BPK Proses Etik ASN BPK Terlibat Suap Muara Enim, Siap Buka Data ke KPK

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Andhika Prasetia/detikcom

Foto: Andhika Prasetia/detikcom

Jakarta, JEMARIONLINE.COM – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memproses pelanggaran etik yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) BPK dalam kasus dugaan suap di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Selain menjalankan pemeriksaan internal, BPK juga menyatakan kesiapan untuk menyerahkan data yang KPK perlukan guna mendukung penyidikan kasus tersebut.

Langkah tersebut muncul setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengembangkan penyidikan kasus korupsi di Muara Enim. Dalam pengembangan perkara itu, KPK memeriksa sejumlah ASN BPK yang memiliki kaitan dengan proses audit pemerintah daerah.

Selain itu, BPK menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas lembaga dan seluruh pegawai yang bertugas di lingkungan auditor negara.

BPK Jalankan Pemeriksaan Internal

BPK langsung memeriksa ASN yang terseret dalam perkara tersebut. Melalui pemeriksaan itu, BPK ingin memastikan apakah pegawai yang bersangkutan melanggar kode etik dan aturan lembaga.

Sementara itu, BPK juga berkoordinasi dengan KPK agar proses hukum berjalan secara terbuka. Karena itu, BPK menyatakan siap memberikan informasi yang KPK perlukan selama penyidikan berlangsung.

Baca Juga :  Prabowo Paparkan MBG dan Pemberantasan Korupsi di Depan Pengusaha AS

Dengan langkah tersebut, BPK berharap masyarakat tetap menaruh kepercayaan terhadap lembaga pemeriksa keuangan negara.

KPK Kembangkan Penyidikan Kasus Muara Enim

KPK terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan suap yang berkaitan dengan Kabupaten Muara Enim. Dalam proses tersebut, penyidik memeriksa sejumlah pihak untuk menelusuri aliran dana dan mencari fakta baru.

Selain memeriksa pejabat daerah, KPK juga mendalami peran ASN BPK yang berhubungan dengan proses audit keuangan pemerintah daerah.

Menurut informasi yang beredar, penyidik menelusuri dugaan pemberian uang yang bertujuan memengaruhi hasil pemeriksaan keuangan. Karena itu, KPK terus mengumpulkan bukti dan keterangan dari berbagai pihak.

Penyidik Telusuri Audit Sejumlah Proyek

Dalam pengembangan perkara tersebut, penyidik menelusuri audit sejumlah proyek yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Salah satu proyek yang masuk dalam penyelidikan berkaitan dengan pengadaan smart board.

Baca Juga :  Laporan ke KPK Seret Nama Gubernur Alharis Terkait Proyek Stadion

Selain itu, penyidik juga memeriksa kemungkinan adanya pihak lain yang ikut menikmati atau menyalurkan dana suap. Oleh sebab itu, KPK masih membuka peluang untuk memanggil saksi tambahan dalam waktu dekat.

BPK Dukung Langkah KPK

BPK menegaskan dukungannya terhadap proses hukum yang KPK jalankan. Bahkan, lembaga tersebut siap menyerahkan data dan informasi yang dapat membantu penyidik mengungkap perkara secara menyeluruh.

Selain mendukung penyidikan, BPK juga berupaya memperkuat pengawasan internal agar kasus serupa tidak kembali muncul di masa mendatang.

Karena itu, BPK mengajak seluruh pegawai untuk menjaga profesionalisme, mematuhi kode etik, dan menjalankan tugas secara transparan.

Dengan kerja sama antara BPK dan KPK, publik berharap aparat penegak hukum dapat mengungkap seluruh fakta dalam kasus suap Muara Enim. Di sisi lain, masyarakat juga berharap lembaga negara terus meningkatkan integritas agar dapat menjaga kepercayaan publik.

Berita Terkait

Puluhan Siswa dan Guru SDN 2 Kanigoro Madiun Diduga Keracunan MBG
Kerahkan Drone Thermal, Tim Gabungan Atasi Karhutla Banjarbaru
Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang
WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027
MK Batalkan Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Baru
Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT
Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik
KPK Tetapkan Staf Admin Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 08:32 WIB

Puluhan Siswa dan Guru SDN 2 Kanigoro Madiun Diduga Keracunan MBG

Rabu, 9 September 2026 - 14:03 WIB

Kerahkan Drone Thermal, Tim Gabungan Atasi Karhutla Banjarbaru

Jumat, 4 September 2026 - 08:54 WIB

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Kamis, 3 September 2026 - 16:47 WIB

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:30 WIB

MK Batalkan Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Baru

Berita Terbaru

Kepala Dinsos P3A Kabupaten Tebo Arief Haryoko.(poto: jambiprima.com).

Daerah

Jumlah Warga Miskin Desil 1 Kabupaten Tebo Meningkat

Kamis, 10 Sep 2026 - 08:17 WIB