Ancaman AI Mengintai 2 Miliar Pengguna Gmail

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ancaman AI Mengintai 2 Miliar Pengguna Gmail (AI)

Ancaman AI Mengintai 2 Miliar Pengguna Gmail (AI)

Jemarionline.com, Layanan email milik Google yaitu Gmail kini menghadapi ancaman serius akibat perkembangan kecerdasan buatan (AI). Diperkirakan sekitar 2 miliar pengguna Gmail berpotensi menjadi target serangan siber yang semakin canggih.Teknologi AI memungkinkan pelaku kejahatan siber menciptakan metode serangan yang jauh lebih meyakinkan. Salah satu yang paling berbahaya adalah phishing berbasis AI, di mana email palsu dibuat sangat mirip dengan pesan resmi sehingga sulit dibedakan oleh pengguna.

Ada kabar AI dimanfaatkan untuk membuat deepfake baik suara maupun video yang dapat digunakan untuk menipu korban agar memberikan data sensitif seperti password atau kode verifikasi.

Baca Juga :  Jangan Buka File WhatsApp Ini, Peretas Bisa Kendalikan Perangkat

Modus Penipuan Semakin Canggih

Dalam beberapa kasus, penyerang bahkan menyamar sebagai pihak resmi Google. Mereka mengirim email atau melakukan panggilan yang terlihat sah, sehingga korban percaya dan tanpa sadar menyerahkan akses akun.

Teknik ini jauh lebih berbahaya dibanding phishing biasa karena ada dukungan kemampuan AI dalam meniru gaya komunikasi manusia secara realistis.

Google Tingkatkan Sistem Keamanan

Google mengklaim telah memblokir sebagian besar serangan berbahaya dengan sistem keamanan berbasis AI. Teknologi ini mampu mendeteksi spam dan malware dengan tingkat akurasi yang terus ditingkatkan.

Baca Juga :  POCO X8 Pro Yellow Resmi di Indonesia, Usung Desain Baru dan Performa Gahar

Namun, ancaman tetap ada karena pelaku kejahatan juga menggunakan AI yang semakin canggih, sehingga terjadi “perlombaan” antara sistem keamanan dan metode serangan.

Pengguna Diminta Lebih Waspada

Para ahli keamanan menyarankan pengguna Gmail untuk meningkatkan kewaspadaan, di antaranya:

  • Tidak sembarangan mengklik link atau lampiran
  • Memastikan alamat pengirim benar
  • Mengaktifkan verifikasi dua langkah
  • Menghindari membagikan informasi pribadi

Langkah pencegahan ini penting karena serangan berbasis AI bisa menargetkan siapa saja, bahkan pengguna yang sudah terbiasa dengan teknologi.

Berita Terkait

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat Pakai Kartu Kredit BRI
Kronologi Insiden AI OpenAI yang Menembus Sistem Hugging Face
5 HP RAM Besar Harga Pelajar, Cocok untuk Belajar dan Gaming
5 Laptop Terbaik untuk Kuliah, Tak Perlu Beli yang Mahal
Review Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra, Andalan Kerja dan Bisnis
5 Rekomendasi Kulkas Inverter 2 Pintu Termurah, Hemat Listrik, Senyap, dan Awet
Cara Cek Usia HP Android dan iPhone dengan Mudah, Ketahui Masa Pakai Perangkat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 07:00 WIB

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru

Senin, 27 Juli 2026 - 06:00 WIB

Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat Pakai Kartu Kredit BRI

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:00 WIB

Kronologi Insiden AI OpenAI yang Menembus Sistem Hugging Face

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:00 WIB

5 HP RAM Besar Harga Pelajar, Cocok untuk Belajar dan Gaming

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:00 WIB

5 Laptop Terbaik untuk Kuliah, Tak Perlu Beli yang Mahal

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teknologi

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru

Senin, 27 Jul 2026 - 07:00 WIB