1.948 Personel Gabungan Siaga Amankan Demo Buruh di Depan DPR

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

1.948 Personel Gabungan Siaga Amankan Demo Buruh di Depan DPR ( ilustrasi Poto : ANTARA/HO-Humas Polri )

1.948 Personel Gabungan Siaga Amankan Demo Buruh di Depan DPR ( ilustrasi Poto : ANTARA/HO-Humas Polri )

Jakarta, jemarionline.com – Aparat kepolisian mengerahkan 1.948 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa buruh di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, pada Kamis (16/4/2026). Polisi menempatkan ribuan personel tersebut di sejumlah titik strategis untuk menjaga situasi tetap kondusif selama aksi berlangsung.

Petugas kepolisian bersama unsur TNI dan instansi terkait mengatur pengamanan secara ketat namun tetap mengedepankan pendekatan humanis. Mereka fokus menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar Jalan Gatot Soebroto dan kawasan Senayan yang menjadi lokasi utama konsentrasi massa.

Buruh Sampaikan Tiga Tuntutan Utama

Ribuan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan sejumlah organisasi pekerja lain mulai berkumpul sejak pagi hari. Massa aksi membawa berbagai spanduk dan poster yang berisi tuntutan kepada pemerintah dan DPR.

Baca Juga :  Kepri, Mesuji dan Sungai Penuh Raih Penghargaan Nasional, Prestasi Tekan Kemiskinan dan Stunting Jadi Sorotan

Para buruh menyuarakan tiga tuntutan utama dalam aksi tersebut. Mereka mendesak pemerintah menghapus sistem outsourcing yang dinilai merugikan pekerja, menolak kebijakan upah murah, dan mendorong pengesahan regulasi ketenagakerjaan yang lebih berpihak kepada pekerja.

Selama aksi berlangsung, orator dari masing-masing organisasi buruh secara bergantian menyampaikan aspirasi mereka di hadapan peserta aksi. Mereka juga mengajak seluruh massa tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan anarkis.

Pengamanan Fokus pada Pencegahan Gangguan Lalu Lintas

Pihak kepolisian mengatur rekayasa lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi aksi. Petugas lapangan mengalihkan sebagian arus kendaraan jika terjadi peningkatan volume lalu lintas di ruas jalan utama.

Baca Juga :  Baleg DPR Usul Pensiun Seumur Hidup Pejabat Dipangkas, Dialihkan ke Guru Honorer dan Nakes

Kapolres Metro Jakarta Pusat menegaskan bahwa aparat tidak membawa senjata api selama pengamanan berlangsung. Ia meminta seluruh personel bertindak profesional, sabar, dan mengutamakan dialog jika terjadi dinamika di lapangan.

Selain itu, petugas juga berkoordinasi dengan koordinator lapangan dari pihak buruh untuk memastikan aksi berjalan tertib. Polisi mengajak peserta aksi tetap menyampaikan pendapat sesuai aturan hukum yang berlaku agar kegiatan tidak mengganggu ketertiban umum.

Aksi Berlangsung Kondusif di Lapangan

Hingga siang hari, aparat melaporkan situasi aksi berlangsung relatif kondusif. Massa buruh tetap menyampaikan aspirasi mereka tanpa terjadi bentrokan maupun gangguan besar terhadap keamanan. Aparat terus bersiaga hingga aksi selesai untuk memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.***

Berita Terkait

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang
WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027
MK Batalkan Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Baru
Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT
Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik
KPK Tetapkan Staf Admin Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel
Hasil Survei Capres Terbaru: Dedi Mulyadi Salip Elektabilitas Prabowo Subianto
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:54 WIB

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Kamis, 3 September 2026 - 16:47 WIB

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:30 WIB

MK Batalkan Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Baru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik

Berita Terbaru

Salah satu pelajar yang diduga keracunan menu MBG saat dilarikan di IGD RSUD Nganjuk, Rabu (2/9/2026).Poto: kompas.com).

Nasional

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Jumat, 4 Sep 2026 - 08:54 WIB

Ilustrasi kekeringan.(poto: ist).

Nasional

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:47 WIB