Pertamina Jamin Distribusi Pertalite di Tirtayasa Serang Tepat Sasaran

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina Jamin Distribusi Pertalite di Tirtayasa Serang Tepat Sasaran  (foto:medcom)

Pertamina Jamin Distribusi Pertalite di Tirtayasa Serang Tepat Sasaran (foto:medcom)

Jemarionline – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) kembali menegaskan komitmennya dalam mengawal distribusi BBM bersubsidi jenis Pertalite agar tepat sasaran. Hal ini merespons isu yang berkembang terkait dugaan penyalahgunaan Pertalite di wilayah Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten.

Pertamina memastikan bahwa seluruh mekanisme penyaluran Pertalite telah mengikuti regulasi Pemerintah. Berdasarkan investigasi internal, pihak Pertamina menegaskan tidak ditemukan adanya keterlibatan SPBU di wilayah Tirtayasa dalam praktik ilegal penimbunan BBM.

Modus “Minyak Cong” di Luar Area SPBU

Menanggapi isu praktik “minyak cong”, Pertamina menjelaskan bahwa dugaan praktik ilegal tersebut biasanya dilakukan dengan modus pengisian BBM berulang kali menggunakan kendaraan tertentu. Setelah mengisi di SPBU, BBM tersebut dipindahkan atau ditampung di lokasi lain yang berada di luar wewenang dan area operasional SPBU.

Baca Juga :  Kapolres Metro Depok Beri Sepeda Motor dan Modal Usaha untuk Penjual Es Kue Korban Kekerasan

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, menyatakan bahwa pihaknya terus memperketat pengawasan melalui sistem digitalisasi transaksi dan pemantauan langsung di lapangan.

“SPBU di Tirtayasa telah berkoordinasi dengan Polsek setempat untuk menolak kendaraan yang terindikasi melakukan pengisian berulang. Sebagai langkah mitigasi fraud, SPBU tersebut saat ini juga tidak melayani pembelian dengan surat rekomendasi (surkom),” ujar Satria.

Pengalihan Surat Rekomendasi demi Ketepatan Sasaran

Untuk memastikan kontrol yang lebih baik, pelayanan untuk konsumen dengan surat rekomendasi (seperti petani dan nelayan) dialihkan ke SPBU lain yang secara geografis lebih relevan. Langkah ini diambil agar penyaluran BBM subsidi lebih terverifikasi dan meminimalisir celah kecurangan.

Baca Juga :  Pemerintah Kaji Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 2026 di Tengah Defisit JKN

Pertamina menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk penyelewengan. Sanksi tegas menanti bagi pelanggar, mulai dari:

  1. Pemblokiran QR Code

  2. Pemblokiran NIK

  3. Pemblokiran data kendaraan yang terbukti menyalahgunakan subsidi.

Partisipasi Masyarakat

Pertamina mengajak masyarakat untuk turut serta mengawasi pendistribusian BBM subsidi. Jika menemukan indikasi kecurangan atau aktivitas mencurigakan di SPBU, masyarakat dapat segera melapor melalui:

  • Pertamina Call Center (PCC): 135

  • Email: pcc135@pertamina.com

Berita Terkait

BPK Proses Etik ASN BPK Terlibat Suap Muara Enim, Siap Buka Data ke KPK
Zulhas Sebut Jumlah SPPG Membengkak, Negara Berpotensi Boros Rp 1 Triliun Per Bulan
Pendaftaran CPNS 2026 Belum Dibuka, Waspadai Link dan Poster Palsu
DPR Sahkan RUU Polri, Perkuat Transformasi dan Tata Kelola Kepolisian
Minyakita Tak Lagi Jadi Bantuan Pangan, Kini Fokus ke Pasar Rakyat
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Janji Perjuangkan Aspirasi Buruh dari Dalam
Nanik S Deyang Hadiri Istana Jelang Pelantikan Kepala BGN Baru
Kapolri Buka Peluang Sipil Isi Jabatan Polri Nonoperasional
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:00 WIB

BPK Proses Etik ASN BPK Terlibat Suap Muara Enim, Siap Buka Data ke KPK

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:00 WIB

Zulhas Sebut Jumlah SPPG Membengkak, Negara Berpotensi Boros Rp 1 Triliun Per Bulan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:00 WIB

Pendaftaran CPNS 2026 Belum Dibuka, Waspadai Link dan Poster Palsu

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:00 WIB

DPR Sahkan RUU Polri, Perkuat Transformasi dan Tata Kelola Kepolisian

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:00 WIB

Minyakita Tak Lagi Jadi Bantuan Pangan, Kini Fokus ke Pasar Rakyat

Berita Terbaru