Kejati Jambi Ungkap Proyek Jalan Mangkrak Sejak 2011, Uang Negara Diduga Terbuang

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kejati Jambi Ungkap Proyek Jalan Mangkrak Sejak 2011, Uang Negara Diduga Terbuang (dok.jamberita.com)

Kejati Jambi Ungkap Proyek Jalan Mangkrak Sejak 2011, Uang Negara Diduga Terbuang (dok.jamberita.com)

Jemarionline.com, Jambi – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi mengungkap fakta mengejutkan terkait proyek pembangunan akses jalan menuju Pelabuhan Ujung Jabung yang hingga kini tidak menunjukkan perkembangan berarti sejak dimulai pada 2011.

Proyek strategis yang seharusnya menjadi penunjang konektivitas pelabuhan tersebut justru diduga mangkrak total. Berdasarkan hasil penyelidikan, tidak ditemukan progres fisik pembangunan meski anggaran negara telah dikeluarkan dalam jumlah besar untuk pengadaan dan pembebasan lahan.

Diduga Tidak Ada Kemajuan Sejak Awal Proyek

Baca Juga :  Warga Amankan Pria Tak Dikenal yang Masuk Rumah di Jambi

Kejati Jambi menyebut proyek tersebut mengalami stagnasi panjang tanpa kejelasan pelaksanaan. Kondisi ini membuat proyek yang dirancang untuk meningkatkan akses transportasi dan ekonomi daerah tersebut tidak pernah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain itu, penyidik juga menemukan indikasi adanya permasalahan serius dalam proses administrasi dan pengelolaan anggaran proyek.

Negara Diduga Alami Kerugian

Karena tidak adanya hasil pembangunan yang sesuai dengan anggaran yang telah dikucurkan, proyek ini diduga menyebabkan kerugian keuangan negara. Uang rakyat yang sudah digunakan dalam proses pengadaan tidak berbanding lurus dengan hasil di lapangan.

Baca Juga :  Jaksa Agung Minta Aparat Tidak Mudah Pidanakan Kepala Desa

Kejati Jambi kini terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Kasus ini telah naik ke tahap penyidikan dan sejumlah pihak telah diperiksa. Aparat penegak hukum juga membuka peluang adanya tersangka lain seiring pendalaman bukti yang dilakukan.

Berita Terkait

Dirut PT MMS Ditahan, Bareskrim Usut Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit
LPSK Beri Perlindungan Darurat Korban Penyekapan Bandung, Taufik Hidayat Diburu Polisi
Ibu di Denpasar Dipolisikan Suami Usai Persalinan Darurat, Kuasa Hukum Desak SP3
Dosen Bandung Gugat PLN Rp2.000 Usai Pemadaman Listrik Berulang
Sekda Lampung Tengah Jadi Tersangka Korupsi Honorer Fiktif di Metro, 383 Pegawai Diduga Fiktif
Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu: Pengacara Priyo Upayakan Vonis Lebih Ringan
KPK Dalami Skema Pemerasan Izin Tinggal WNA di Imigrasi Jakarta Barat, Libatkan Silmy Karim
Jadi Tersangka KPK, Harta Bupati Muara Enim Tembus Rp16 Miliar
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:36 WIB

Dirut PT MMS Ditahan, Bareskrim Usut Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:32 WIB

LPSK Beri Perlindungan Darurat Korban Penyekapan Bandung, Taufik Hidayat Diburu Polisi

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:18 WIB

Ibu di Denpasar Dipolisikan Suami Usai Persalinan Darurat, Kuasa Hukum Desak SP3

Senin, 22 Juni 2026 - 18:35 WIB

Dosen Bandung Gugat PLN Rp2.000 Usai Pemadaman Listrik Berulang

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:14 WIB

Sekda Lampung Tengah Jadi Tersangka Korupsi Honorer Fiktif di Metro, 383 Pegawai Diduga Fiktif

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teknologi

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru

Senin, 27 Jul 2026 - 07:00 WIB