Jemarionline.com – Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan, Sari Yuliati, turun langsung ke Desa Batujai, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia menyerahkan bantuan sanitasi kepada warga sebagai bagian dari program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas).
Program ini menyasar beberapa desa, seperti Batujai, Ungga, dan Tanak Awu. Pemerintah menargetkan peningkatan kualitas sanitasi agar warga bisa hidup lebih sehat dan nyaman.
Sari menegaskan bahwa sanitasi bukan sekadar urusan kebersihan. Ia melihat sanitasi sebagai fondasi penting bagi kesehatan masyarakat dan masa depan generasi.
“Sanitasi bukan hanya soal kebersihan, tetapi menyangkut kesehatan dan masa depan generasi kita,” ujar Sari.
Masalah Sanitasi Masih Jadi Tantangan
Banyak daerah di Indonesia masih menghadapi persoalan sanitasi. Sebagian warga belum memiliki fasilitas yang layak. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit berbasis lingkungan.
Di beberapa wilayah, warga masih menggunakan fasilitas seadanya. Kebiasaan hidup bersih juga belum merata. Situasi ini mendorong pemerintah mempercepat pembangunan sanitasi.
Sari menilai pemerintah harus bergerak cepat. Ia menegaskan bahwa sanitasi memegang peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
APBN Harus Berdampak Nyata
Pemerintah membiayai program ini melalui APBN. Negara ingin memastikan anggaran benar-benar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Sari mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh berhenti pada fisik saja. Ia meminta warga memanfaatkan dan merawat fasilitas yang sudah ada.
“Kita harus memastikan fasilitas ini benar-benar digunakan dan dirawat dengan baik,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan tanggung jawab bersama. Menurutnya, keberhasilan program bergantung pada penggunaan yang tepat di lapangan.
Peran Warga Jadi Penentu
Program sanitasi tidak akan berhasil tanpa keterlibatan masyarakat. Warga harus ikut menjaga fasilitas agar tetap berfungsi dengan baik.
Pemerintah daerah dan kelompok masyarakat perlu aktif memberikan edukasi. Mereka harus mendorong pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Sari mengajak warga untuk mengambil peran aktif. Ia percaya perubahan perilaku bisa memperkuat dampak program ini.
Dampak Langsung untuk Kesehatan
Sanitasi yang baik menurunkan risiko penyakit. Lingkungan yang bersih membantu warga menjaga kesehatan keluarga.
Warga yang sehat bisa bekerja lebih produktif. Mereka juga bisa meningkatkan penghasilan dan kualitas hidup.
Anak-anak mendapat manfaat besar dari kondisi ini. Mereka bisa tumbuh lebih sehat dan fokus belajar tanpa gangguan kesehatan.
Investasi Jangka Panjang
Pemerintah melihat sanitasi sebagai investasi jangka panjang. Program ini membantu menekan biaya kesehatan masyarakat.
Lingkungan yang bersih juga menciptakan suasana hidup yang lebih nyaman. Warga bisa menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa gangguan.
Sari menilai program ini harus terus berlanjut. Ia ingin lebih banyak daerah mendapatkan akses sanitasi yang layak.
Harapan untuk Masa Depan
Pemerintah terus mendorong pemerataan akses sanitasi di seluruh Indonesia. Program seperti ini menjadi langkah penting dalam pembangunan nasional.
Sari berharap masyarakat menjaga fasilitas yang sudah ada. Ia juga mendorong semua pihak bekerja sama agar program berjalan optimal.
“Keberhasilan program ini bergantung pada kerja sama semua pihak,” ujarnya.









