Kapolres Metro Depok Beri Sepeda Motor dan Modal Usaha untuk Penjual Es Kue Korban Kekerasan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras memberikan sepeda motor kepada penjual es kue jadul Sudrajat. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)

Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras memberikan sepeda motor kepada penjual es kue jadul Sudrajat. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)

Jemarionline – Kepala Kepolisian Resor Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras, memberikan bantuan sepeda motor dan modal usaha kepada Sudrajat, penjual es kue jadul asal Kampung Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Selasa (27/1/2026).

Waras menjelaskan, meskipun Sudrajat tercatat sebagai warga Kabupaten Bogor secara administrasi kependudukan, namun secara wilayah hukum kepolisian ia berada di bawah Polres Metro Depok.

“Secara kependudukan masuk Kabupaten Bogor. Namun secara wilayah hukum kepolisian, beliau merupakan warga Polres Metro Depok,” ujar Waras.

Bantuan diserahkan langsung oleh jajaran Polres Metro Depok bersama Polsek Bojonggede dengan mendatangi rumah Sudrajat. Bantuan tersebut berupa sepeda motor dan sejumlah modal agar Sudrajat dapat kembali berjualan.

“Motor ini bisa dipakai untuk berjualan. Kami juga berikan sedikit modal usaha,” kata Waras.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu Sudrajat memenuhi kebutuhan hidup keluarganya dan kembali menjalankan usaha secara normal.

Baca Juga :  Iran Tegaskan Protokol Ketat di Selat Hormuz, Termasuk Kapal Pertamina

Sudrajat menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan kepolisian. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk usaha saya,” ucap Sudrajat.

Waras menegaskan bahwa kedatangannya ke rumah Sudrajat merupakan bentuk kepedulian Polres Metro Depok terhadap warganya. Ia menyebut belum berkoordinasi dengan Polres Jakarta Pusat terkait kasus yang menimpa Sudrajat.

“Kami datang dalam kapasitas beliau sebagai warga wilayah hukum Polres Metro Depok. Untuk hal lainnya, nanti menjadi kewenangan Polres Jakarta Pusat,” jelasnya.

Sebelumnya, Sudrajat menjadi korban kekerasan oleh oknum anggota TNI dan Polri setelah dituduh menjual es kue berbahan berbahaya di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (24/1/2026).

Sudrajat menuturkan, peristiwa bermula saat ia melayani pembeli yang membeli lima potong es kue. Salah satu potong es kemudian dituduh mengandung bahan beracun.

Baca Juga :  Polisi Kerahkan 1.060 Personel Kawal Aksi Guru Madrasah di DPR

“Saya sudah jelaskan kalau es saya tidak beracun. Tapi anak itu memanggil bapaknya yang polisi, lalu saya ditangkap,” kata Sudrajat.

Ia kemudian dibawa ke sebuah pos keamanan. Di lokasi tersebut, Sudrajat mengaku mendapat perlakuan kasar saat diinterogasi terkait dugaan penggunaan bahan polyurethane foam (PU foam).

“Saya dipukul dan ditendang, padahal saya sudah jelaskan semuanya,” ujarnya.

Sudrajat mengaku berada di bawah tekanan hingga diminta membuka seluruh dagangan es kuenya. Ia bahkan dipaksa memakan es kue tersebut untuk membuktikan dagangannya tidak berbahaya.

“Saya disuruh makan es kue saya sendiri,” ungkapnya.

Ia juga mengaku sempat ditahan dari siang hingga malam hari sebelum akhirnya dibawa ke kantor polisi. Selama berada di kantor polisi, Sudrajat menyebut tidak mengalami kekerasan dan hanya dimintai keterangan.

“Saya baru pulang sekitar jam dua pagi. Sampai rumah sudah hampir subuh,” tuturnya.

Berita Terkait

Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI Termasuk Enam Kodam Daerah
Lorong Bangkai KM Virgo Tertutup Hambat Evakuasi Penyelam
Program Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Masih Berlaku di Berbagai Daerah
Ramalan Zodiak Hari Ini: 4 Bintang Diprediksi Beruntung pada 28 September 2026
Miliarder Indonesia Akhir September 2026 versi Forbes
Terombang-ambing 345 Km, Jasad ABK Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano
Presiden Prabowo Subianto Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Desa Merah Putih
Pemerintah Siapkan Anggaran Rp3,8 Triliun Untuk Program Rekening Gratis Warga Usia 17 Tahun
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI Termasuk Enam Kodam Daerah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Lorong Bangkai KM Virgo Tertutup Hambat Evakuasi Penyelam

Senin, 28 September 2026 - 09:28 WIB

Program Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Masih Berlaku di Berbagai Daerah

Senin, 28 September 2026 - 08:36 WIB

Ramalan Zodiak Hari Ini: 4 Bintang Diprediksi Beruntung pada 28 September 2026

Senin, 28 September 2026 - 08:10 WIB

Miliarder Indonesia Akhir September 2026 versi Forbes

Berita Terbaru

PPPK tidak dapat menjabat PPK/PPSPM, tetapi bisa sebagai PPABP dan Staf Keuangan untuk tugas klerikal.(poto: AI).

Pemerintahan

Aturan Menkeu Tegaskan Posisi PPPK dalam Pengelolaan APBN

Senin, 5 Okt 2026 - 13:33 WIB

Asisten AI 'Edits Assistant' di Instagram Edits bantu kreator analisis performa konten Reels dan beri ide baru.(poto: AI).

Teknologi

Edits Assistant Instagram Resmi Hadir Bantu Evaluasi Reels

Senin, 5 Okt 2026 - 13:25 WIB

Fitur Virtual Try On di ChatGPT memudahkan pengguna mencoba pakaian secara virtual.(poto: AI).

Teknologi

OpenAI Luncurkan Fitur Coba Pakaian Virtual ChatGPT

Senin, 5 Okt 2026 - 13:19 WIB

Ilustrasi Whatsapp.(poto: unsplash).

Teknologi

Trik Mudah Memeriksa Kontak WhatsApp Paling Sering Dihubungi

Senin, 5 Okt 2026 - 13:09 WIB