Presiden Prabowo, Jika Perang Dunia Ke-III Ini Yang Akan Terjadi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo: Indonesia Tetap Terdampak Jika Perang Dunia Ketiga Terjadi

Prabowo: Indonesia Tetap Terdampak Jika Perang Dunia Ketiga Terjadi

Jemarionline,Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengingatkan bahwa Indonesia tetap akan terdampak jika Perang Dunia Ketiga benar-benar terjadi, meski tidak terlibat langsung dalam konflik tersebut. Salah satu dampak terbesarnya adalah fenomena nuclear winter yang berpotensi menutup sinar matahari selama puluhan tahun.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pusat dan Daerah, Senin (2/2/2026), berdasarkan paparan para ahli yang membahas dampak global perang nuklir.

“Kita yang tidak terlibat saja pasti kena. Kita akan terkena partikel-partikel radioaktif. Mungkin ikan-ikan kita nanti akan terkontaminasi semua,” ujar Prabowo.

Baca Juga :  ODGJ Mengamuk,Seorang Anggota Satpol PP Tewas

Menurutnya, debu akibat ledakan nuklir dapat menyelimuti atmosfer dan menghalangi cahaya matahari dalam jangka panjang. Para ahli bahkan memperkirakan kondisi tersebut bisa berlangsung puluhan tahun.

“Akan terjadi nuclear winter. Debunya menutup matahari bukan satu atau dua tahun, tapi puluhan tahun. Ini yang sedang dibicarakan di dunia,” jelasnya.

Dalam konteks itu, Prabowo menegaskan pentingnya Indonesia tetap menjalankan politik luar negeri bebas aktif dan tidak berpihak pada blok atau pakta militer mana pun.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Aturan AI, Media Massa Diminta Tetap Utamakan Peran Jurnalis

“Saya menjalankan politik luar negeri sesuai warisan para pendiri bangsa: bebas aktif, non-align, non-blok. Kita tidak akan ikut pakta militer mana pun,” tegasnya.

Namun demikian, Prabowo juga mengingatkan bahwa sikap non-blok memiliki konsekuensi tersendiri, terutama dalam hal pertahanan negara.

“Kalau kita sungguh-sungguh non-blok dan bersahabat dengan semua, berarti kita harus kuat sendiri. Kalau kita diserang, percaya sama saya, tidak akan ada yang membantu kita,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

BPK Proses Etik ASN BPK Terlibat Suap Muara Enim, Siap Buka Data ke KPK
Zulhas Sebut Jumlah SPPG Membengkak, Negara Berpotensi Boros Rp 1 Triliun Per Bulan
Pendaftaran CPNS 2026 Belum Dibuka, Waspadai Link dan Poster Palsu
DPR Sahkan RUU Polri, Perkuat Transformasi dan Tata Kelola Kepolisian
Minyakita Tak Lagi Jadi Bantuan Pangan, Kini Fokus ke Pasar Rakyat
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Janji Perjuangkan Aspirasi Buruh dari Dalam
Nanik S Deyang Hadiri Istana Jelang Pelantikan Kepala BGN Baru
Kapolri Buka Peluang Sipil Isi Jabatan Polri Nonoperasional
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:00 WIB

BPK Proses Etik ASN BPK Terlibat Suap Muara Enim, Siap Buka Data ke KPK

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:00 WIB

Zulhas Sebut Jumlah SPPG Membengkak, Negara Berpotensi Boros Rp 1 Triliun Per Bulan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:00 WIB

Pendaftaran CPNS 2026 Belum Dibuka, Waspadai Link dan Poster Palsu

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:00 WIB

DPR Sahkan RUU Polri, Perkuat Transformasi dan Tata Kelola Kepolisian

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:00 WIB

Minyakita Tak Lagi Jadi Bantuan Pangan, Kini Fokus ke Pasar Rakyat

Berita Terbaru