Normalisasi Sungai Sepanjang 11 Kilometer Di Kota Sungai Penuh Berlanjut Tahun 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

dok.Diskominfosta Kota Sungai Penuh

dok.Diskominfosta Kota Sungai Penuh

Jemarionline.com,Sungai Penuh – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, menyampaikan bahwa normalisasi sungai di wilayah Kota Sungai Penuh telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani sawah. Normalisasi yang dilakukan di Sungai Batang Merao, Sungai Batang Bungkal, dan Sungai Air Sempit kini telah mencapai lebih dari 19 kilometer.Ini disampaikan langsung oleh Beliau saat melakukan kunjungan kerja ke Balai Wilayah Sungai VI Jambi dan Balai Wilayah Bina Marga Jambi bersama jajaran Dinas PUPR kota Sungai Penuh,Kamis 5/2/2026.

Dengan kondisi sungai yang lebih tertata, air tidak lagi mudah meluap ke area persawahan saat musim hujan. Akibatnya, sawah-sawah yang sebelumnya sering terendam banjir kini mulai aman untuk ditanami kembali.

Baca Juga :  Harga Gas LPG 3 Kg di Kerinci dan Sungai Penuh Melambung, Warga Minta Pemerintah Bertindak

“Sekarang banjir sudah jauh berkurang. Sawah yang dulu lama tidak bisa digarap, sekarang mulai dikerjakan lagi oleh petani,” ujar Alfin.

Para petani merasakan langsung dampak dari program ini. Lahan yang sempat terbengkalai selama bertahun-tahun kini kembali produktif. Selain mengurangi kerugian akibat gagal panen, normalisasi sungai juga memberi kepastian bagi petani untuk menanam padi secara rutin.

Baca Juga :  Harga LPG 3 Kg di Kerinci dan Sungai Penuh Melambung, Warga Mengeluh

Pemerintah Kota Sungai Penuh menyampaikan bahwa program normalisasi sungai akan kembali dilanjutkan pada tahun 2026 dengan target tambahan sekitar 11 kilometer. Diharapkan, langkah ini semakin melindungi lahan persawahan dan meningkatkan hasil panen petani di Kota Sungai Penuh.

Dengan berkurangnya banjir dan membaiknya sistem aliran sungai, para petani kini memiliki harapan baru untuk meningkatkan produksi padi serta kesejahteraan keluarga mereka.

Berita Terkait

Konflik Stockpile Batubara PT SAS: Warga BPR Tuntut Pemberhentian Total Aktivitas Perusahaan
Kanwil Kemenkum dan BRIDA Jambi Resmi Jalin Kerja Sama Pelindungan Kekayaan Intelektual
Wagub Jambi Minta Desa Talang Duku Perkuat Peran Adat dan Benteng Generasi Muda
Sungai Penuh Raih Prestasi Pendidikan, Dapat Rp1,5 Miliar
Pendapatan Sungai Penuh Naik Rp5 Miliar, Ini Rinciannya
DPRD Sungai Penuh Bahas KUA-PPAS APBD 2027 dalam Rapat Kerja
Pejabat Ditjen PAS Jambi Ditangkap, Polisi Sita 536 Butir Ekstasi
Tingkatkan Layanan Literasi, Guru MTsN 1 Tebo Ikuti Bimtek Perpustakaan
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:47 WIB

Konflik Stockpile Batubara PT SAS: Warga BPR Tuntut Pemberhentian Total Aktivitas Perusahaan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Kanwil Kemenkum dan BRIDA Jambi Resmi Jalin Kerja Sama Pelindungan Kekayaan Intelektual

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:37 WIB

Wagub Jambi Minta Desa Talang Duku Perkuat Peran Adat dan Benteng Generasi Muda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Sungai Penuh Raih Prestasi Pendidikan, Dapat Rp1,5 Miliar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Pendapatan Sungai Penuh Naik Rp5 Miliar, Ini Rinciannya

Berita Terbaru