Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras (dok.Angkatan Laut Amerika/IDN financials)

Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras (dok.Angkatan Laut Amerika/IDN financials)

Jemarionline.com, Teheran – Ketegangan di kawasan Teluk kembali meningkat setelah dua kapal perang Amerika Serikat dilaporkan memasuki jalur strategis Selat Hormuz pada akhir pekan. Pergerakan kapal tersebut langsung mendapat respons dari Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC.

Menurut laporan media yang mengutip sumber regional, kapal perang milik United States Navy tersebut melintas di perairan Teluk Persia sebelum bergerak menuju Teluk Oman. Kehadiran mereka disebut sebagai bagian dari operasi keamanan laut dan kebebasan navigasi di kawasan tersebut.

Namun, Iran menilai langkah itu sebagai tindakan yang sensitif di wilayah yang mereka anggap memiliki nilai strategis tinggi, terutama karena Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pengiriman minyak terpenting di dunia.

Baca Juga :  Iran Buka Akses Terbatas di Selat Hormuz, Bagaimana Nasib Kapal Indonesia?

IRGC Lakukan Peringatan Langsung

Dalam responsnya, IRGC disebut melakukan komunikasi radio langsung kepada kapal perang AS yang melintas. Peringatan keras diberikan agar kapal tidak melanjutkan pergerakan tanpa koordinasi lebih lanjut dengan pihak Iran.

Selain itu, IRGC juga meningkatkan pemantauan di sekitar area tersebut, termasuk dengan dugaan pengerahan sistem pengawasan udara untuk mengikuti pergerakan kapal asing di wilayah perairan strategis itu.

Baca Juga :  Respons 5 Negara atas Desakan Donald Trump Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Situasi Sempat Memanas

Laporan media Iran menyebutkan adanya ketegangan verbal di lapangan, meskipun tidak terjadi konfrontasi fisik antara kedua pihak. Setelah interaksi tersebut, kapal perang AS dilaporkan tetap melanjutkan pelayaran mereka keluar dari Selat Hormuz.

Ketegangan di Jalur Energi Dunia

Selat Hormuz sendiri dikenal sebagai salah satu titik paling krusial dalam perdagangan energi global. Setiap eskalasi di kawasan ini berpotensi memicu kekhawatiran internasional, terutama terkait stabilitas pasokan minyak dunia.

Hingga kini, baik pihak AS maupun Iran belum mengeluarkan pernyataan bersama terkait insiden tersebut.

Berita Terkait

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV
Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita
Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan
Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS
Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS
Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Tegaskan Perjuangan Israel Belum Berakhir
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:00 WIB

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV

Senin, 13 Juli 2026 - 13:00 WIB

Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:00 WIB

Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS

Berita Terbaru