AMSI Ungkap Ancaman Baru: AI Crawler Tekan Industri Media

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

AMSI Ungkap Ancaman Baru: AI Crawler Tekan Industri Media (AI)

AMSI Ungkap Ancaman Baru: AI Crawler Tekan Industri Media (AI)

Jemarionline.com, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) mengungkap adanya tekanan baru terhadap industri media akibat maraknya penggunaan kecerdasan buatan (AI), khususnya melalui aktivitas crawler atau bot.Ketua AMSI Wahyu Dhyatmika menyebutkan dalam setahun terakhir media menghadapi fenomena yang disebut sebagai double squeeze atau tekanan ganda.

Trafik Turun, Bot Meningkat

Salah satu dampak paling terasa adalah penurunan drastis jumlah pembaca. Banyak media kehilangan hampir setengah dari total page views sepanjang 2025.Di sisi lain, justru terjadi lonjakan trafik dari bot AI yang mengakses situs media untuk mengambil konten. Bot ini sering kali menyamar sebagai pengguna biasa, sehingga tetap membebani server dan meningkatkan biaya operasional.

Baca Juga :  Inovasi Kesehatan 2026: Teknologi Terbaru untuk Perawatan Jantung

Akibatnya, media harus menanggung biaya lebih besar, sementara pendapatan justru menurun.

Konten Diambil Tanpa Kompensasi

Masalah lain yang disoroti adalah praktik pengambilan konten jurnalistik oleh AI tanpa izin atau kerja sama resmi.Crawler AI digunakan untuk merekam dan melatih model AI menggunakan konten berita, namun tidak memberikan kompensasi kepada media sebagai pemilik konten.

Hal ini dinilai tidak adil karena media tetap harus membayar biaya produksi berita, mulai dari jurnalis hingga infrastruktur.

Fenomena “Zero Click” Perparah Situasi

Selain crawler, muncul juga fenomena zero click, di mana pengguna tidak lagi mengunjungi situs berita karena informasi sudah diringkas langsung oleh AI di mesin pencari.Dampaknya, trafik organik media turun signifikan, bahkan bisa mencapai lebih dari 50 persen.

Baca Juga :  Ancaman AI Mengintai 2 Miliar Pengguna Gmail

Penurunan ini berimbas langsung pada pendapatan iklan yang selama ini menjadi sumber utama bisnis media.

Perlu Regulasi dan Model Bisnis Baru

AMSI menilai kondisi ini tidak bisa dibiarkan. Diperlukan regulasi yang melindungi konten jurnalistik, termasuk kemungkinan revisi aturan hak cipta dan penguatan hak penerbit (publisher rights).

Selain itu, media juga didorong untuk:

  • Beralih ke model bisnis berbasis pembaca
  • Memanfaatkan AI secara strategis
  • Mengembangkan produk jurnalistik bernilai data

Berita Terkait

Huawei MatePad Mini Segera Meluncur di Indonesia, Usung Desain Super Tipis dan Ringan
Cara Update iOS 27 Beta di iPhone, Simak Langkah-Langkahnya Sebelum Mencoba
Xbox Hadapi PHK Massal Juli 2026, CEO Akui Pendapatan dan Laba Terus Menurun
Force Quit Windows 11, Cara Menutup Paksa Aplikasi Frozen Tanpa Restart
Google AI Musik Terlindungi dari Gugatan Penggunaan Lagu YouTube untuk AI
itel A200 Resmi Meluncur, HP Rp 1 Jutaan dengan Bodi Tangguh Standar Militer dan Layar 120Hz
WhatsApp Dual Account di iPhone Resmi Hadir di Indonesia, Kini Bisa Pakai Dua Nomor dalam Satu Aplikasi
Video Malam Estetik: Cara Membuat Hasil Sinematik dengan Samsung Galaxy A37 5G
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:00 WIB

Huawei MatePad Mini Segera Meluncur di Indonesia, Usung Desain Super Tipis dan Ringan

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:00 WIB

Cara Update iOS 27 Beta di iPhone, Simak Langkah-Langkahnya Sebelum Mencoba

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:00 WIB

Xbox Hadapi PHK Massal Juli 2026, CEO Akui Pendapatan dan Laba Terus Menurun

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:00 WIB

Force Quit Windows 11, Cara Menutup Paksa Aplikasi Frozen Tanpa Restart

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:00 WIB

Google AI Musik Terlindungi dari Gugatan Penggunaan Lagu YouTube untuk AI

Berita Terbaru