DPR Apresiasi Prabowo Copot Pimpinan BGN, Dasco: Pemerintah Respons Aspirasi Publik

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Copot Pimpinan BGN Dadan Hindayana( poto : dok.Badan Gizi Nasional )

Prabowo Copot Pimpinan BGN Dadan Hindayana( poto : dok.Badan Gizi Nasional )

Jakarta, jemarionline.com – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo Subianto yang mencopot Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Badan Gizi Nasional beserta dua wakil kepala lembaga tersebut.

Selain itu, Dasco menilai keputusan tersebut menunjukkan pemerintah merespons aspirasi masyarakat, penerima manfaat program, serta masukan dari DPR RI. Karena itu, ia menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari evaluasi pimpinan BGN untuk memperkuat kinerja lembaga.

Kemudian, ia menjelaskan bahwa DPR menerima penjelasan dari Menteri Sekretaris Negara terkait perubahan struktur pimpinan BGN. Dari penjelasan itu, DPR memahami bahwa pemerintah mempertimbangkan berbagai masukan lintas sektor sebelum mengambil keputusan.

Pemerintah Dinilai Responsif terhadap Aspirasi

Selanjutnya, Dasco menegaskan bahwa DPR melihat keputusan Presiden sebagai bentuk respons cepat terhadap dinamika di lapangan. Di sisi lain, pemerintah juga tidak hanya mengandalkan laporan internal, tetapi turut mempertimbangkan aspirasi masyarakat.

“Pemerintah telah mendengar aspirasi masyarakat, penerima manfaat, serta masukan lintas kementerian dan DPR,” ujar Dasco di Gedung DPR RI, Selasa (2/6/2026) malam.

Baca Juga :  Prabowo Soroti Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Ajak Semua Pihak Jujur Melihat Kenyataan

Dengan demikian, ia menilai evaluasi pimpinan BGN mencakup Kepala BGN serta dua wakil kepala. Oleh sebab itu, ia mendorong agar proses evaluasi ini menjadi langkah awal pembenahan menyeluruh.

Harapan DPR untuk Perbaikan BGN

Selain itu, Dasco berharap perubahan struktur kepemimpinan dapat menjadi momentum penting bagi BGN. Ia menekankan bahwa lembaga yang menangani program gizi nasional harus bekerja lebih efektif, cepat, dan tepat sasaran.

Lebih lanjut, ia meminta agar BGN meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, program gizi nasional harus benar-benar memberikan dampak nyata, terutama bagi kelompok penerima manfaat.

Di samping itu, DPR juga berkomitmen memberikan masukan agar penguatan kelembagaan berjalan optimal. Dengan begitu, program pemerintah dapat terlaksana lebih terarah.

Pergantian Pimpinan BGN oleh Presiden

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memutuskan melakukan perombakan pimpinan Badan Gizi Nasional pada hari yang sama. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keputusan itu dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Hujan Landa Banyak Wilayah Indonesia

Selain itu, pemerintah juga memberhentikan Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua wakil kepala BGN, yakni Brigjen Pol Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung. Dengan demikian, struktur pimpinan BGN mengalami perubahan signifikan.

Kemudian, Presiden menunjuk Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang untuk memimpin lembaga tersebut. Langkah ini diambil agar proses penataan organisasi dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Evaluasi Jadi Sorotan Politik

Sementara itu, langkah evaluasi pimpinan BGN menjadi perhatian di lingkungan politik nasional. Hal ini terjadi karena BGN memegang peran penting dalam program strategis pemerintah di bidang gizi masyarakat.

Di sisi lain, DPR menilai perubahan ini dapat memperkuat efektivitas program jika pemerintah menjalankan pembenahan secara konsisten. Oleh karena itu, koordinasi lintas kementerian menjadi faktor penting dalam tahap implementasi.

Akhirnya, DPR berharap kebijakan ini tidak hanya bersifat struktural, tetapi juga membawa peningkatan nyata dalam pelayanan publik di sektor gizi nasional.(ar)

Berita Terkait

BKN Buka Suara Soal Peluang PPPK Menjadi PNS: Tidak Ada Pengangkatan Otomatis
Aturan Baru Penyaluran MBG Saat Sekolah Terapkan PJJ Akibat Karhutla
KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Ratusan Juta Rupiah Terkait Suap Proyek Klaten
Sekjen PBB Kunjungi RI, Polisi Terapkan Rekayasa Jalur Jakarta Sentul
Profil Hamenang Wajar Ismoyo dan Catatan Hartanya Usai Terjaring OTT KPK
Daftar 10 Jenderal Bintang Empat TNI Polri Aktif Era Prabowo
Skema Pensiun ASN 2027 Berubah Langsung Masuk Rekening, PT Taspen Nyatakan Kesiapan Penuh
Menkop Pastikan Penyaluran Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih Mulai Direalisasikan Tahun Ini
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:58 WIB

BKN Buka Suara Soal Peluang PPPK Menjadi PNS: Tidak Ada Pengangkatan Otomatis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:22 WIB

Aturan Baru Penyaluran MBG Saat Sekolah Terapkan PJJ Akibat Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:02 WIB

KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Ratusan Juta Rupiah Terkait Suap Proyek Klaten

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Sekjen PBB Kunjungi RI, Polisi Terapkan Rekayasa Jalur Jakarta Sentul

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Profil Hamenang Wajar Ismoyo dan Catatan Hartanya Usai Terjaring OTT KPK

Berita Terbaru

Deretan Huawei Nova 16s Series dengan kamera 200 MP resmi hadir di Indonesia mengusung baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Huawei Nova 16s Series Rilis di RI Bawa Kamera 200 MP

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:07 WIB

Ilustarsi Seorang warga sedang bertransaksi membeli emas Antam di outlet Pegadaian, Kamis (22/10/2026).(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Pegadaian 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:20 WIB

Petugas Mantri BRI menjelaskan tabel simulasi angsuran KUR kepada pelaku usaha mikro di warung kelontong.(ilustrasi poto: AI).

Ekonomi

Simulasi Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 60 Juta

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:14 WIB

Emas batangan Antam kemasan CertiCard pecahan 1 gram bersanding dengan kalkulator di atas meja kayu.(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:09 WIB