Detik-Detik Bus Jemaah WNI Terbakar Saat Menuju Madinah, Berawal dari Ban Pecah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bus jemaah umrah terbakar di perjalanan menuju Madinah.

Ilustrasi bus jemaah umrah terbakar di perjalanan menuju Madinah.

Jemarionline – Insiden kebakaran menimpa bus yang mengangkut jemaah umrah warga negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi. Peristiwa ini terjadi saat rombongan dalam perjalanan dari Mekkah menuju Madinah.

Kejadian tersebut berlangsung pada malam hari waktu setempat. Bus dilaporkan terbakar hebat hingga seluruh badan kendaraan hangus.

Peristiwa bermula dari pecahnya ban belakang. Tidak lama setelah itu, muncul asap dari bagian depan bus.

Melihat kondisi tersebut, sopir langsung menghentikan kendaraan. Ia kemudian meminta seluruh penumpang segera turun untuk menghindari risiko yang lebih besar.

Baca Juga :  Ringgit Malaysia Menguat, Mendekati Level Tertinggi Sejak 2018

Keputusan itu terbukti tepat. Tidak lama kemudian, api muncul dan dengan cepat membesar. Kobaran api bahkan melahap seluruh bagian bus dalam waktu singkat.

Seluruh barang bawaan jemaah dilaporkan ikut terbakar. Tidak ada yang tersisa dari dalam kendaraan akibat besarnya api.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Seluruh jemaah berhasil menyelamatkan diri dan berada dalam kondisi selamat.

Baca Juga :  Negara yang Telah Menetapkan Awal Ramadan 1447 H / 2026

Pihak pemerintah melalui perwakilan di Arab Saudi langsung melakukan penanganan. Para jemaah kemudian dievakuasi menggunakan bus pengganti.

Setelah evakuasi, rombongan dilaporkan telah melanjutkan perjalanan dan tiba di Madinah dengan aman.

Saat ini, pemerintah juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengurus dampak kejadian. Salah satunya terkait kompensasi atas barang jemaah yang hangus terbakar.

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan transportasi bagi jemaah. Terutama dalam perjalanan jarak jauh di wilayah gurun dengan kondisi ekstrem.

Berita Terkait

Ekonomi Makin Sulit, Thailand Ajak “Crazy Rich” Bantu Rakyat
Pakar: Jerman Berpotensi Jadi Target Militer Terbuka Rusia
Tekanan RI ke PBB Menguat, Keselamatan Pasukan Perdamaian Jadi Sorotan
Ketegangan Memuncak, AS-Israel Serang Area Nuklir Iran di Bushehr
Narasi Media Israel soal Perang Iran-AS: Ancaman dan Dukungan Militer
Ancaman Krisis Air di Timur Tengah, Sungai Eufrat dan Tigris Terancam Mengering
Voting DK PBB soal Selat Hormuz Ditunda Hingga Besok
Pemimpin Junta Myanmar Terpilih Jadi Presiden, Militer Kembali Kuasai Pemerintahan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 05:00 WIB

Ekonomi Makin Sulit, Thailand Ajak “Crazy Rich” Bantu Rakyat

Senin, 6 April 2026 - 03:00 WIB

Pakar: Jerman Berpotensi Jadi Target Militer Terbuka Rusia

Minggu, 5 April 2026 - 13:00 WIB

Tekanan RI ke PBB Menguat, Keselamatan Pasukan Perdamaian Jadi Sorotan

Minggu, 5 April 2026 - 02:00 WIB

Ketegangan Memuncak, AS-Israel Serang Area Nuklir Iran di Bushehr

Minggu, 5 April 2026 - 01:00 WIB

Narasi Media Israel soal Perang Iran-AS: Ancaman dan Dukungan Militer

Berita Terbaru

Pasukan Khusus Dikerahkan ke Jambi untuk Kuasai Minyak (dok.Dinas Perpustakaan dan Arsip Prov.Jambi / HistoriA )

Daerah

Pasukan Khusus Dikerahkan ke Jambi untuk Kuasai Minyak

Senin, 6 Apr 2026 - 15:00 WIB

5 Tanda Orang Kurang Kompeten, Menurut Psikologi

psikologi

5 Tanda Orang Kurang Kompeten, Menurut Psikologi

Senin, 6 Apr 2026 - 14:00 WIB