Banjar Baru, jemarionline.com – Tim pemadam gabungan terus mempercepat penanganan karhutla Banjarbaru Kalsel di sejumlah titik rawan. Kawasan Guntung Damar di Kecamatan Landasan Ulin menjadi prioritas utama karena letaknya sangat berdekatan dengan Bandara Syamsudin Noor.
Polda Kalsel mengerahkan teknologi canggih berupa drone thermal untuk mempermudah pemantauan area terbakar. Alat canggih ini mampu mendeteksi sumber panas hingga mencapai suhu 400 derajat celsius di area yang luas.
Teknologi Drone Thermal Deteksi Titik Api Bawah Gambut
Penggunaan drone thermal terbukti sangat efektif menemukan titik api baru di lapangan. Petugas pemadam bisa langsung meluncur ke lokasi terdeteksi untuk menyemprotkan air secara presisi.
Kapolda Kalsel Irjen Rosyanto Yudha Hermawan menegaskan bahwa pemadaman api permukaan hampir rampung seluruhnya. Meski demikian, tim lapangan masih menghadapi kendala besar pada lapisan bawah tanah gambut.
Bara api yang tersembunyi di bawah permukaan gambut membutuhkan pasokan air dalam jumlah sangat besar. Petugas terus mengguyur area gambut agar api bawah tidak kembali menyala membesar.
Hembusan angin di lokasi kejadian cukup membantu proses pendinginan suhu lahan terbakar. Hawa panas yang biasa membumbung tinggi kini mulai berkurang seiring padamnya titik bara.
Fokus Pemadaman Lahan Gambut Sekitar Jalur Utama Bandara
Petugas gabungan kini memfokuskan penyiraman pada area pinggir jalan raya dekat kompleks bandara. Langkah antisipasi ini penting agar asap kebakaran tidak mengganggu jarak pandang pengguna jalan.
Teknologi thermal membantu petugas menghemat waktu pencarian sumber api tersembunyi di tengah gambut. Tim pemadam bergerak lebih cepat sebelum kobaran api merembet ke pemukiman warga sekitar.
Personel lapangan terus bersiaga menjaga stabilitas suhu tanah di kawasan strategis tersebut. Pengawasan ketat melalui udara tetap berjalan hingga seluruh area benar-benar aman dari potensi asap.
Penyiraman secara masif terus berlanjut demi memastikan bara api bawah tanah padam total. Langkah intensif ini menjaga kelancaran lalu lintas darat maupun aktivitas penerbangan di bandara utama Kalimantan Selatan.(ar)









