Warga Jambi Jadi Korban Dugaan Penipuan Kerja di Kamboja, Minta Bantuan Dipulangkan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Jambi Jadi Korban Dugaan Penipuan Kerja di Kamboja, Minta Bantuan Dipulangkan

Warga Jambi Jadi Korban Dugaan Penipuan Kerja di Kamboja, Minta Bantuan Dipulangkan

Jemarionline.com, Jambi – Seorang warga Provinsi Jambi dilaporkan menjadi korban dugaan penipuan lowongan kerja di Kamboja setelah tergiur tawaran pekerjaan bergaji tinggi yang beredar di media sosial.

Korban diketahui bernama Andri Sanjaya, warga Kota Jambi. Informasi yang beredar menyebutkan, Andri berangkat ke Kamboja setelah mendapatkan tawaran pekerjaan yang disebut-sebut bergerak di bidang restoran dengan iming-iming gaji besar serta fasilitas tempat tinggal.

Namun setibanya di negara tersebut, pekerjaan yang dijanjikan tidak sesuai dengan kesepakatan awal. Ia mengaku justru diarahkan untuk bekerja di bidang yang berbeda dan berada di bawah tekanan. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Andri menyampaikan permohonan bantuan agar bisa dipulangkan ke Indonesia karena tidak memiliki biaya untuk kembali.

Baca Juga :  "Kabar Gembira" Bagi Siswa Yang Berprestasi Di Tingkat Nasional Dan Internasional

Kasus ini menambah daftar panjang Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga menjadi korban penipuan berkedok lowongan kerja di Kamboja. Modus yang digunakan umumnya melalui promosi di Facebook, Telegram, maupun platform digital lainnya, dengan tawaran gaji besar tanpa proses resmi penempatan pekerja migran.

Pemerintah Indonesia melalui perwakilan diplomatik di Kamboja serta aparat penegak hukum telah berulang kali mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran kerja luar negeri yang tidak jelas legalitasnya.

Baca Juga :  Pemkot Jambi Resmikan Wisata Kuliner Kota Tua

Hingga saat ini, pihak keluarga korban berharap ada langkah cepat dari pemerintah untuk membantu proses pemulangan. Sementara itu, masyarakat di Jambi diimbau agar lebih selektif dan memastikan setiap tawaran kerja luar negeri melalui jalur resmi serta perusahaan penyalur yang terdaftar.

Kasus ini menjadi peringatan serius bagi warga Jambi agar tidak mudah tergiur janji manis pekerjaan di luar negeri tanpa verifikasi menyeluruh, guna menghindari risiko penipuan maupun praktik perdagangan orang.

Berita Terkait

Polda Jambi Ungkap Kasus Penyalahgunaan Solar Subsidi di Bungo, Modus Gunakan SPBU Tanpa Antre
Ketua DPRD Jambi Usul WFH Dilakukan Hari Rabu
Dua Jabatan Kosong di Nipah Panjang, Pemkab Masih Tunggu Arahan Bupati
Dua Tersangka Korupsi Lahan Ujung Jabung Ditahan, Negara Rugi Rp11,6 Miliar
DPRD Minta Jalan M Yamin Bersih dari Parkir Liar, Pungutan Ilegal Dilarang!
Haji Jambi Tetap Berangkat 5 Mei 2026, Tak Ada yang Mundur Meski Isu Perang Timur Tengah
DPR Puji Al Haris! Rp40 Miliar Digelontorkan untuk Bantu Jemaah Haji Jambi
Siswa Dilarang Bawa Motor ke Sekolah, Ini Alasan Pemkot Sungai Penuh
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 05:50 WIB

Polda Jambi Ungkap Kasus Penyalahgunaan Solar Subsidi di Bungo, Modus Gunakan SPBU Tanpa Antre

Jumat, 10 April 2026 - 18:30 WIB

Ketua DPRD Jambi Usul WFH Dilakukan Hari Rabu

Kamis, 9 April 2026 - 23:00 WIB

Dua Jabatan Kosong di Nipah Panjang, Pemkab Masih Tunggu Arahan Bupati

Kamis, 9 April 2026 - 22:00 WIB

Dua Tersangka Korupsi Lahan Ujung Jabung Ditahan, Negara Rugi Rp11,6 Miliar

Kamis, 9 April 2026 - 21:00 WIB

DPRD Minta Jalan M Yamin Bersih dari Parkir Liar, Pungutan Ilegal Dilarang!

Berita Terbaru

Kanada Ingin Kurangi Ketergantungan pada Amerika Serikat (AI)

Internasional

Kanada Ingin Kurangi Ketergantungan pada Amerika Serikat

Senin, 13 Apr 2026 - 10:00 WIB