Dana Rampasan Rp11,4 Triliun Akan Dikelola untuk Tambal Defisit APBN

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dana Rampasan Rp11,4 Triliun Akan Dikelola untuk Tambal Defisit APBN (ilustarsi)

Dana Rampasan Rp11,4 Triliun Akan Dikelola untuk Tambal Defisit APBN (ilustarsi)

Jemarionline.com, Jakarta – Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mengelola dana rampasan dan penerimaan negara senilai sekitar Rp11,4 triliun. Dana tersebut berasal dari berbagai sumber, seperti kasus korupsi, denda, hingga pajak.Dana ini diserahkan oleh Kejaksaan Agung dan akan menjadi tambahan penerimaan negara untuk memperkuat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca Juga :  Kejaksaan Agung Siap Hentikan Proses Hukum Guru Honorer di Jambi

Pemerintah menjelaskan, dana Rp11,4 triliun tersebut berasal dari beberapa pos, yaitu:

  • Denda sektor kehutanan: Rp7,23 triliun
  • Penyitaan kasus korupsi: Rp1,96 triliun
  • Setoran pajak: Rp967,7 miliar
  • Pajak perusahaan terkait: Rp108,5 miliar
  • Denda lingkungan hidup: Rp1,14 triliun

Untuk Program Prioritas

Pemerintah akan menggunakan dana tersebut untuk mendukung program prioritas nasional. Salah satunya adalah pembangunan sektor pendidikan yang sempat mengalami penyesuaian anggaran.Selain itu, dana juga akan dialokasikan untuk Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) serta program prioritas lainnya.

Baca Juga :  Prabowo: Rockefeller Institute Nilai Program Makan Bergizi Gratis Investasi Terbaik

Kementerian Keuangan menyebut sebagian dana juga dapat digunakan untuk menutup defisit APBN. Dengan tambahan ini, kondisi fiskal negara dinilai menjadi lebih longgar.

Berita Terkait

Aturan Menkeu Tegaskan Posisi PPPK dalam Pengelolaan APBN
Pemkot Jambi Usul Kenaikan APBD 2026
Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Siap Dorong RUU Buruh
Presiden Prabowo Tinjau SPPG Palmerah, Pastikan Program Gizi Nasional Berjalan Optimal
37 Huntap di Aceh Tamiang Segera Masuk Tahap Pembangunan
D2NP di DMS SIASN Kosong? Ini Arti dan Cara Mengatasinya
MBG Sekolah Jadi 5 Hari, Pemerintah Pangkas Anggaran
Purbaya Siap Copot Dirjen Bea Cukai Jika Terbukti Terima Suap
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Aturan Menkeu Tegaskan Posisi PPPK dalam Pengelolaan APBN

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:00 WIB

Pemkot Jambi Usul Kenaikan APBD 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 17:00 WIB

Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Siap Dorong RUU Buruh

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:22 WIB

Presiden Prabowo Tinjau SPPG Palmerah, Pastikan Program Gizi Nasional Berjalan Optimal

Senin, 25 Mei 2026 - 14:00 WIB

37 Huntap di Aceh Tamiang Segera Masuk Tahap Pembangunan

Berita Terbaru

Desain tipis iPad mini 8 berlayar OLED tergeletak elegan di atas meja kerja kayu dengan stylus terpasang rapi di samping.(ilustrasi poto: AI).

Trending

Apple Rilis iPad Mini 8: Layar OLED dan Chip A20 Pro

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:47 WIB

Logo Apple berbahan logam perak dengan tekstur melingkar yang elegan, terpasang pada dinding beton gelap.(poto: AI).

Teknologi

Bocoran Acara Apple: MacBook Pro Layar Sentuh dan Chip M6

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:41 WIB

Aktivitas pelayanan nasabah di kantor BNI yang mencatatkan pertumbuhan laba bersih Rp16,1 triliun pada kuartal III 2026.(ilustrasi poto: AI).

Bisnis

Laba Bersih BNI Tembus Rp16,1 Triliun pada Kuartal III 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:36 WIB

Ponsel yang sedang diisi daya dengan powerbank di atas meja kerja, dikelilingi kabel charger dan laptop.(poto: AI).

Teknologi

5 Kebiasaan Pengisian Daya Ini Merusak Baterai HP Lebih Cepat

Senin, 26 Okt 2026 - 07:14 WIB

Pusat operasi siber bank memantau peringatan akses tidak sah dari agen AI pihak ketiga ke sistem rekening nasabah.(ilustrasi poto: AI).

Teknologi

Agen AI Masuk Rekening, Bank di AS Perketat Keamanan Data

Senin, 26 Okt 2026 - 07:03 WIB