Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik Oreshnik ke Ukraina Barat, Ketegangan dengan NATO Meningkat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Serangan Rusia terbaru ke Ukraina (REUTERS/Gleb Garanich)

Foto: Serangan Rusia terbaru ke Ukraina (REUTERS/Gleb Garanich)

Jemarionline – Konflik Rusia–Ukraina kembali memasuki fase berbahaya setelah Rusia meluncurkan rudal hipersonik Oreshnik ke wilayah Ukraina barat, tidak jauh dari perbatasan Polandia yang merupakan anggota NATO. Serangan yang terjadi pada Jumat dini hari, 9 Januari 2026, dinilai sebagai pesan keras Moskow kepada negara-negara Eropa agar menghentikan dukungan mereka terhadap Ukraina.

Peluncuran tersebut menandai penggunaan kedua rudal balistik jarak menengah (Intermediate-Range Ballistic Missile/IRBM) Oreshnik oleh Rusia sejak pertama kali diperkenalkan pada November 2024. Rudal Oreshnik diketahui memiliki kemampuan membawa hulu ledak nuklir, meskipun pihak Ukraina memastikan bahwa rudal yang digunakan kali ini membawa hulu ledak tiruan yang tidak aktif.

Serangan Oreshnik merupakan bagian dari operasi udara berskala besar Rusia yang melibatkan sedikitnya 242 drone tempur dan 36 rudal. Gelombang serangan itu menghantam sejumlah wilayah penting, termasuk ibu kota Kyiv dan kota Lviv di Ukraina barat.

Akibat serangan tersebut, otoritas Ukraina melaporkan empat warga sipil tewas di Kyiv dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Selain korban jiwa, lebih dari 500 ribu rumah dilaporkan kehilangan pasokan listrik di tengah cuaca musim dingin ekstrem, dengan suhu udara mencapai minus 10 derajat Celsius.

Baca Juga :  Wali Kota Alfin Salat Zuhur Bersama Warga Di Musholla Al Hidayah

Di antara korban tewas terdapat seorang petugas medis darurat bernama Serhiy Smoliak (56). Ia meninggal dunia saat menjalankan tugas kemanusiaan, memberikan pertolongan kepada warga yang terdampak dalam serangan lanjutan drone Rusia.

Pejabat senior Ukraina menyatakan bahwa rudal Oreshnik menghantam fasilitas bengkel milik perusahaan negara di wilayah Lviv. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan struktural ringan serta menciptakan kawah di kawasan hutan sekitar akibat jatuhnya submunisi.

Pemerintah Rusia mengklaim bahwa serangan ini dilakukan sebagai balasan atas dugaan upaya serangan drone Ukraina terhadap salah satu kediaman Presiden Vladimir Putin pada bulan sebelumnya. Namun, klaim tersebut dibantah keras oleh Ukraina dan Amerika Serikat. Presiden AS Donald Trump bahkan menyatakan tidak mempercayai bahwa insiden yang diklaim Moskow itu benar-benar terjadi.

Kecaman keras datang dari Kyiv. Menteri Luar Negeri Ukraina Andriy Sybiha menyebut penggunaan rudal balistik jarak menengah di dekat perbatasan Uni Eropa dan NATO sebagai ancaman serius terhadap keamanan kawasan dan dunia.

“Putin menembakkan rudal balistik jarak menengah di dekat perbatasan Uni Eropa dan NATO sebagai respons atas halusinasi pribadinya. Ini merupakan ancaman global yang menuntut respons global,” tulis Sybiha melalui platform X.

Baca Juga :  AC Milan Siapkan Dana Besar, Ini Deretan Striker Bintang yang Masuk Radar

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy juga memperingatkan bahwa serangan Rusia kali ini tidak hanya mengancam Ukraina, tetapi berpotensi membahayakan kota-kota besar Eropa, termasuk Warsawa, Bukares, dan Budapest.

Uni Eropa menilai penggunaan rudal Oreshnik sebagai bentuk eskalasi konflik yang jelas. Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, mendesak negara-negara anggota untuk segera meningkatkan bantuan militer kepada Ukraina, khususnya pengiriman sistem pertahanan udara, serta memperketat sanksi terhadap Rusia.

Dari Berlin, Kanselir Jerman Friedrich Merz menegaskan bahwa Eropa tidak akan gentar menghadapi ancaman Rusia. Ia menekankan bahwa tindakan intimidatif Moskow justru memperkuat solidaritas Eropa dengan Ukraina.

“Langkah-langkah yang dimaksudkan untuk menebar ketakutan tidak akan berhasil. Eropa tetap bersatu dan berdiri bersama Ukraina,” ujar Merz.

Serangan ini terjadi hanya beberapa hari setelah sejumlah negara Eropa menyatakan kesiapan untuk mengerahkan pasukan ke Ukraina apabila tercapai kesepakatan gencatan senjata. Sebelumnya, Moskow telah memperingatkan bahwa keberadaan pasukan asing di Ukraina akan dianggap sebagai target militer yang sah.

Berita Terkait

Bank AS Blokir Agen AI Usai Bobol Rekening Nasabah
Panas Jelang Pemilu Israel: Perang AI Sasar Keluarga Korban
Helikopter Medis Jatuh di Sarawak Tewaskan Lima Orang Kemenkes Malaysia
Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV
Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita
Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan
Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS
Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Bank AS Blokir Agen AI Usai Bobol Rekening Nasabah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Panas Jelang Pemilu Israel: Perang AI Sasar Keluarga Korban

Rabu, 9 September 2026 - 13:52 WIB

Helikopter Medis Jatuh di Sarawak Tewaskan Lima Orang Kemenkes Malaysia

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:00 WIB

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV

Senin, 13 Juli 2026 - 13:00 WIB

Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita

Berita Terbaru

Desain tipis iPad mini 8 berlayar OLED tergeletak elegan di atas meja kerja kayu dengan stylus terpasang rapi di samping.(ilustrasi poto: AI).

Trending

Apple Rilis iPad Mini 8: Layar OLED dan Chip A20 Pro

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:47 WIB

Logo Apple berbahan logam perak dengan tekstur melingkar yang elegan, terpasang pada dinding beton gelap.(poto: AI).

Teknologi

Bocoran Acara Apple: MacBook Pro Layar Sentuh dan Chip M6

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:41 WIB

Aktivitas pelayanan nasabah di kantor BNI yang mencatatkan pertumbuhan laba bersih Rp16,1 triliun pada kuartal III 2026.(ilustrasi poto: AI).

Bisnis

Laba Bersih BNI Tembus Rp16,1 Triliun pada Kuartal III 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:36 WIB

Ponsel yang sedang diisi daya dengan powerbank di atas meja kerja, dikelilingi kabel charger dan laptop.(poto: AI).

Teknologi

5 Kebiasaan Pengisian Daya Ini Merusak Baterai HP Lebih Cepat

Senin, 26 Okt 2026 - 07:14 WIB

Pusat operasi siber bank memantau peringatan akses tidak sah dari agen AI pihak ketiga ke sistem rekening nasabah.(ilustrasi poto: AI).

Teknologi

Agen AI Masuk Rekening, Bank di AS Perketat Keamanan Data

Senin, 26 Okt 2026 - 07:03 WIB