mengonfirmasi bahwa rencana pembelian jet tempur KAAN dari Turki dilakukan melalui skema pinjaman luar negeri (utang).Juru bicara Kemhan menjelaskan bahwa saat ini sudah ada kontrak awal dalam jumlah terbatas. Namun, prosesnya masih berjalan karena harus melalui mekanisme pembiayaan berupa Pinjaman Luar Negeri (PLN) yang dikoordinasikan bersama Kementerian Keuangan.

Pengadaan jet tempur ini tidak dilakukan sekaligus, melainkan bertahap. Hal ini disesuaikan dengan kemampuan anggaran negara serta kebutuhan operasional TNI Angkatan Udara.

Baca Juga :  Spanyol Tarik Duta Besar, Posisi Diplomasi Indonesia Ikut Disorot

Tentang Jet Tempur KAAN

Jet tempur TAI TF Kaan merupakan pesawat tempur generasi kelima buatan Turki yang masih dalam tahap pengembangan. Pesawat ini dirancang sebagai jet tempur siluman (stealth) dengan kemampuan superioritas udara dan multi-peran.KAAN diproyeksikan mulai digunakan pada dekade 2030-an dan juga ditawarkan ke pasar internasional, termasuk Indonesia sebagai salah satu calon pengguna.

Skema Pembelian & Tahapan

  • Menggunakan Pinjaman Luar Negeri (PLN) atau utang negara
  • Kontrak awal sudah ada, tetapi belum sepenuhnya aktif
  • Pembelian dilakukan bertahap, tidak sekaligus
  • Disesuaikan dengan anggaran dan kebutuhan militer
Baca Juga :  Dolar AS Diprediksi Tembus Rp 18.200 Pekan Depan, Rupiah Kian Tertekan

Konteks Modernisasi Alutsista

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Indonesia memperkuat alat utama sistem persenjataan (alutsista), khususnya di sektor udara.Sebelumnya, Indonesia juga telah mengakuisisi berbagai jet tempur modern dari negara lain, termasuk Rafale dari Prancis, sebagai bagian dari strategi memperkuat pertahanan nasional.

Berita Terkait

IHSG Tertekan, Ini Sinyal yang Dinilai Jadi Pemicu Pelemahan Pasar
Warga Sangihe Mengungsi ke Dataran Tinggi Usai Gempa M 7,7 Guncang Filipina Selatan
SIM Keliling Jakarta Hari Ini Buka di Dua Lokasi, Ini Syarat dan Biaya Perpanjangan
300 Personel Polisi Amankan Yellow Run 2026 di GBK, Lalu Lintas Diatur Situasional
Menkeu: Pemerintah Fokus Jaga Kekuatan Fondasi Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global
MAAM Laporkan Abu Janda ke Polda Sumbar Terkait Ucapan “Bar-bar”
Gunung Marapi Erupsi 6 Kali di Mei 2026, Total 47 Letusan Sepanjang Tahun Masih Status Waspada
Dolar AS Diprediksi Tembus Rp 18.200 Pekan Depan, Rupiah Kian Tertekan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 23:00 WIB

IHSG Tertekan, Ini Sinyal yang Dinilai Jadi Pemicu Pelemahan Pasar

Senin, 8 Juni 2026 - 16:34 WIB

Warga Sangihe Mengungsi ke Dataran Tinggi Usai Gempa M 7,7 Guncang Filipina Selatan

Minggu, 7 Juni 2026 - 06:42 WIB

SIM Keliling Jakarta Hari Ini Buka di Dua Lokasi, Ini Syarat dan Biaya Perpanjangan

Minggu, 7 Juni 2026 - 06:18 WIB

300 Personel Polisi Amankan Yellow Run 2026 di GBK, Lalu Lintas Diatur Situasional

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:00 WIB

Menkeu: Pemerintah Fokus Jaga Kekuatan Fondasi Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global

Berita Terbaru

(Foto: REUTERS/WANA)

Internasional

Israel Serang Iran Lagi, Dua Anggota Militer Iran Tewas

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:00 WIB

(dok/metrojambi.com)

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Gandeng Yayasan Regen Kelola Sampah

Rabu, 10 Jun 2026 - 13:00 WIB

Foto: Dewi Wilona/Jambitv.co

Daerah

Kasus BBM Subsidi Ilegal Kerinci Masuk Tahap Penuntutan

Rabu, 10 Jun 2026 - 11:00 WIB