Sejumlah Negara Eropa Percepat Transisi Energi Bersih untuk Tekan Ketergantungan Energi Fosil

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Turbin angin beroperasi di kawasan Eropa sebagai bagian dari percepatan transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan.

Turbin angin beroperasi di kawasan Eropa sebagai bagian dari percepatan transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan.

Jemarionline – Sejumlah negara di kawasan Eropa mempercepat transisi energi bersih sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil. Langkah ini ditempuh untuk menjaga stabilitas energi sekaligus menekan dampak perubahan iklim.

Pemerintah di beberapa negara Eropa meningkatkan investasi pada energi terbarukan seperti tenaga surya, angin, dan hidrogen hijau. Proyek-proyek energi bersih berskala besar mulai diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan listrik nasional.

Baca Juga :  Parlemen Indonesia Bahas RUU Strategi Energi Nasional 2026

Selain pembangunan infrastruktur, regulasi juga diperketat untuk mendorong penggunaan energi ramah lingkungan di sektor industri dan transportasi. Insentif diberikan kepada perusahaan yang beralih ke teknologi rendah emisi.

Pengamat internasional menilai percepatan transisi energi ini tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada stabilitas ekonomi jangka panjang. Ketergantungan terhadap impor energi fosil dinilai berisiko di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Baca Juga :  Umrah Hanya untuk Warga Saudi, Jemaah Internasional Wajib Keluar

Meski menghadapi tantangan biaya dan teknologi, negara-negara Eropa optimistis transisi energi bersih akan menciptakan sistem energi yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV
Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita
Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan
Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS
Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS
Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Tegaskan Perjuangan Israel Belum Berakhir
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:00 WIB

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV

Senin, 13 Juli 2026 - 13:00 WIB

Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:00 WIB

Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teknologi

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru

Senin, 27 Jul 2026 - 07:00 WIB