Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diprediksi Tembus 5% pada Kuartal I 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Infografis pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menunjukkan proyeksi GDP naik 5% pada kuartal pertama, didorong oleh konsumsi domestik, investasi, dan ekspor yang kuat.

Infografis pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menunjukkan proyeksi GDP naik 5% pada kuartal pertama, didorong oleh konsumsi domestik, investasi, dan ekspor yang kuat.

Jemarionline – Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 5% pada kuartal pertama 2026. Angka ini didorong oleh konsumsi domestik, investasi, dan ekspor yang stabil.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan ekonomi Indonesia menunjukkan pemulihan yang kuat pasca-pandemi. “Permintaan domestik meningkat, terutama pada perdagangan dan industri manufaktur,” kata Sri Mulyani.

“Investasi juga bertumbuh, baik dari dalam negeri maupun asing. Ini indikator positif bagi stabilitas ekonomi nasional,” tambahnya.

Faktor Pendorong Pertumbuhan

Beberapa faktor utama mendorong pertumbuhan ekonomi:

  • Konsumsi rumah tangga meningkat: penjualan ritel naik

  • Investasi bertambah: sektor manufaktur dan energi menjadi fokus

  • Ekspor stabil: kelapa sawit, batu bara, dan tekstil menyumbang devisa

Baca Juga :  Jadwal Pencairan Rapel dan Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026, Ini Penjelasan Taspen

Sektor yang Berkinerja Positif

  • Manufaktur: meningkat 6% dibandingkan kuartal IV 2025

  • Perdagangan dan e-commerce: tumbuh 5,5%

  • Jasa keuangan: meningkat 4,8% karena pemulihan kredit dan investasi

Tantangan Ekonomi

Beberapa tantangan yang harus diwaspadai:

  • Inflasi global: kenaikan harga energi dan pangan

  • Ketidakpastian geopolitik: mempengaruhi ekspor dan impor

  • Fluktuasi nilai tukar rupiah: mempengaruhi biaya produksi dan investasi

Baca Juga :  UMKM Mulai Beralih ke Sistem Digital untuk Efisiensi Operasional dan Perluasan Pasar

Pemerintah menegaskan akan terus memantau kondisi ekonomi dan mengambil kebijakan proaktif dan adaptif.

Kesimpulan

Ekonomi Indonesia diperkirakan tetap kuat dan stabil pada awal 2026. Konsumsi, investasi, dan ekspor menjadi motor utama pertumbuhan. Pemerintah tetap waspada terhadap risiko global untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Berita Terkait

Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel
Daftar Harga BBM Terbaru di Semua SPBU Berlaku Agustus 2026
Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak
Rupiah Ditutup Menguat, Optimisme IMF Dorong Sentimen Pasar
OJK Bantah Bank Asing Tarik Dana Besar-Besaran dari Indonesia
Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo 7 Juli 2026, Cek Daftar Terbarunya
Purbaya: Ekonomi Indonesia Terus Membaik, MBG Jadi Fondasi Pertumbuhan
PPN Strava Premium Berlaku, DJP Jelaskan Pengguna yang Kena Pajak
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Daftar Harga BBM Terbaru di Semua SPBU Berlaku Agustus 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:00 WIB

Rupiah Ditutup Menguat, Optimisme IMF Dorong Sentimen Pasar

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:00 WIB

OJK Bantah Bank Asing Tarik Dana Besar-Besaran dari Indonesia

Berita Terbaru