Beasiswa LPDP 2026: Kuota 5.750 Penerima dan Perkiraan Alur Pendaftaran

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beasiswa LPDP 2026: Kuota 5.750 Penerima dan Perkiraan Alur Pendaftaran (Poto : Edunews.id)

Beasiswa LPDP 2026: Kuota 5.750 Penerima dan Perkiraan Alur Pendaftaran (Poto : Edunews.id)

Jemarionline – Jakarta,Pemerintah kembali menyiapkan program pendanaan pendidikan melalui Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahun 2026. Program ini ditujukan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan studi pada jenjang sarjana, magister, hingga doktor, termasuk pendidikan dokter spesialis.

Meski hingga kini pengumuman resmi pembukaan pendaftaran LPDP 2026 belum dirilis, pemerintah telah memastikan jumlah kuota beasiswa yang akan disalurkan. Untuk tahun anggaran 2026, negara menyiapkan 5.750 beasiswa LPDP sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia nasional.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan bahwa alokasi beasiswa tersebut mencakup berbagai jenjang pendidikan. Pemerintah menyediakan 1.000 kuota Beasiswa Garuda untuk jenjang sarjana (S1), 4.000 kuota untuk program magister dan doktoral (S2 dan S3), serta 750 kuota khusus bagi pendidikan dokter spesialis.

Pendaftaran Diperkirakan Dilakukan Secara Daring

Mengacu pada pelaksanaan LPDP tahun sebelumnya, proses pendaftaran beasiswa diperkirakan tetap dilakukan secara online melalui laman resmi LPDP. Calon peserta diwajibkan membuat akun pribadi, mengisi formulir aplikasi, serta mengunggah dokumen persyaratan sesuai jalur beasiswa yang dipilih.

Baca Juga :  Wacana Sekolah Daring April 2026 Batal, Pemerintah Pilih Tatap Muka

Setelah seluruh data diinput dan berkas diunggah, pelamar harus melakukan pengajuan akhir (submit). Sistem LPDP kemudian akan mengeluarkan kode registrasi sebagai tanda bahwa pendaftaran telah tercatat dan siap mengikuti tahap seleksi administrasi.

Cakupan Pembiayaan Beasiswa LPDP

Program Beasiswa LPDP dirancang untuk menanggung kebutuhan studi jenjang S2 dan S3, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Pembiayaan tidak hanya mencakup biaya pendidikan utama, tetapi juga sejumlah komponen pendukung.

Dana pendidikan meliputi biaya pendaftaran kampus, uang kuliah atau tuition fee, bantuan buku, pembiayaan penelitian tesis atau disertasi, keikutsertaan seminar internasional, serta publikasi pada jurnal ilmiah bereputasi.

Selain itu, LPDP juga menyediakan dana pendukung berupa biaya transportasi, pengurusan visa, asuransi kesehatan, dana kedatangan, dan biaya hidup bulanan. Bagi penerima beasiswa doktoral, tersedia pula tunjangan keluarga serta dana darurat selama masa studi apabila diperlukan.

Baca Juga :  FIK UNP Tembus Panggung Eropa melalui Program Erasmus+

Tahapan Seleksi LPDP

Secara umum, proses seleksi Beasiswa LPDP terdiri dari tiga tahap utama. Tahap pertama adalah seleksi administrasi, dilanjutkan dengan seleksi bakat skolastik, dan diakhiri dengan seleksi substansi. Peserta wajib mengikuti seluruh tahapan sesuai jadwal yang akan ditetapkan LPDP.

Gambaran Alur Pendaftaran LPDP 2026

Berdasarkan skema pelaksanaan tahun sebelumnya, alur pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 diperkirakan sebagai berikut:

  1. Mengakses laman resmi LPDP di beasiswalpdp.kemenkeu.go.id
  2. Membuat akun dan melengkapi data pribadi

  3. Memilih jenjang studi, program, dan jenis beasiswa

  4. Mengunggah dokumen persyaratan sesuai ketentuan

  5. Memeriksa kembali kelengkapan dan keakuratan data

  6. Mengajukan aplikasi hingga memperoleh kode registrasi

  7. Memantau hasil seleksi administrasi melalui akun LPDP

  8. Mengikuti seleksi bakat skolastik dan seleksi substansi

Dengan dukungan pembiayaan pendidikan ini, pemerintah berharap semakin banyak talenta Indonesia yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi dan berkontribusi bagi pembangunan nasional.

Berita Terkait

Cek Sekarang! Ini Syarat Jadi Penerima Kartu Guru Sejahtera
Kartu Guru Sejahtera Bukan untuk PNS dan PPPK, Ini Jumlah Penerimanya
Kemendikdasmen Rilis Aturan SPMB SMK 2026/2027, Ini Ketentuannya
Guru PPPK Curhat di Senayan, Gaji Ideal Rp40 Juta
Seleksi SMA Pradita 2026, Wawancara Orang Tua Jadi Tahapan Penting
UPN Veteran Jakarta Masuk Daftar Prodi Terketat SNBP 2026
SMA dan SMK di Bojonegoro Terapkan Aturan : Siswa Wajib Kumpulkan HP
Kemendikdasmen Terapkan WFH Setiap Jumat, Guru Wajib Mengajar di Sekolah
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 17:00 WIB

Cek Sekarang! Ini Syarat Jadi Penerima Kartu Guru Sejahtera

Minggu, 12 April 2026 - 16:00 WIB

Kartu Guru Sejahtera Bukan untuk PNS dan PPPK, Ini Jumlah Penerimanya

Sabtu, 11 April 2026 - 04:00 WIB

Kemendikdasmen Rilis Aturan SPMB SMK 2026/2027, Ini Ketentuannya

Jumat, 10 April 2026 - 22:30 WIB

Guru PPPK Curhat di Senayan, Gaji Ideal Rp40 Juta

Rabu, 8 April 2026 - 03:00 WIB

Seleksi SMA Pradita 2026, Wawancara Orang Tua Jadi Tahapan Penting

Berita Terbaru

Ancaman AI Mengintai 2 Miliar Pengguna Gmail (AI)

Teknologi

Ancaman AI Mengintai 2 Miliar Pengguna Gmail

Senin, 13 Apr 2026 - 18:00 WIB

Pasar Saham Indonesia Bangkit, IHSG Kembali Menguat (dok.INVESTOR.ID)

Ekonomi

Pasar Saham Indonesia Bangkit, IHSG Kembali Menguat

Senin, 13 Apr 2026 - 17:00 WIB

AMSI Ungkap Ancaman Baru: AI Crawler Tekan Industri Media (AI)

Teknologi

AMSI Ungkap Ancaman Baru: AI Crawler Tekan Industri Media

Senin, 13 Apr 2026 - 15:00 WIB