Iran Tunjuk Google, Microsoft, dan Nvidia sebagai Target di Timur Tengah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iran Tunjuk Google, Microsoft, dan Nvidia sebagai Target di Timur Tengah ( Dok.Monitorday )

Iran Tunjuk Google, Microsoft, dan Nvidia sebagai Target di Timur Tengah ( Dok.Monitorday )

Teheran, 12 Maret 2026Iran menyatakan beberapa perusahaan teknologi Amerika, termasuk Google, Microsoft, dan Nvidia, kini menjadi target sah dalam konflik di Timur Tengah. Pernyataan ini keluar melalui media yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Target Lainnya

Selain itu, perusahaan seperti Amazon Web Services (AWS), Palantir, Oracle, dan IBM juga disebut. Sasaran mencakup kantor regional, pusat data, layanan cloud, dan pusat riset teknologi di negara-negara Teluk dan Israel.

Baca Juga :  Arsenal Lolos ke Semifinal Liga Champions, Arteta: Ini Momen Luar Biasa

Alasan Penetapan Target

Iran menilai fasilitas teknologi ini digunakan untuk mendukung operasi militer Israel dan AS. Konflik kini tidak hanya militer, tapi juga menyasar infrastruktur digital dan ekonomi.

Dampak Potensial

Ancaman ini bisa mengganggu layanan cloud, pusat data, dan jaringan komunikasi di kawasan. Sektor perbankan dan ekonomi yang terkait AS dan Israel juga berisiko. Masyarakat dan perusahaan disarankan tetap waspada.

Baca Juga :  Sejarah Terbentuknya Selat Hormuz: Jalur Strategis yang Terbentuk dari Proses Alam

Konteks

Kawasan Timur Tengah mengalami eskalasi konflik beberapa hari terakhir, termasuk serangan rudal dan drone. Iran memperluas targetnya dari pangkalan militer ke fasilitas sipil dan teknologi.

Berita Terkait

Petugas Bandara Jeddah Lakukan Penyitaan Rokok Milik Jemaah Haji Indonesia
Rusia dan Ukraina Tukar 205 Tawanan Perang, Dimediasi AS di Tengah Memanasnya Konflik
Indonesia–Belarus Sepakati Roadmap Kerja Sama 2026–2030 di Minsk
China dan Jepang Kembali Bersitegang, Insiden Jet Tempur di Laut Pasifik Picu Kekhawatiran Kawasan
Kamboja Deportasi Ribuan WNA Ilegal, Didominasi Kasus Penipuan Daring
Penembakan Saat Jamuan Malam Trump Gegerkan AS, Pelaku Dipastikan Tidak Terkait Iran
PBB dan Kemlu RI Ungkap Penyerang Praka Rico Adalah Israel, Fakta Ini Mengejutkan
Polandia Borong Emas Saat Dunia Cemas, Rusia Justru Jual Cadangan, Ada Apa?
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 15:00 WIB

Petugas Bandara Jeddah Lakukan Penyitaan Rokok Milik Jemaah Haji Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:00 WIB

Rusia dan Ukraina Tukar 205 Tawanan Perang, Dimediasi AS di Tengah Memanasnya Konflik

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:00 WIB

Indonesia–Belarus Sepakati Roadmap Kerja Sama 2026–2030 di Minsk

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:00 WIB

China dan Jepang Kembali Bersitegang, Insiden Jet Tempur di Laut Pasifik Picu Kekhawatiran Kawasan

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kamboja Deportasi Ribuan WNA Ilegal, Didominasi Kasus Penipuan Daring

Berita Terbaru

Luke Thomas Mahony pimpin PT DSI( Poto : CNN Indonesia ).

Ekonomi

Luke Thomas Pimpin DSI, BUMN Ekspor Baru Prabowo

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:00 WIB

“Kalau terbukti, ya kami tindak,” kata Purbaya di Jakarta Pusat, Kamis (21/5).( Poto : istimewa )

Pemerintahan

Purbaya Siap Copot Dirjen Bea Cukai Jika Terbukti Terima Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:00 WIB

Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi dan Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi melalui penandatanganan MoU di Aula Griya Mayang, Kamis (21/05/2026).( Poto : JAMBIlink).

Daerah

Tirta Mayang dan IAIMA Jambi Teken MoU Kolaborasi Baru

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:00 WIB

UKW Jambi ke-13 Dorong Wartawan Lebih Profesional ( Poto : JambiPrima.com ).

Daerah

UKW Jambi ke-13 Dorong Wartawan Lebih Profesional

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB