Banyak Bansos PKH Tidak Tepat Sasaran, Gus Ipul Minta Pemda Segera Bertindak

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banyak Bansos PKH Tidak Tepat Sasaran, Gus Ipul Minta Pemda Segera Bertindak

Banyak Bansos PKH Tidak Tepat Sasaran, Gus Ipul Minta Pemda Segera Bertindak

Surabaya, 1 Maret 2026 – Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menyatakan hampir 45% bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tidak tepat sasaran. Artinya, banyak bantuan diterima keluarga yang tidak termasuk kelompok sangat miskin atau rentan miskin.

Gus Ipul menekankan bahwa ketidakakuratan data penerima menjadi penyebab utama masalah ini. Ia meminta agar pemerintah daerah segera memperbarui data penerima agar bantuan bisa tepat sasaran.

Baca Juga :  Rekrutmen 35.476 KDKMP & KNMP 2026 Dibuka, Apakah Layak Daftar? Ini Penjelasannya

“Pemerintah daerah, kepala desa, lurah, dan operator data harus bekerja sama agar data penerima bansos selalu akurat. Jangan sampai bantuan yang seharusnya untuk yang membutuhkan justru diterima oleh yang tidak berhak,” kata Gus Ipul di Surabaya, Sabtu (1/3/2026).

Pemerintah telah menyiapkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data utama penerima bansos. Namun, keberhasilan program ini tetap bergantung pada peran aktif pemerintah daerah dan aparat desa/lurah dalam memperbarui data secara berkala.

Baca Juga :  Waka DPR Salurkan Bantuan Sanitasi di Desa Batujai NTB, Dorong Kesehatan dan Kualitas Hidup Warga

Dengan langkah ini, diharapkan bansos PKH bisa lebih tepat sasaran, sehingga program kesejahteraan masyarakat miskin dapat berjalan maksimal.

Berita Terkait

Puluhan Siswa dan Guru SDN 2 Kanigoro Madiun Diduga Keracunan MBG
Kerahkan Drone Thermal, Tim Gabungan Atasi Karhutla Banjarbaru
Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang
WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027
MK Batalkan Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Baru
Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT
Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik
KPK Tetapkan Staf Admin Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 08:32 WIB

Puluhan Siswa dan Guru SDN 2 Kanigoro Madiun Diduga Keracunan MBG

Rabu, 9 September 2026 - 14:03 WIB

Kerahkan Drone Thermal, Tim Gabungan Atasi Karhutla Banjarbaru

Jumat, 4 September 2026 - 08:54 WIB

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Kamis, 3 September 2026 - 16:47 WIB

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:30 WIB

MK Batalkan Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Baru

Berita Terbaru

Kepala Dinsos P3A Kabupaten Tebo Arief Haryoko.(poto: jambiprima.com).

Daerah

Jumlah Warga Miskin Desil 1 Kabupaten Tebo Meningkat

Kamis, 10 Sep 2026 - 08:17 WIB