Rekrutmen 35.476 KDKMP & KNMP 2026 Dibuka, Apakah Layak Daftar? Ini Penjelasannya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Alur seleksi SDM Kopdes dan KNMP 2026 resmi dibuka. Simak jadwal, syarat, dan cara daftar 35.476 formasi sebelum 24 April. (Sumber: phtc.panselnas.go.id)

Alur seleksi SDM Kopdes dan KNMP 2026 resmi dibuka. Simak jadwal, syarat, dan cara daftar 35.476 formasi sebelum 24 April. (Sumber: phtc.panselnas.go.id)

Jemarionline.com – Pemerintah meluncurkan program rekrutmen SDM pada tahun 2026 melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Program ini langsung menarik perhatian karena pemerintah menyediakan 35.476 formasi yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Selain itu, banyak pencari kerja mulai melirik program ini karena pemerintah mendorong penguatan ekonomi desa dan sektor pesisir melalui skema tenaga kerja baru.

Rincian Formasi KDKMP dan KNMP

Pemerintah membagi total formasi ke dalam dua sektor utama agar lebih terarah.

KDKMP menyediakan sekitar 30.000 posisi yang fokus pada pengelolaan koperasi desa dan kelurahan. Tenaga kerja di sektor ini mengelola sistem ekonomi lokal agar berjalan lebih efisien dan modern.

Sementara itu, KNMP menyediakan sekitar 5.476 posisi yang fokus pada sektor perikanan dan kelautan. Tenaga kerja di sektor ini mengurus produksi, administrasi, hingga pengawasan hasil laut.

Dengan pembagian ini, pemerintah memperkuat dua sektor sekaligus, yaitu ekonomi desa dan wilayah pesisir.


Jadwal Pendaftaran

Pemerintah membuka pendaftaran secara online mulai 15 April hingga 24 April 2026.

Setelah masa pendaftaran selesai, sistem langsung memproses data pelamar untuk masuk ke tahap seleksi berikutnya.

Baca Juga :  Gaji 13 PNS 2026 Dipangkas Jadi 25%, Ini Penjelasan Menkeu

Syarat Pendaftaran

Pelamar menyiapkan beberapa dokumen penting sebelum mendaftar.

Pelamar membawa KTP elektronik, ijazah, transkrip nilai, dan pas foto terbaru. Selain itu, pelamar juga menyiapkan surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan resmi.

Pelamar menambahkan surat pernyataan bermaterai sebagai bukti kesediaan mengikuti seluruh proses seleksi.

Sementara itu, pelamar KNMP juga melampirkan sertifikat kompetensi kelautan dan perikanan yang sudah terdaftar di lembaga resmi.

Hal Penting yang Harus Dipahami

Banyak orang melihat program ini sebagai peluang kerja besar. Namun, pelamar perlu memahami sistem kerja sebelum mendaftar.

Program ini menggunakan skema PKWT atau kontrak kerja, bukan pegawai tetap.

Artinya:

  • Pelamar bekerja dalam periode tertentu
  • Panitia melakukan evaluasi secara berkala
  • Status kerja tidak sama dengan ASN atau pegawai tetap

Informasi ini penting agar pelamar tidak salah memahami ekspektasi sejak awal.

Apakah Program Ini Layak Diikuti? (Pendapat)

Menurut saya, program ini cukup menarik, terutama bagi pencari kerja yang baru lulus atau belum memiliki pengalaman kerja.

Kesempatan untuk masuk ke proyek pemerintah berskala besar seperti ini bisa menjadi nilai tambah di CV, terutama karena sistemnya melibatkan sektor koperasi dan kelautan yang sedang berkembang.

Baca Juga :  Diplomasi Prabowo di AS: Tarif Perdagangan Turun, Kerja Sama Energi dan Freeport Menguat

Namun, pelamar juga perlu realistis. Karena sistem kerja berbasis kontrak, program ini lebih cocok sebagai batu loncatan karier, bukan pekerjaan jangka panjang.

Kalau seseorang mencari stabilitas seperti ASN atau pegawai tetap, maka program ini perlu dipertimbangkan lebih matang.

Waspada Informasi Palsu

Pemerintah menegaskan bahwa pendaftaran tidak memungut biaya.

Sistem hanya menerima pendaftaran melalui portal resmi.

Selain itu, tidak ada pihak yang bisa menjamin kelulusan peserta.

Jika ada pihak yang meminta uang atau menjanjikan kelulusan, pelamar harus mengabaikannya karena itu termasuk penipuan.

Kesimpulan

Program rekrutmen SDM KDKMP dan KNMP 2026 membuka 35.476 formasi di seluruh Indonesia.

Program ini tidak hanya membuka peluang kerja, tetapi juga memperkuat ekonomi desa dan sektor kelautan.

Oleh karena itu, pelamar perlu memahami syarat, alur seleksi, dan status kerja sebelum mendaftar.

Kesimpulannya, program ini bagus untuk pengalaman kerja dan pengembangan karier awal, tetapi tetap perlu disesuaikan dengan tujuan jangka panjang masing-masing pelamar.

Berita Terkait

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang
WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027
MK Batalkan Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Baru
Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT
Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik
KPK Tetapkan Staf Admin Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel
Hasil Survei Capres Terbaru: Dedi Mulyadi Salip Elektabilitas Prabowo Subianto
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:54 WIB

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Kamis, 3 September 2026 - 16:47 WIB

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:30 WIB

MK Batalkan Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Baru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik

Berita Terbaru

Salah satu pelajar yang diduga keracunan menu MBG saat dilarikan di IGD RSUD Nganjuk, Rabu (2/9/2026).Poto: kompas.com).

Nasional

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Jumat, 4 Sep 2026 - 08:54 WIB

Ilustrasi kekeringan.(poto: ist).

Nasional

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:47 WIB