Jemarionline — Israel mengklaim telah menewaskan pejabat tinggi Iran, Ali Larijani, dalam serangan militer terbaru. Klaim ini disampaikan langsung oleh Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz.
Larijani dikenal sebagai tokoh penting di Iran. Ia menjabat sebagai Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi dan disebut sebagai tangan kanan pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei.
Selain Larijani, Israel juga mengklaim telah menewaskan komandan milisi Basij, Gholamreza Soleimani, dalam serangan yang sama. Basij merupakan bagian dari struktur paramiliter di bawah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
Namun, hingga kini pemerintah Iran belum memberikan konfirmasi resmi terkait kabar tersebut. Bahkan, media pemerintah Iran sempat mempublikasikan catatan tulisan tangan Larijani di media sosial, meski belum jelas apakah itu menandakan ia masih hidup.
Sejumlah laporan internasional juga menyebut status Larijani masih belum sepenuhnya pasti. Ada sumber yang menyebut ia tewas, namun ada pula yang menyatakan kondisinya belum terkonfirmasi.
Jika klaim ini benar, kematian Larijani akan menjadi pukulan besar bagi Iran. Ia merupakan salah satu tokoh kunci dalam struktur keamanan dan politik negara tersebut, serta berperan penting dalam kebijakan strategis, termasuk urusan nuklir.
Peristiwa ini terjadi di tengah konflik yang terus memanas antara Iran dan Israel. Sebelumnya, serangan besar juga dilaporkan menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang kemudian digantikan oleh Mojtaba Khamenei.
Situasi di kawasan Timur Tengah pun semakin memanas, dengan meningkatnya risiko eskalasi konflik yang lebih luas.









