Jalan Rusak di Nanggung Viral, Ini Respons Dedi Mulyadi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Rusak di Nanggung Viral, Ini Respons Dedi Mulyadi (dok.KOMPAS.com.)

Jalan Rusak di Nanggung Viral, Ini Respons Dedi Mulyadi (dok.KOMPAS.com.)

Jemarionline.com, Viralnya kondisi jalan rusak parah di wilayah Nanggung, Kabupaten Bogor, memicu perhatian publik. Keluhan warga yang disampaikan melalui video di media sosial memperlihatkan jalan yang berlubang dan sulit dilalui, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Menanggapi hal tersebut, tokoh Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan penjelasan setelah berkomunikasi dengan pemerintah daerah setempat. Ia menyampaikan bahwa perbaikan jalan tersebut sebenarnya sudah masuk dalam rencana anggaran pemerintah.

Baca Juga :  Danrem 042/Gapu dan Pemkot Sungai Penuh Perkuat Kolaborasi Program Strategis Nasional

Menurut Dedi, pihak bupati telah memastikan bahwa proyek perbaikan jalan itu telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026. Saat ini, prosesnya masih dalam tahap lelang sehingga belum bisa langsung dikerjakan.

Ia juga meminta masyarakat untuk bersabar karena proyek tersebut dipastikan akan direalisasikan setelah tahapan administrasi selesai. Namun demikian, kondisi jalan yang rusak parah tetap menjadi sorotan karena dinilai membahayakan pengguna jalan.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Sungai Penuh Turun Langsung ke Desa, Warga Berebut Sampaikan Keluhan

Sebelumnya, warga mengeluhkan bahwa jalan di Kampung Cadas Leueur, Desa Bantar Karet, mengalami kerusakan cukup lama dan belum mendapat penanganan serius.

Berita Terkait

Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Siap Dorong RUU Buruh
Presiden Prabowo Tinjau SPPG Palmerah, Pastikan Program Gizi Nasional Berjalan Optimal
37 Huntap di Aceh Tamiang Segera Masuk Tahap Pembangunan
D2NP di DMS SIASN Kosong? Ini Arti dan Cara Mengatasinya
MBG Sekolah Jadi 5 Hari, Pemerintah Pangkas Anggaran
Purbaya Siap Copot Dirjen Bea Cukai Jika Terbukti Terima Suap
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Usulkan Pajak Kendaraan Dihapus dan Diganti Sistem Jalan Berbayar
Pemerintah Redistribusi 498 Ribu Guru untuk Atasi Kekurangan Tenaga Pengajar di Daerah
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:00 WIB

Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Siap Dorong RUU Buruh

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:22 WIB

Presiden Prabowo Tinjau SPPG Palmerah, Pastikan Program Gizi Nasional Berjalan Optimal

Senin, 25 Mei 2026 - 14:00 WIB

37 Huntap di Aceh Tamiang Segera Masuk Tahap Pembangunan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:51 WIB

D2NP di DMS SIASN Kosong? Ini Arti dan Cara Mengatasinya

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:00 WIB

MBG Sekolah Jadi 5 Hari, Pemerintah Pangkas Anggaran

Berita Terbaru