Pakar: Jerman Berpotensi Jadi Target Militer Terbuka Rusia

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pakar: Jerman Berpotensi Jadi Target Militer Terbuka Rusia

Pakar: Jerman Berpotensi Jadi Target Militer Terbuka Rusia

Jemarionline.com, Seorang pakar keamanan dari Estonia memperingatkan bahwa Jerman berpotensi menjadi target militer terbuka oleh Rusia dalam konflik dengan NATO.

Direktur Institut Keamanan Internal Akademi Ilmu Keamanan Estonia, Erkki Koort, menilai Jerman merupakan pusat strategis dan logistik utama di Eropa. Karena itu, jika Rusia ingin melemahkan NATO, menyerang Jerman dinilai lebih efektif dibanding negara-negara perbatasan seperti Estonia.

Baca Juga :  Trump Ancam Netanyahu Lewat Istrinya untuk Cegah Serangan Israel ke Beirut

Menurutnya, menyerang wilayah perbatasan NATO tanpa terlebih dahulu melumpuhkan “jantung strategis” tidak akan maksimal. Dalam konteks ini, posisi tersebut dipegang oleh Jerman.

Bukan Sekadar Ancaman Hibrida

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, sudah memperingatkan bahwa Rusia melakukan serangan hibrida terhadap negaranya sejak 2024.

Baca Juga :  Ekonomi Makin Sulit, Thailand Ajak “Crazy Rich” Bantu Rakyat

Namun, Koort menilai ancaman ke depan bisa meningkat menjadi serangan militer terbuka, bukan hanya operasi terselubung seperti sabotase atau serangan siber.

Berita Terkait

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV
Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita
Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan
Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS
Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS
Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Tegaskan Perjuangan Israel Belum Berakhir
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:00 WIB

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV

Senin, 13 Juli 2026 - 13:00 WIB

Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:00 WIB

Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS

Berita Terbaru