Harga Bitcoin Anjlok, Investor Mulai Beralih ke Opsi Lindung Nilai

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.Foto: Shutterstock

Ilustrasi.Foto: Shutterstock

Jakarta, Jemarionline.comHarga Bitcoin telah turun sekitar 52 persen dari level tertinggi tahun lalu. Selain itu, Bitcoin terus gagal mempertahankan posisi di atas US$60.000 sepanjang tahun 2026.

Kondisi tersebut menunjukkan tekanan jual masih mendominasi pasar. Karena itu, banyak investor memilih menunggu arah pergerakan berikutnya sebelum menambah kepemilikan aset kripto.

Investor Ramai Membeli Opsi Put

Data perdagangan menunjukkan aktivitas transaksi pada ETF iShares Bitcoin Trust (IBIT) meningkat tajam. Investor lebih banyak membeli opsi put, yaitu kontrak yang memberikan keuntungan ketika harga aset terus turun.

Dalam satu hari perdagangan, investor membeli sekitar 275.000 kontrak opsi put. Sebaliknya, mereka hanya membeli kurang dari 129.000 kontrak opsi call. Perbedaan tersebut menunjukkan mayoritas pelaku pasar masih mengantisipasi pelemahan harga Bitcoin.

Premi Opsi Tunjukkan Sentimen Bearish

SpotGamma mencatat nilai premi opsi ETF IBIT mencapai sekitar US$187 juta. Dari jumlah tersebut, investor mengalokasikan sekitar US$144 juta untuk transaksi opsi put.

Baca Juga :  Saham Indonesia Terguncang, MSCI Bekukan Perubahan Indeks: IHSG Turun Tajam

Selain itu, aktivitas perdagangan juga menunjukkan dominasi sentimen bearish. Dari 20 kontrak yang paling aktif, investor memilih 19 kontrak opsi put.

Data tersebut menunjukkan pelaku pasar lebih memilih melindungi portofolio daripada mengambil posisi optimistis terhadap Bitcoin.

Peluang Penurunan Masih Besar

Harga opsi yang berakhir pada 31 Juli 2026 menunjukkan peluang sekitar 48 persen bahwa ETF IBIT akan turun di bawah US$30,5 atau sekitar 10 persen dari posisi saat ini.

Meski demikian, pasar juga memperkirakan peluang kenaikan sekitar 55 persen apabila kondisi membaik. Karena itu, analis memperkirakan volatilitas Bitcoin masih akan tetap tinggi dalam beberapa pekan mendatang.

Baca Juga :  Duit di Rekening Ludes Seketika, Waspadai Modus Baru Maling M-Banking

Saham AI Tarik Minat Investor

CEO Two Prime, Alexander Blume, menilai investor kini lebih tertarik pada saham berbasis kecerdasan buatan (AI). Akibatnya, Bitcoin kesulitan menarik arus modal baru meskipun masih berstatus sebagai aset kripto terbesar di dunia.

Menurutnya, ketidakpastian yang menyelimuti Strategy (MicroStrategy) juga memengaruhi psikologi pasar. Kondisi tersebut mengingatkan investor pada berbagai gejolak besar yang pernah terjadi di industri kripto.

Investor Perlu Mengelola Risiko

Analis mengingatkan investor agar tetap berhati-hati karena pasar kripto masih bergerak sangat fluktuatif.

Selain memantau analisis teknikal, investor juga perlu mencermati kebijakan suku bunga, arus dana ETF, perkembangan ekonomi global, dan sentimen pasar sebelum mengambil keputusan investasi.

Dengan strategi tersebut, investor dapat mengurangi risiko ketika harga Bitcoin bergerak naik maupun turun secara tajam.

Berita Terkait

Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Rp2,55 Juta
10 Saham Melemah Tajam, Investor Diminta Waspadai Risikonya
Harga Emas Stagnan Meski Timur Tengah Memanas, Ini Penyebabnya
Harga Bitcoin Tembus Rp1,17 Miliar, Minat Investor Kembali Menguat
IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Kembali ke Level 6.100
Harga Emas di Titik Kritis, Analis Waspadai Koreksi ke US$3.000
IHSG Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi 4 Saham Hari Ini
IHSG Banjir Kabar Baik, Optimisme Investor Kian Menguat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Rp2,55 Juta

Senin, 27 Juli 2026 - 09:00 WIB

10 Saham Melemah Tajam, Investor Diminta Waspadai Risikonya

Senin, 27 Juli 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas Stagnan Meski Timur Tengah Memanas, Ini Penyebabnya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:00 WIB

Harga Bitcoin Tembus Rp1,17 Miliar, Minat Investor Kembali Menguat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Kembali ke Level 6.100

Berita Terbaru

Salah satu pelajar yang diduga keracunan menu MBG saat dilarikan di IGD RSUD Nganjuk, Rabu (2/9/2026).Poto: kompas.com).

Nasional

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Jumat, 4 Sep 2026 - 08:54 WIB

Ilustrasi kekeringan.(poto: ist).

Nasional

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:47 WIB