MacBook Neo Laris Manis, Produksi Naik Dua Kali Lipat

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 (FOTO: Apple)

(FOTO: Apple)

Jakarta, Jemarionline.com – Apple berencana meningkatkan target produksi MacBook Neo setelah laptop entry-level tersebut mencatat permintaan yang sangat tinggi di berbagai pasar. Sejumlah laporan menyebut perusahaan teknologi asal Cupertino itu menyiapkan kapasitas produksi hingga 10 juta unit sepanjang 2026, meningkat tajam dibanding target awal.

Keputusan tersebut menunjukkan tingginya minat konsumen terhadap MacBook Neo yang hadir sebagai laptop Apple dengan harga lebih terjangkau. Selain itu, Apple juga menggunakan produk ini untuk menjangkau pengguna baru yang sebelumnya menganggap perangkat Mac memiliki harga terlalu mahal.

Tak hanya menawarkan harga yang kompetitif, MacBook Neo juga menghadirkan berbagai fitur yang menarik bagi pelajar, pekerja, hingga pengguna umum.

Permintaan MacBook Neo Melonjak

MacBook Neo berhasil menarik perhatian pasar sejak Apple memperkenalkannya pada awal 2026.

Berbagai laporan industri menunjukkan permintaan laptop tersebut melampaui ekspektasi awal perusahaan. Karena itu, Apple meminta pemasok meningkatkan kapasitas produksi agar mampu memenuhi kebutuhan pasar yang terus bertambah.

Tingginya minat konsumen membuat banyak orang membicarakan MacBook Neo sepanjang tahun ini. Bahkan, sejumlah analis menyebut perangkat tersebut sebagai salah satu produk Apple yang paling sukses dalam beberapa bulan terakhir.

Selain itu, tingginya penjualan juga menunjukkan bahwa pasar masih memiliki minat besar terhadap laptop dengan harga yang lebih terjangkau.

Sejumlah analis industri teknologi menyebut Apple berencana menggandakan target produksi MacBook Neo menjadi sekitar 10 juta unit sepanjang 2026.

Sebelumnya, Apple hanya menargetkan produksi sekitar 5 hingga 6 juta unit. Namun, tingginya permintaan mendorong Apple meningkatkan kapasitas produksi secara agresif.

Baca Juga :  Steam Deck OLED Mendadak Mahal, Krisis RAM Global Jadi Penyebab

Selain itu, Apple juga meminta mitra manufakturnya menambah pasokan komponen agar proses produksi berjalan lebih lancar.

Dengan langkah tersebut, Apple berharap dapat memenuhi permintaan pasar tanpa menimbulkan kelangkaan produk di berbagai wilayah penjualan.

Harga Terjangkau Jadi Daya Tarik Utama

Salah satu faktor yang mendorong kesuksesan MacBook Neo adalah harga jualnya yang jauh lebih rendah dibandingkan lini MacBook lainnya.

Apple memasarkan laptop ini mulai dari sekitar 599 dolar AS dan menjadikannya laptop Mac termurah dalam jajaran produknya.

Karena itu, banyak pengguna baru memilih MacBook Neo sebagai pintu masuk ke dalam ekosistem Apple.

Selain menarik minat pelajar, perangkat ini juga menjadi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan laptop ringan untuk belajar, bekerja, maupun aktivitas harian lainnya.

Dengan harga yang lebih bersahabat, Apple berhasil menjangkau segmen pasar yang sebelumnya sulit mereka kuasai.

MacBook Neo menjadi perangkat Mac pertama yang menggunakan chip A18 Pro yang sebelumnya hadir pada lini iPhone.

Apple mengoptimalkan chip tersebut untuk kebutuhan komputasi desktop sehingga pengguna memperoleh performa yang cukup kompetitif di kelasnya.

Selain itu, penggunaan chip A18 Pro membantu Apple menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan efisiensi daya perangkat.

Karena itu, Apple menghadirkan kombinasi harga terjangkau, performa memadai, dan daya tahan baterai yang baik melalui MacBook Neo.

Kombinasi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa banyak konsumen tertarik memilih perangkat ini.

Baca Juga :  Meta Tambah Proteksi Baru untuk Akun Remaja Instagram

Strategi Apple Perluas Pasar Laptop

Melalui MacBook Neo, Apple berupaya memperluas pangsa pasar laptop ke segmen yang selama ini didominasi perangkat Windows dan Chromebook.

Para analis menilai langkah tersebut dapat membantu Apple menjangkau jutaan pengguna baru yang belum pernah menggunakan produk Mac.

Selain itu, MacBook Neo juga berpotensi mendorong lebih banyak pengguna memakai layanan digital Apple.

Karena itu, kehadiran MacBook Neo tidak hanya berdampak pada penjualan perangkat keras, tetapi juga memperkuat ekosistem layanan digital perusahaan.

Menariknya, Apple meningkatkan produksi MacBook Neo ketika sejumlah lembaga riset memperkirakan pasar PC global mengalami perlambatan.

Beberapa analis bahkan memprediksi penjualan komputer secara keseluruhan akan menurun akibat ketidakpastian ekonomi dan kenaikan biaya produksi.

Meski demikian, Apple menunjukkan tren yang berbeda karena permintaan MacBook Neo terus meningkat sejak peluncurannya.

Karena itu, banyak pengamat menilai MacBook Neo mampu menjadi motor pertumbuhan baru bagi bisnis komputer Apple.

Peluang Apple Makin Besar

Kesuksesan MacBook Neo memberikan peluang besar bagi Apple untuk memperkuat posisinya di pasar laptop global.

Dengan harga yang lebih ramah di kantong, perusahaan dapat menarik lebih banyak pengguna baru sekaligus meningkatkan penjualan perangkat Mac secara keseluruhan.

Selain itu, Apple juga berpeluang memperbesar pangsa pasar di segmen laptop entry-level yang selama ini dikuasai kompetitor.

Karena itu, banyak pengamat menilai MacBook Neo berpotensi menjadi salah satu produk Apple paling sukses dalam beberapa tahun terakhir. (man)

Berita Terkait

Asus Ascent QN10 Meluncur, Mini PC AI dengan Snapdragon X2 Elite
Apple Resmi Umumkan macOS Golden Gate di WWDC 2026, Fokus pada AI dan Performa
AirDrop Tak Lagi Eksklusif iPhone, Sejumlah HP Android Kini Ikut Menikmatinya
WhatsApp Uji Fitur Lihat Sekali untuk Pesan, Privasi Pengguna Makin Ketat
Spotify Peloton Premium Hadir, Pengguna Bisa Akses Ribuan Kelas Kebugaran
Keyboard BlackBerry Kembali Populer, Banyak Pengguna Rindu Sensasi Mengetik Fisik
Redmi Note 15 Special vs Redmi Note 15 4G, Mana yang Lebih Layak Dibeli?
Agen AI Kalahkan Manusia, Traffic Bot Dominasi Internet untuk Pertama Kalinya
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:00 WIB

Asus Ascent QN10 Meluncur, Mini PC AI dengan Snapdragon X2 Elite

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:00 WIB

MacBook Neo Laris Manis, Produksi Naik Dua Kali Lipat

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:00 WIB

Apple Resmi Umumkan macOS Golden Gate di WWDC 2026, Fokus pada AI dan Performa

Senin, 8 Juni 2026 - 08:00 WIB

AirDrop Tak Lagi Eksklusif iPhone, Sejumlah HP Android Kini Ikut Menikmatinya

Senin, 8 Juni 2026 - 07:00 WIB

WhatsApp Uji Fitur Lihat Sekali untuk Pesan, Privasi Pengguna Makin Ketat

Berita Terbaru