Jakarta, Jemarionline.com – HP dengan radiasi tertinggi menjadi perhatian pengguna yang setiap hari mengandalkan ponsel untuk berkomunikasi. Tingkat paparan tersebut dapat diukur menggunakan Specific Absorption Rate (SAR), yakni ukuran energi frekuensi radio yang terserap tubuh saat menggunakan perangkat.
Nilai SAR menggunakan satuan watt per kilogram (W/kg). Setiap model ponsel memiliki tingkat SAR berbeda karena sejumlah faktor, termasuk desain perangkat dan kondisi penggunaan.
Data yang beredar dari laporan Bankless Times mencantumkan sejumlah ponsel dengan nilai SAR relatif tinggi. Daftar tersebut terutama mencakup beberapa model lama dari Motorola, ZTE, OnePlus, Sony, Google, dan Oppo.
Berikut daftar ponsel yang tercatat memiliki nilai SAR tinggi:
- Motorola Edge – 1,79 W/kg
- ZTE Axon 11 5G – 1,59 W/kg
- OnePlus 6T – 1,55 W/kg
- Sony Xperia XA2 Plus – 1,41 W/kg
- Google Pixel 3XL – 1,39 W/kg
- Google Pixel 4a – 1,37 W/kg
- Oppo Reno5 5G – 1,37 W/kg
- Sony Xperia XZ1 Compact – 1,36 W/kg
- Google Pixel 3 – 1,33 W/kg
- OnePlus 6 – 1,33 W/kg.
Apa Itu Radiasi dari HP?
Ponsel memancarkan gelombang radiofrekuensi ketika terhubung dengan jaringan seluler. Besarnya paparan yang diterima tubuh dapat berubah sesuai perangkat dan kondisi penggunaan.
Jarak dari menara seluler juga dapat memengaruhi daya pancar ponsel. Ketika sinyal lemah, perangkat dapat meningkatkan daya transmisinya untuk mempertahankan koneksi.
Karena itu, angka SAR tidak selalu menggambarkan paparan yang seseorang terima sepanjang penggunaan sehari-hari. Kondisi jaringan, posisi ponsel, durasi pemakaian, serta cara seseorang menggunakan perangkat juga berpengaruh.
Nilai SAR Tinggi Bukan Berarti HP Langsung Berbahaya
Pengguna tidak perlu langsung panik ketika menemukan ponselnya dalam daftar dengan nilai SAR tinggi. Nilai tersebut merupakan hasil pengukuran tertentu dan harus dibandingkan dengan batas regulasi yang berlaku.
Sebagai contoh, Federal Communications Commission (FCC) di Amerika Serikat menetapkan batas SAR untuk perangkat yang dipasarkan di negara tersebut sebesar 1,6 W/kg. Sejumlah ponsel dalam daftar tetap dapat memenuhi ketentuan regulasi tertentu meskipun memiliki nilai SAR relatif tinggi.
Selain itu, penelitian mengenai dampak jangka panjang paparan gelombang radio dari ponsel masih terus berlangsung. Karena itu, pengguna sebaiknya tidak menyimpulkan bahwa nilai SAR tinggi secara otomatis berarti perangkat tersebut menyebabkan penyakit tertentu.
Cara Mengurangi Paparan Radiasi HP
Pengguna tetap dapat mengambil langkah sederhana untuk mengurangi paparan ketika memakai ponsel. Salah satunya dengan menjaga jarak antara perangkat dan tubuh.
Saat melakukan panggilan dalam waktu lama, pengguna dapat memakai pengeras suara atau perangkat hands-free. Cara tersebut membantu menjauhkan ponsel dari kepala selama percakapan berlangsung.
Selain itu, pengguna dapat mengurangi durasi panggilan ketika kondisi sinyal sangat lemah. Pada kondisi tersebut, ponsel dapat bekerja lebih keras untuk mempertahankan koneksi jaringan.
Pengguna juga dapat menghindari kebiasaan menempelkan ponsel terlalu lama pada tubuh. Saat tidur, misalnya, letakkan perangkat pada jarak yang tidak terlalu dekat dengan kepala.
Perhatikan Informasi SAR Sebelum Membeli HP
Nilai SAR dapat menjadi salah satu pertimbangan ketika seseorang memilih ponsel baru. Namun, konsumen sebaiknya tidak menjadikan angka tersebut sebagai satu-satunya faktor penentu.
Spesifikasi lain seperti kualitas jaringan, daya tahan baterai, keamanan perangkat, pembaruan sistem, dan kebutuhan penggunaan juga perlu diperhatikan. Dengan begitu, pengguna dapat memilih perangkat secara lebih menyeluruh.









