3 Investasi Nabi Muhammad SAW yang Bisa Jadi Contoh bagi Kita

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

3 Investasi Nabi Muhammad SAW yang Bisa Jadi Contoh bagi Kita

3 Investasi Nabi Muhammad SAW yang Bisa Jadi Contoh bagi Kita

Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai sosok yang tidak hanya bijak secara spiritual, tetapi juga cerdas dalam mengelola harta. Berikut tiga jenis investasi yang beliau lakukan dan bisa menjadi teladan hingga saat ini.

1. Investasi Peternakan

Sejak kecil, Nabi Muhammad SAW sudah terbiasa menggembala kambing. Saat dewasa, beliau memiliki berbagai ternak seperti unta, sapi, domba, dan kuda. Hewan ternak ini bukan hanya aset, tetapi juga sumber pendapatan dari susu, daging, hingga perdagangan. Investasi jenis ini menunjukkan pentingnya memiliki aset riil yang produktif dan dibutuhkan masyarakat.

Baca Juga :  117 Lokasi Pemantauan Hilal 1 Syawal 1447 H Disiapkan, Ini Daftar Titiknya di Indonesia

2. Investasi Tanah dan Properti

Nabi Muhammad SAW juga menanamkan modal pada tanah dan kebun, misalnya di wilayah Khaibar. Beliau menerapkan sistem bagi hasil dengan pengelola tanah, sehingga keuntungan bisa dirasakan kedua belah pihak. Metode ini mirip konsep mudharabah modern, di mana pemilik modal bekerja sama dengan pengelola usaha. Pelajaran pentingnya adalah bahwa investasi tidak harus dikelola sendiri, cukup mempercayakan pada pihak yang kompeten dengan perjanjian yang adil.

Baca Juga :  Siapkan Ilmu Puasa dan Qiyaamullail Menjelang Ramadhan

3. Investasi Sosial Melalui Sedekah

Selain investasi materi, Nabi Muhammad SAW menekankan pentingnya sedekah. Harta yang dibagikan kepada orang yang membutuhkan dianggap sebagai investasi spiritual yang mendatangkan keberkahan. Konsep ini menekankan bahwa pengelolaan harta harus memiliki nilai sosial dan memperkuat solidaritas masyarakat.

Kesimpulan
Tiga investasi ini—peternakan, tanah dan properti, serta sedekah—menunjukkan bahwa pengelolaan harta dalam Islam menekankan kebermanfaatan, keadilan, dan keberkahan. Tidak hanya mengejar keuntungan materi, tetapi juga memberi manfaat bagi orang lain.

Berita Terkait

Jateng Raih Peringkat Dua MTQ Nasional 2026, Simpang Lima Dipadati Ribuan Warga
Kafilah MTQ Jawa Tengah Raih Bonus Uang Pembinaan dan Umrah
Wali Kota Alfin Resmikan Fasilitas Wudhu Masjid Raya Sungai Penuh
Maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Addhuha Bungo Perkuat Karakter Santri
Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Islam Sambut 1 Muharram 1448 Hijriah
MUI Tegaskan Pembelian Sapi Kurban Presiden Pakai APBN Tidak Masalah Secara Syari
Apa yang Dibaca di Antara Takbir Salat Idul Adha? Ini Tata Cara Lengkapnya
Takbiran Idul Adha 2026 Dimulai Kapan? Simak Waktu, Bacaan, dan Tata Caranya
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 08:32 WIB

Jateng Raih Peringkat Dua MTQ Nasional 2026, Simpang Lima Dipadati Ribuan Warga

Kamis, 24 September 2026 - 08:26 WIB

Kafilah MTQ Jawa Tengah Raih Bonus Uang Pembinaan dan Umrah

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Wali Kota Alfin Resmikan Fasilitas Wudhu Masjid Raya Sungai Penuh

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Addhuha Bungo Perkuat Karakter Santri

Senin, 15 Juni 2026 - 19:00 WIB

Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Islam Sambut 1 Muharram 1448 Hijriah

Berita Terbaru

Ilustrasi: Guru memeriksa berkas pendaftaran seleksi PPPK Guru Agama Sekolah Rakyat 2026 melalui portal resmi SSCASN.(poto: AI).

Nasional

Kemensos Buka 331 Formasi PPPK Guru Agama Sekolah Rakyat 2026

Sabtu, 10 Okt 2026 - 08:57 WIB

Ilustrasi: OJK soroti kenaikan kredit macet pinjol yang kini capai 4,73 persen, minta platform perkuat manajemen risiko.(poto: AI).

Ekonomi

Kredit Macet Pinjol Naik, OJK Soroti Kemampuan Bayar

Sabtu, 10 Okt 2026 - 08:16 WIB