Tragedi Longsor Cisarua: 7 Tewas, Ratusan Warga Masih Dicari

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber : Poto Whisnu Pradana/detikJabar.

Sumber : Poto Whisnu Pradana/detikJabar.

Jemarionline,Cisarua – Bencana alam berupa longsor yang disertai banjir bandang kembali menelan korban di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Hingga Sabtu (24/1) siang, tujuh orang dilaporkan meninggal dunia, sementara ratusan warga lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Kapolsek Cisarua, A. Y. Yogaswara, menjelaskan bahwa bencana terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Sebelum material tanah dan lumpur menuruni perbukitan, warga di Kampung Pasirkuning dan Kampung Pasir Kuda mendengar suara gemuruh keras yang menggetarkan kawasan tersebut.

Baca Juga :  Pasar Tanjung Bajure Mulai Tertata, Penertiban Bawa Harapan Baru

“Warga sempat mendengar suara gemuruh cukup kuat, kemudian tanah dan lumpur bergerak dari Kampung Pasirkuning ke Kampung Pasir Kuda disertai banjir bandang,” ungkap Yogaswara.

Puluhan rumah di kedua kampung dilaporkan tertimbun lumpur dan material longsor, menyebabkan kerusakan parah pada pemukiman. Kondisi ini membuat banyak warga kehilangan tempat tinggal sementara.

Baca Juga :  KPK Lanjutkan Penyidikan Kasus Kuota Haji, Gus Alex Diperiksa

Proses evakuasi melibatkan aparat kepolisian, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, dan masyarakat setempat yang bergotong royong menangani dampak bencana. Namun, pencarian korban terhambat karena medan berat, tebalnya material longsor, serta potensi hujan yang masih tinggi di wilayah terdampak.

“Kami tetap berupaya maksimal melakukan pencarian sambil memastikan keselamatan petugas di lapangan,” tambah Kapolsek.

Berita Terkait

Jembatan Kerinduan Sungai Penuh Ditutup Sementara, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif
Jakarta-Muara Bungo Kini Terhubung Batik Air, Al Haris Sebut Kunci Pemerataan
Dana Kapitasi 6 Puskesmas di Sungai Penuh Belum Cair, DPRD Minta BPJS Buka Suara
Pemkot Sungai Penuh Gerak Cepat Tangani Longsor di Pelayang Raya
Viral Uang Rp15 Juta Setoran Jabatan Kepsek di Merangin Dikembalikan Lewat Kurir
Kerinci dan Sungai Penuh Nihil Hotspot, BMKG Sebut Curah Hujan Masih Tinggi
Respons Cepat Kemensos, Warga Gangguan Jiwa di Kerinci Dapat Penanganan Intensif
Wawako Azhar Hamzah Apresiasi Bakti Sosial Terintegrasi di Sungai Penuh
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:00 WIB

Jembatan Kerinduan Sungai Penuh Ditutup Sementara, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:00 WIB

Jakarta-Muara Bungo Kini Terhubung Batik Air, Al Haris Sebut Kunci Pemerataan

Senin, 15 Juni 2026 - 23:00 WIB

Dana Kapitasi 6 Puskesmas di Sungai Penuh Belum Cair, DPRD Minta BPJS Buka Suara

Senin, 15 Juni 2026 - 13:00 WIB

Pemkot Sungai Penuh Gerak Cepat Tangani Longsor di Pelayang Raya

Senin, 15 Juni 2026 - 12:00 WIB

Viral Uang Rp15 Juta Setoran Jabatan Kepsek di Merangin Dikembalikan Lewat Kurir

Berita Terbaru