Jemarionline.com, Sholat tarawih adalah ibadah sunnah khusus di bulan Ramadan yang memiliki keutamaan besar. Namun, karena jumlah rakaat yang banyak dan dilakukan malam hari, tidak sedikit orang sulit menjaga kekhusyukan. Berikut tips agar sholat tarawih lebih khusyuk disertai dasar hukum dari Al-Qur’an dan hadits.
✅ 1. Pahami Keutamaan Sholat Tarawih
Mengetahui pahala ibadah membuat hati lebih hadir saat sholat.
Dasar hukum:
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa melaksanakan qiyam Ramadan (tarawih) karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Sahih Bukhari dan Muslim)
👉 Kesadaran akan pahala membantu menghadirkan niat yang kuat.
✅ 2. Perbaiki Niat Sebelum Takbir
Khusyuk dimulai sebelum sholat dimulai.
-
Luruskan niat hanya karena Allah.
-
Tinggalkan pikiran pekerjaan atau urusan dunia.
-
Datang ke masjid lebih awal agar hati lebih tenang.
Dasar hukum:
Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
“Sungguh beruntung orang-orang beriman, yaitu mereka yang khusyuk dalam sholatnya.”
(QS. Al-Mu’minun: 1–2)
✅ 3. Datang Lebih Awal dan Hindari Tergesa-gesa
Datang terlambat membuat pikiran tidak fokus.
Tips praktis:
-
Berwudhu dengan tenang di rumah atau masjid.
-
Duduk sejenak sambil berdzikir sebelum iqamah.
-
Hindari langsung masuk shaf dalam kondisi terburu-buru.
✅ 4. Pahami Bacaan Sholat
Khusyuk lebih mudah ketika memahami makna bacaan.
Contoh:
-
Al-Fatihah = doa permohonan petunjuk.
-
Ruku’ = bentuk pengagungan.
-
Sujud = posisi paling dekat dengan Allah.
Saat memahami arti bacaan, hati akan lebih terlibat.
✅ 5. Fokus pada Gerakan dan Nafas
Cara sederhana menjaga konsentrasi:
-
Pandangan fokus ke tempat sujud.
-
Ikuti bacaan imam dengan tenang.
-
Rasakan setiap gerakan, jangan terburu-buru.
Rasulullah ﷺ mencontohkan sholat dengan tuma’ninah (tenang di setiap gerakan).
✅ 6. Kurangi Gangguan Sebelum Tarawih
Hal kecil sering merusak kekhusyukan:
-
Bermain HP sebelum sholat
-
Makan terlalu kenyang
-
Banyak berbicara saat menunggu tarawih
Lebih baik memperbanyak dzikir atau membaca Al-Qur’an.
✅ 7. Ingat Bahwa Sholat Bisa Jadi yang Terakhir
Ulama menasihati:
Sholatlah seakan itu sholat perpisahan.
Kesadaran ini membuat hati lebih hadir dan serius dalam ibadah.
🌙 Kesimpulan
Khusyuk dalam sholat tarawih bukan hanya soal lama berdiri, tetapi kesiapan hati. Dengan memahami keutamaan, memperbaiki niat, memahami bacaan, dan mengurangi gangguan, kualitas sholat akan meningkat.
Dasar hukumnya jelas:
-
Al-Qur’an memerintahkan kekhusyukan dalam sholat.
-
Hadits Nabi menjanjikan ampunan bagi yang menghidupkan malam Ramadan dengan iman dan harapan pahala.









