Satgas PRR Kejar Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Idulfitri

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kemendagri

Foto: Kemendagri

Jemarionline – Pemerintah menargetkan tidak ada lagi warga yang tinggal di tenda pengungsian sebelum Idulfitri 2026. Target ini dikejar oleh Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) yang menangani dampak bencana di wilayah Sumatera.

Ketua Satgas PRR, Muhammad Tito Karnavian, mengatakan pemerintah sedang mempercepat proses pemindahan pengungsi. Warga yang sebelumnya tinggal di tenda akan dipindahkan ke hunian sementara atau menerima bantuan untuk memperbaiki rumah mereka.

Langkah ini dilakukan agar para penyintas bencana dapat merayakan Idulfitri dengan tempat tinggal yang lebih layak. Pemerintah juga ingin memastikan kondisi pengungsian tidak lagi menggunakan tenda darurat.

Baca Juga :  Peningkatan Program Energi Terbarukan Dorong Ketahanan Energi Nasional

Fokus percepatan relokasi dilakukan di beberapa daerah terdampak, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di wilayah tersebut, pemerintah mempercepat pembangunan hunian sementara bagi warga yang rumahnya rusak akibat bencana.

Jumlah pengungsi di tenda saat ini juga terus berkurang. Pemerintah mencatat sebelumnya ada lebih dari 11 ribu orang yang tinggal di pengungsian. Kini jumlahnya menurun menjadi sekitar enam ribu orang.

Baca Juga :  1.000 Kopdes Merah Putih Rampung Dibangun, Perkuat Ekonomi Desa dan Usaha Lokal

Selain menyiapkan hunian sementara, pemerintah juga tetap menyalurkan bantuan logistik kepada para pengungsi. Bantuan tersebut mencakup kebutuhan makanan serta dukungan selama masa pemulihan.

Melalui berbagai langkah ini, pemerintah berharap seluruh pengungsi bisa segera mendapatkan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman. Dengan begitu, masyarakat terdampak bencana dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.

Berita Terkait

DTSEN Resmi Gantikan DTKS, Sistem Baru Penentu Penerima Bansos 2026
Kemenkeu Apresiasi Sitaan Rp58 Miliar Kasus Judi Online oleh Bareskrim
Eks Kadisdik Jambi Bantah Terima Koper Rp1 Miliar dalam Sidang Korupsi DAK SMK
Tak Seperti ASN, THR Karyawan Swasta Kena Pajak, Ini Rinciannya
BMKG: Indonesia Berpotensi Panas “Mendidih”, El Nino Mengintai
Wajib Pajak Bingung Upload Laporan Keuangan Unaudited di Coretax, Ini Penjelasan Kring Pajak
PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Dirilis, Skema Gaji dan Tunjangan Berubah
Percepatan Penghapusan PPPK Paruh Waktu 2026? Ini Penjelasan MenPAN-RB
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 07:00 WIB

DTSEN Resmi Gantikan DTKS, Sistem Baru Penentu Penerima Bansos 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:00 WIB

Kemenkeu Apresiasi Sitaan Rp58 Miliar Kasus Judi Online oleh Bareskrim

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:00 WIB

Satgas PRR Kejar Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Idulfitri

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:00 WIB

Eks Kadisdik Jambi Bantah Terima Koper Rp1 Miliar dalam Sidang Korupsi DAK SMK

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:00 WIB

Tak Seperti ASN, THR Karyawan Swasta Kena Pajak, Ini Rinciannya

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam forum kenegaraan yang menyinggung arah kebijakan dan posisi Indonesia dalam dinamika geopolitik dunia.

Internasional

Prabowo dan Ideologi Realisme dalam Politik Global

Jumat, 6 Mar 2026 - 23:59 WIB

Ilustrasi campak (Foto: Getty Images/anilakkus)

Kesehatan

Kemenkes Soroti Selebgram Keluyuran Saat Sakit Campak

Jumat, 6 Mar 2026 - 21:00 WIB