Pemimpin Junta Myanmar Terpilih Jadi Presiden, Militer Kembali Kuasai Pemerintahan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Min Aung Hlaing: Screenshoot AP

Foto Min Aung Hlaing: Screenshoot AP

Jemarionline – Jenderal Min Aung Hlaing, pemimpin junta militer Myanmar yang memimpin kudeta 2021, resmi terpilih sebagai Presiden Myanmar pada Jumat (3 April 2026). Pemilihan dilakukan melalui pemungutan suara di parlemen yang mayoritas anggotanya mendukung militer.

Min Aung Hlaing meraih mayoritas suara dan kini menjabat sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Pemilu dan parlemen yang mendukung militer ini dianggap banyak pihak tidak bebas dan tidak adil.

Baca Juga :  Rusia dan Ukraina Tukar 205 Tawanan Perang, Dimediasi AS di Tengah Memanasnya Konflik

Kepemimpinan Min Aung Hlaing menuai kritik internasional. Ia sebelumnya menghadapi tuduhan pelanggaran hak asasi manusia, termasuk penindasan minoritas Rohingya. Konflik bersenjata antara militer dan kelompok oposisi di berbagai wilayah Myanmar juga masih berlangsung.

Penobatan Min Aung Hlaing dianggap sebagai upaya militer memberi legitimasi sipil atas kekuasaan mereka. Namun, pengamat menilai langkah ini tidak mengubah dominasi militer dalam politik dan keamanan negara.

Baca Juga :  Davos 2026 Memanas: Trump, Greenland, dan Gaya Macron Curi Perhatian Dunia

Situasi Myanmar tetap menjadi sorotan global, termasuk bagi negara-negara Barat dan ASEAN, karena risiko pelanggaran HAM dan ketidakstabilan politik. Pemilihan Min Aung Hlaing menegaskan posisi militer dalam menentukan arah pemerintahan Myanmar ke depan.

Berita Terkait

Petugas Bandara Jeddah Lakukan Penyitaan Rokok Milik Jemaah Haji Indonesia
Rusia dan Ukraina Tukar 205 Tawanan Perang, Dimediasi AS di Tengah Memanasnya Konflik
Indonesia–Belarus Sepakati Roadmap Kerja Sama 2026–2030 di Minsk
China dan Jepang Kembali Bersitegang, Insiden Jet Tempur di Laut Pasifik Picu Kekhawatiran Kawasan
Kamboja Deportasi Ribuan WNA Ilegal, Didominasi Kasus Penipuan Daring
Penembakan Saat Jamuan Malam Trump Gegerkan AS, Pelaku Dipastikan Tidak Terkait Iran
PBB dan Kemlu RI Ungkap Penyerang Praka Rico Adalah Israel, Fakta Ini Mengejutkan
Polandia Borong Emas Saat Dunia Cemas, Rusia Justru Jual Cadangan, Ada Apa?
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 15:00 WIB

Petugas Bandara Jeddah Lakukan Penyitaan Rokok Milik Jemaah Haji Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:00 WIB

Rusia dan Ukraina Tukar 205 Tawanan Perang, Dimediasi AS di Tengah Memanasnya Konflik

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:00 WIB

Indonesia–Belarus Sepakati Roadmap Kerja Sama 2026–2030 di Minsk

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:00 WIB

China dan Jepang Kembali Bersitegang, Insiden Jet Tempur di Laut Pasifik Picu Kekhawatiran Kawasan

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kamboja Deportasi Ribuan WNA Ilegal, Didominasi Kasus Penipuan Daring

Berita Terbaru

“Kalau terbukti, ya kami tindak,” kata Purbaya di Jakarta Pusat, Kamis (21/5).( Poto : istimewa )

Pemerintahan

Purbaya Siap Copot Dirjen Bea Cukai Jika Terbukti Terima Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:00 WIB

Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi dan Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi melalui penandatanganan MoU di Aula Griya Mayang, Kamis (21/05/2026).( Poto : JAMBIlink).

Daerah

Tirta Mayang dan IAIMA Jambi Teken MoU Kolaborasi Baru

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:00 WIB

UKW Jambi ke-13 Dorong Wartawan Lebih Profesional ( Poto : JambiPrima.com ).

Daerah

UKW Jambi ke-13 Dorong Wartawan Lebih Profesional

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

Ratusan warga Suku Anak Dalam (SAD) menggelar aksi di Kantor Bupati Merangin, Kamis (21/05/2026).( Poto : JambiPrima.com).

Daerah

Warga SAD Demo di Merangin, Protes Bantuan Tak Merata

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:00 WIB