Waspada Kejahatan Siber, Hindari 4 Kebiasaan Buruk Saat Browsing

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi(magnific)

Ilustrasi(magnific)

Jakarta, Jemarionline.com – Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia terus mendorong peningkatan aktivitas masyarakat di internet. Namun, perkembangan tersebut juga memicu kenaikan ancaman kejahatan siber yang menyasar pengguna internet melalui berbagai metode penipuan dan pencurian data. Indonesia Antiscam Center (IASC) mencatat lebih dari 548 ribu laporan aktivitas ilegal digital sepanjang Januari 2024 hingga April 2026. Ancaman yang paling sering muncul meliputi penipuan online dan phishing.

Banyak kasus kejahatan siber berawal dari kebiasaan sederhana yang sering dianggap sepele. Padahal, tindakan kecil saat browsing dapat membuka peluang bagi pelaku kejahatan untuk mengakses informasi pribadi pengguna.

Karena itu, pengguna internet perlu memahami kebiasaan yang berpotensi meningkatkan risiko keamanan digital.

Membiarkan Banyak Tab Tetap Terbuka

Sebagian pengguna sering membiarkan puluhan tab browser tetap terbuka selama berhari-hari.

Kebiasaan tersebut tidak hanya membebani kinerja perangkat, tetapi juga memungkinkan sejumlah situs menjalankan pelacak atau memuat iklan di latar belakang. Aktivitas tersebut dapat mengurangi privasi pengguna saat menjelajahi internet.

Karena itu, pengguna sebaiknya menutup tab yang sudah tidak digunakan untuk mengurangi risiko pelacakan digital.

Baca Juga :  WhatsApp Scam Alert Segera Hadir, Fitur Baru untuk Lindungi Pengguna dari Penipuan

Asal Menyetujui Cookie

Banyak pengguna langsung menekan tombol “Terima Semua” ketika browser menampilkan pemberitahuan cookie.

Padahal, sejumlah cookie berfungsi melacak aktivitas pengguna di berbagai situs untuk mengumpulkan data perilaku dan minat. Pelaku kejahatan siber dapat memanfaatkan data tersebut untuk menyusun serangan phishing yang lebih meyakinkan dan personal.

Karena itu, pengguna perlu memeriksa pengaturan cookie sebelum memberikan persetujuan.

Terlalu Banyak Memasang Ekstensi Browser

Ekstensi browser memang membantu meningkatkan produktivitas dan kenyamanan saat berselancar di internet.

Namun, tidak semua ekstensi menawarkan tingkat keamanan yang sama. Beberapa ekstensi berbahaya dapat memantau aktivitas online pengguna bahkan mencuri informasi login yang tersimpan di browser.

Karena itu, pengguna sebaiknya hanya memasang ekstensi dari sumber terpercaya dan memeriksa izin akses yang diminta sebelum menginstalnya.

Mengabaikan Update Browser

Banyak pengguna menunda pembaruan browser karena merasa aplikasi masih berjalan normal.

Padahal, pengembang browser secara rutin merilis pembaruan untuk menutup celah keamanan yang baru ditemukan. Jika pengguna mengabaikan update, pelaku kejahatan siber dapat memanfaatkan kelemahan tersebut untuk menyebarkan malware atau menjalankan serangan digital lainnya.

Baca Juga :  Tri Perkuat Keamanan Digital Jelang Ramadan

Karena itu, pengguna perlu segera memasang pembaruan ketika browser menyediakan versi terbaru.

Keamanan Digital Dimulai dari Kebiasaan

Pakar keamanan dan privasi dari Opera, Michael Tegos, menegaskan bahwa keamanan online sangat bergantung pada kebiasaan pengguna. Menurutnya, perubahan sederhana seperti memperbarui browser dan lebih selektif dalam menerima cookie dapat membantu mengurangi risiko paparan terhadap kejahatan siber secara signifikan.

Pendapat tersebut menunjukkan bahwa pengguna memiliki peran penting dalam menjaga keamanan data pribadi saat beraktivitas di internet.

Ancaman Siber Terus Meningkat

Perkembangan teknologi digital menghadirkan banyak manfaat, tetapi juga memperluas peluang bagi pelaku kejahatan siber.

Saat ini, pelaku kejahatan tidak hanya mengincar perusahaan besar. Mereka juga menyasar pengguna internet biasa melalui phishing, malware, pencurian data, dan berbagai bentuk penipuan digital lainnya.

Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kesadaran terhadap keamanan digital dan menerapkan kebiasaan internet yang lebih aman.

Berita Terkait

HP dengan Radiasi Tertinggi dan Cara Aman Menggunakannya
ChatGPT Dikabarkan Bisa Bikin Stiker WhatsApp Langsung
Motorola Moto Pad 70 Resmi, Tablet 5G Baterai 10.200 mAh
Daftar Harga iPhone 17 Pro di Berbagai Negara
ASUS Prime AP304 Resmi Hadir, Casing ATX dengan Kaca Lengkung
9 Aplikasi Pencari Rute Terbaik 2026, Akurat dan Praktis
Cara Update Android Tanpa Kehilangan Foto dan Video
Mengapa Apple Melewati iPhone 9? Ini Penjelasan Lengkapnya
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:00 WIB

HP dengan Radiasi Tertinggi dan Cara Aman Menggunakannya

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:00 WIB

ChatGPT Dikabarkan Bisa Bikin Stiker WhatsApp Langsung

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Motorola Moto Pad 70 Resmi, Tablet 5G Baterai 10.200 mAh

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Daftar Harga iPhone 17 Pro di Berbagai Negara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:00 WIB

ASUS Prime AP304 Resmi Hadir, Casing ATX dengan Kaca Lengkung

Berita Terbaru