Shopee Berlakukan Biaya Baru Gratis Ongkir Ekstra Untuk Seller

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Shopee Berlakukan Biaya Baru Gratis Ongkir Ekstra Untuk Seller (dok.BISNIS TEKNO)

Shopee Berlakukan Biaya Baru Gratis Ongkir Ekstra Untuk Seller (dok.BISNIS TEKNO)

Jemarionline.com, Platform e-commerce Shopee kembali mengubah kebijakan layanannya mulai 2 Mei 2026, penjual akan dikenakan biaya tambahan untuk program Gratis Ongkir Ekstra yang selama ini menjadi daya tarik utama bagi pembeli. Kebijakan ini membuat beban promosi yang sebelumnya banyak ditanggung platform, kini sebagian dialihkan ke pihak penjual.

Biaya Layanan Mengalami Kenaikan

Dalam aturan terbaru, Shopee menetapkan besaran biaya berdasarkan jenis produk yang dijual.Untuk barang berukuran kecil atau reguler, biaya layanan meningkat menjadi sekitar 8 persen dari harga produk dari sebelumnya 6 persen. Sementara itu, untuk produk berukuran besar atau berat tarifnya bisa mencapai hingga 9,5 persen dengan batas maksimal biaya yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Saham BUMI Berbalik Arah Melemah Saat IHSG Anjlok pada Sesi Pertama

Perubahan ini dinilai cukup signifikan, terutama bagi pelaku usaha kecil yang mengandalkan margin tipis dalam penjualan.

Diskon Biaya dengan Syarat Iklan

Shopee memang menawarkan keringanan biaya, tetapi dengan syarat tertentu. Penjual diwajibkan mengalokasikan sebagian omzetnya untuk iklan di dalam platform agar bisa mendapatkan potongan biaya layanan.

Skema ini mendorong seller untuk lebih aktif beriklan jika ingin menjaga keuntungan tetap stabil.

Aturan Retur Ikut Berubah

Tak hanya biaya ongkir, Shopee juga akan memberlakukan kebijakan baru terkait pengembalian barang mulai 1 Juni 2026.

Baca Juga :  Saham Indonesia Terguncang, MSCI Bekukan Perubahan Indeks: IHSG Turun Tajam

Dalam aturan tersebut, penjual akan ikut menanggung biaya pengiriman untuk proses retur, bahkan dalam kondisi tertentu seperti pembeli berubah pikiran. Meski begitu, jika kesalahan berasal dari pihak logistik, biaya tetap ditanggung oleh platform.

Dampak ke Pelaku Usaha

Kebijakan baru ini diperkirakan akan berdampak luas, terutama bagi UMKM yang bergantung pada platform digital untuk berjualan. Kenaikan biaya berpotensi membuat harga produk ikut naik atau memaksa penjual mengubah strategi bisnis mereka.

Di sisi lain, langkah ini juga menunjukkan bahwa persaingan antar platform e-commerce semakin ketat sehingga skema subsidi promo seperti gratis ongkir mulai disesuaikan.

Berita Terkait

10 Saham Melemah Tajam, Investor Diminta Waspadai Risikonya
Harga Emas Stagnan Meski Timur Tengah Memanas, Ini Penyebabnya
Harga Bitcoin Tembus Rp1,17 Miliar, Minat Investor Kembali Menguat
IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Kembali ke Level 6.100
Harga Emas di Titik Kritis, Analis Waspadai Koreksi ke US$3.000
IHSG Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi 4 Saham Hari Ini
IHSG Banjir Kabar Baik, Optimisme Investor Kian Menguat
IHSG Anjlok 1,89 Persen, Investor Asing Ramai Lepas Saham Ini
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 09:00 WIB

10 Saham Melemah Tajam, Investor Diminta Waspadai Risikonya

Senin, 27 Juli 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas Stagnan Meski Timur Tengah Memanas, Ini Penyebabnya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:00 WIB

Harga Bitcoin Tembus Rp1,17 Miliar, Minat Investor Kembali Menguat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

IHSG Anjlok Hampir 2 Persen, Kembali ke Level 6.100

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas di Titik Kritis, Analis Waspadai Koreksi ke US$3.000

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teknologi

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru

Senin, 27 Jul 2026 - 07:00 WIB